Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan Perum Jasa Tirta I di Kampus Fakultas Kehutanan USU, Simalingkar B, Deli Serdang, Rabu (22/7/2026). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut pembahasan kerja sama pengembangan laboratorium kultur jaringan dan pembangunan persemaian modern untuk mendukung penyediaan bibit unggul dalam program rehabilitasi lahan.
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi di bidang penelitian. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Sumatera Utara Nomor 3373/UN5.1.R/SK/HK.03/2026 yang ditetapkan pada 18 Juli 2026, sebanyak delapan dosen Fakultas Kehutanan USU berhasil ditetapkan sebagai penerima Pendanaan Penelitian Talenta USU Kelompok Penelitian Reputasi Tahun 2026.
Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pimpinan universitas, media massa nasional, televisi, hingga praktisi media sosial. Melalui rangkaian materi yang komprehensif, peserta dibekali wawasan mengenai standardisasi publikasi institusi, teknik penulisan siaran pers, produksi konten video, serta strategi pengelolaan media sosial yang efektif guna memperkuat citra Universitas Sumatera Utara di ruang publik.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana penyegaran dari rutinitas akademik dan administratif sehari-hari. Kebersamaan yang terjalin selama perjalanan mencerminkan komitmen Fakultas Kehutanan USU dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, inklusif, dan saling mendukung.
"Selaku Ketua PERWAKU, saya merasa sangat terharu dan bangga atas terselenggaranya kegiatan ini yang dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian dan semangat generasi muda serta kalangan akademisi dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan sumber daya bambu secara berkelanjutan," ujarnya.
Kerja sama ini menjadi wujud komitmen kedua institusi dalam membangun kolaborasi yang lebih erat guna menjawab berbagai tantangan pengelolaan kehutanan dan pelestarian lingkungan di Sumatera Utara. Salah satu fokus utama dalam Perjanjian Kerja Sama tersebut adalah pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) Provinsi Sumatera Utara.
Pertemuan berlangsung dalam suasana interaktif melalui sesi pemaparan dan diskusi mengenai berbagai aspek pengelolaan kepegawaian di lingkungan Universitas Sumatera Utara. Materi yang dibahas meliputi mekanisme penempatan pegawai, sistem administrasi kepegawaian, serta hak dan kewajiban pegawai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam diskusi bersama Firsal Ferial Mutyara yang akrab disapa Pak Dida, para peserta membahas sejumlah rencana kegiatan kolaboratif yang akan melibatkan Fakultas Kehutanan, fakultas lain di lingkungan USU, Konsulat Kehormatan Belanda, serta kolega akademik di berbagai perguruan tinggi di Belanda. Kolaborasi tersebut dirancang untuk menghasilkan program-program yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan tinggi maupun masyarakat.
Selama lebih dari satu jam, peserta berjalan bersama menyusuri kawasan kampus hingga Arboretum USU. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang interaksi yang lebih santai di luar aktivitas akademik dan administratif sehari-hari.
Rangkaian kegiatan meliputi pelatihan budidaya serta pengendalian hama dan penyakit kakao, pengelolaan pascapanen, strategi pemasaran, hingga pengembangan kakao berbasis ekowisata. Selain itu, petani juga menerima bantuan bibit kakao unggul dan tanaman multipurpose, serta berbagai peralatan pendukung budidaya dan pascapanen untuk meningkatkan produktivitas usaha tani.