home icon
search icon
menu icon

Tentang

Fakultas Kehutanan
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) telah menjadi kekuatan baru di dunia kehutanan sejak tahun 2014, dan telah menunjukkan prestasinya sebagai salah satu fakultas kehutanan terbaik di Indonesia. Prestasi ini tercermin dari Scimago Institutions Rankings (SIR) tahun 2024 di mana Kehutanan USU meraih peringkat ke-5 sebagai jurusan kehutanan terbaik di Indonesia. Dengan komitmen untuk melahirkan alumni terbaik, Fakultas Kehutanan USU menawarkan pendidikan berkualitas tinggi melalui dua program studi, yaitu Program Sarjana Kehutanan dan Program Magister Kehutanan, yang masing-masing telah terakreditasi Baik Sekali dan Baik oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
ornament

Sejarah

1999
Program Ilmu Kehutanan (PIK) mulai berdiri di USU pada tahun 1999 berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 04/DIKTI/Kep/1999 tanggal 7 Januari 1999 tentang pendirian Program Studi (Prodi) Manajemen Hutan (MNH) dan Prodi Budidaya Hutan (BDH). Secara struktural, PIK langsung berada di bawah Rektor USU karena akan segera dikembangkan menjadi Fakultas Kehutanan. Kantor Program Ilmu Kehutanan awalnya berada di Gedung Biro Rektor, namun selanjutnya menempati Gedung Wing Barat Fakultas Pertanian USU.
2001
Dalam rangka pengembangan bidang keilmuan, pada tahun 2001 Program Ilmu Kehutanan (PIK) menambah satu lagi program studi, yaitu Program Studi Teknologi Hasil Hutan (THH) berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 2285/D/T/2001 tanggal 04 Juli 2001 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi THH. Program Studi THH ini merupakan syarat pembentukan menjadi Fakultas Kehutanan dan melengkapi program studi yang sudah ada sebelumnya, yaitu Program Studi MNH dan Program Studi BDH.
2004
Program Ilmu Kehutanan (PIK) berubah nama menjadi Jurusan Kehutanan pada tahun 2004 dalam rangka efisiensi dan efektifitas pengelolaan akademik. Secara struktural, Jurusan Kehutanan tidak langsung berada di bawah Rektor USU lagi, namun berada di bawah Fakultas Pertanian USU. Berdasarkan SK Rektor USU No. 627/JO5/SK/KP/2004 tanggal 14 Mei 2004 tentang Pengangkatan Ketua dan Sekretaris Program Studi serta Kepala Laboratorium pada Jurusan Ilmu Kehutanan Fakultas Pertanian USU, Jurusan Kehutanan tetap memiliki tiga program studi, yaitu Program Studi MNH, Program Studi BDH, dan Program Studi THH.
2007
Berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 163/Dikti/Kep/2007 tentang Kodifikasi dan Penataan Program Studi, dan Surat Rektor USU No. 702/JO5/KP/2005 tanggal 7 Mei 2005 mengenai Instruksi Perubahan Nama Seluruh Departemen atau Bagian di Lingkungan USU menjadi Departemen, maka Program Studi MNH, BDH, dan THH dilebur menjadi satu program studi, yaitu Program Studi Kehutanan. Oleh karena itu, secara otomatis Jurusan Kehutanan berubah nama menjadi Program Studi Kehutanan. Hal ini sesuai dengan kebijakan dan nomenklatur terbaru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nama-nama program studi yang sebelumnya berada di bawah Jurusan Kehutanan, juga menyesuaikan namanya menjadi departemen sehingga Program Studi Kehutanan memiliki tiga departemen, yaitu Departemen MNH, Departemen BDH, dan Departemen THH.
2010
Tiga program studi yaitu Program Studi MNH, BDH, dan THH bergabung menjadi Program Studi Kehutanan. Dengan demikian, secara struktural sudah tidak ada lagi Program Studi MNH, BDH, dan THH, namun dalam kegiatan akademik menjadi minat. Berdasarkan SK Rektor USU No. 2989/ H5.1.R/SK/SDM/2010 tentang Pemberhentian Ketua dan Sekretaris Departemen, Prodi, dan Kepala Laboratorium dan Pengangkatan Ketua dan Sekretaris Prodi dan Kepala Laboratorium pada Fakultas Pertanian USU.
2014
Pada tahun 2014, Fakultas Kehutanan USU secara resmi berdiri berdasarkan SK Rektor USU No. 1549/UN5.1.R/SK/PRS/2014. Ada masa transisi pengelolaan akademik dari Program Studi Kehutanan ke Fakultas Kehutanan, sampai Dekanat yang baru dilantik pada tahun 2016 untuk memimpin Fakultas Kehutanan USU.
2016
SK Rektor USU No. 839/UN5.1.R/SK/SDM/2016 tentang Pengangkatan Dekan Fakultas Kehutanan USU Periode 2016–2021. Secara struktural, Fakultas Kehutanan memiliki satu Program Studi Kehutanan dengan tiga departemen, yaitu Departemen MNH, Departemen BDH, dan Departemen THH. Dekanat dan sebagian Administrasi mulai menempati Gedung YEL di sebelah utara Gedung Kuliah Fakultas Kehutanan USU.
2017
Pada tahun 2017, terbentuk Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan (KSH) di Fakultas Kehutanan USU berdasarkan SK Rektor USU No. 266/UN5.1.R/SK/PRS/2017 tanggal 27 Februari 2017 tentang Pembentukan Departemen pada Fakultas Kehutanan USU. Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan menjadi departemen keempat dimana yang sebelumnya sudah terdapat 3 departemen lain. Adapun departemen pada Fakultas Kehutanan USU secara lengkap adalah Departemen Manajemen Hutan, Departemen Budidaya Hutan, Departemen Teknologi Hasil Hutan, dan Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan. Masing-masing departemen ini dipimpin oleh ketua departemen dan sekretaris departemen. Keempat departemen ini dilengkapi laboratorium untuk masing-masing departemen yang dipimpin oleh kepala laboratorium. Pengangkatan ketua dan sekretaris departemen serta kepala laboratorium pada Fakultas Kehutanan USU ditetapkan berdasarkan SK Rektor USU No. 383/UN5.1.R/SK/SDM/2017 tanggal 08 Maret 2017 tentang Pengangkatan Ketua dan Sekretaris Departemen serta Pimpinan Laboratorium pada Fakultas Kehutanan USU Periode Tahun 2017–2022.
2018
Berdasarkan SK Rektor No. 1400/UN5.1.R/SK/PRS/2018, Fakultas Kehutanan USU diberikan kesempatan untuk membuka Program Studi Magister Kehutanan secara resmi pada tahun 2018.
2021
Kepemimpinan Rektor USU yang baru pada tahun 2021 membuat restrukturisasi organisasi, termasuk empat departemen di Fakultas Kehutanan yang dihilangkan, yang selanjutnya dikelola oleh Program Studi Kehutanan dengan dipimpin oleh ketua prodi dan sekretaris prodi, berdasarkan SK Rektor USU No. 2362/UN5.1.R/SK/SDM/2021 tentang Pemberhentian Ketua dan Sekretaris Departemen, Ketua dan Sekretaris Program Studi dan Kepala Laboratorium, dan Pengangkatan Ketua dan Sekretaris Program Studi dan Kepala Laboratorium Fakultas Kehutanan USU Periode Tahun 2021–2026. Keempat minat studi yang sudah ditetapkan akan dipimpin oleh ketua minat studi. Setiap minat studi memiliki fasilitas laboratorium pendidikan dan laboratorium riset, yaitu Laboratorium Manajemen Hutan, Budidaya Hutan, Teknologi Hasil Hutan, dan Konservasi Sumber Daya Hutan.
2022
Sejak 10 Januari 2022, kegiatan akademik Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan menempati gedung baru di Kampus 2 Bekala, Simalingkar A, Pancur Batu, Deli Serdang Sumatera Utara, dengan jarak tempuh sekitar 10 km dari Kampus 1 USU Padang Bulan. Fakultas Kehutanan merupakan fakultas pertama yang menempati Kampus 2 Bekala. Gedung dengan konsep green building ini dilengkapi oleh berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan akademik seperti ruang kuliah, laboratorium, ruang seminar, ruang ujian tugas akhir, ruang pimpinan fakultas, ruang pimpinan program studi, ruang dosen, ruang administrasi, ruang GJM/GKM, ruang rapat, ruang arsip, ruang perpustakaan, ruang baca, co-working space, musala, toilet, kantin, ruang organisasi mahasiswa atau unit kegiatan mahasiswa, plaza, lapangan, tempat parkir, dan arboretum dengan fasilitas yang mengakomodasi orang dengan kebutuhan khusus (difabel).
navigate_before
navigate_next
ornament

Pimpinan Fakultas

Prof. Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si.
Dekan_Image_1
Dekan_Image_1
Prof. Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si.
Dekan Fakultas Kehutanan
Prof. Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si dilantik sebagai Dekan Fakultas Kehutanan USU pada 17 Mei 2021. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1994 dengan gelar Sarjana Kehutanan (S.Hut) dan melanjutkan studi magisternya di IPB, lulus pada tahun 2001 dengan gelar Magister Sains (M.Si). Beliau kemudian menyelesaikan program Doktor di IPB pada tahun 2012. Sejak tahun 2003, Dr. Rudi aktif sebagai dosen di Fakultas Kehutanan USU, dengan spesialisasi dalam Teknologi Hasil Hutan, terutama modifikasi kayu. Meski sibuk dengan berbagai tugas, beliau tetap aktif dalam penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang yang digelutinya.
ornament

Visi Dan Misi

ornament

Fasilitas Kami

Dalam rangka menunjang terlaksananya proses pembelajaran yang memberikan pengalaman terbaik, Fakultas Kehutanan USU menyediakan fasilitas yang memadai, seperti berbagai laboratorium yang tersedia guna mendukung kegiatan pembelajaran dan riset pada bidang kehutanan. Temukan rangkaian fasilitas yang terdapat di Fakultas Kehutanan USU di sini!
Selengkapnya
Laboratorium Teknologi Hasil Hutan
Laboratorium Teknologi Hasil Hutan (THH) di Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara adalah fasilitas unggulan yang mendukung kegiatan praktikum mahasiswa dan penelitian. Dilengkapi dengan berbagai peralatan modern, laboratorium ini memungkinkan pembelajaran mendalam serta menyediakan layanan pengujian sampel terkait analisis kayu, biomassa, dan bahan alam lainnya dari hutan, baik kayu maupun non-kayu. Laboratorium THH telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), yang menetapkan persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Sertifikasi ini memastikan bahwa manajemen dan proses pengujian di laboratorium kami mengikuti standar internasional, sehingga menghasilkan data yang valid, dapat diandalkan, dan objektif.
Laboratorium Teknologi Hasil Hutan
Laboratorium Konservasi Sumber Daya Hutan
Fakultas Kehutanan USU memiliki Laboratorium Konservasi Sumber Daya Hutan. Laboratorium ini merupakan laboratorium terpadu yang bertujuan untuk mengelola dan mengkoordinasikan praktikum-praktikum yang merupakan bagian penting dari program pendidikan di fakultas tersebut. Laboratorium Konservasi Sumber Daya Hutan ini sendiri memiliki dua ruang laboratorium, yakni Ruang 1 untuk kegiatan penelitian dan praktikum, serta Ruang 2 untuk praktikum dan penelitian.
Laboratorium Konservasi Sumber Daya Hutan
Laboratorium Manajemen Hutan
Fakultas Kehutanan USU memiliki Laboratorium Manajemen Hutan yang merupakan laboratorium terpadu, berperan sebagai pusat pengelolaan praktikum dan penelitian dalam berbagai bidang, seperti Geodesi dan Kartografi, Inventarisasi Hutan, Sistem Informasi Geografis, Penginderaan Jauh, dan Sosial Ekonomi Kehutanan. Laboratorium ini terdiri dari dua ruang, yaitu Ruang 1 untuk kegiatan penelitian dan Ruang 2 untuk kegiatan praktikum. Selain itu, Laboratorium Manajemen Hutan juga mengkoordinasikan dan mendukung kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa di fakultas tersebut.
Laboratorium Manajemen Hutan
Laboratorium Budidaya Hutan
Laboratorium Budidaya Hutan didirikan untuk mendukung kegiatan pembelajaran sekaligus menjadi pusat pengembangan dan penerapan ilmu kehutanan yang berkaitan langsung dengan perbaikan pohon, kultur jaringan, dan pemanfaatan mikroba dalam industri pulping. Selain itu, laboratorium ini juga melakukan penelitian tentang perlindungan hutan, khususnya dari serangan hama dan penyakit. Berbagai jenis hama dan penyakit yang dapat merusak hutan, baik di hutan alam maupun hutan tanaman, dipelajari dan diteliti di laboratorium ini untuk mengembangkan teknik pencegahan dan penanggulangan yang efektif.
Laboratorium Budidaya Hutan