Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kunjungan dan kegiatan akademik bersama di Fakultas Kehutanan USU. Agenda yang direncanakan mencakup kuliah umum dan pembelajaran bersama yang melibatkan dosen serta mahasiswa dari kedua institusi. Program ini diharapkan menjadi ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman akademik, dan perspektif mengenai pengelolaan serta pengembangan ilmu kehutanan di Indonesia dan Malaysia.
Apel pagi dipimpin oleh Herdin, dengan pembina apel Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur Akademik, Dr. Ir. Luthfi Hakim, S.Hut., M.Si., IPM., ASEAN Eng. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si., serta diikuti oleh tenaga kependidikan di lingkungan Fahutan USU.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi pembekalan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kerja sama tim. Para alumni turut berbagi pengalaman mengenai perjalanan organisasi, nilai-nilai kepemimpinan, serta pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai divisi di Rain Forest dan diberi kesempatan menyampaikan gagasan melalui sesi pemaparan ide.
Bagi Fahutan USU, pelantikan Prof. Dr. Arida Susilowati sebagai Bendahara MPW ICMI Orwil Sumatera Utara menjadi bagian dari keterlibatan sivitas akademika dalam jejaring organisasi yang berorientasi pada pengembangan intelektualitas dan pengabdian. Peran tersebut diharapkan turut membuka ruang kolaborasi lintas bidang untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Diskusi menghadirkan Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., sebagai narasumber yang memaparkan berbagai perspektif mengenai penguatan riset dan inovasi perguruan tinggi dalam menghadapi perkembangan teknologi. Materi yang dibahas mencakup pemetaan teknologi, pilar industri dalam membangun ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta pentingnya menjadikan riset universitas sebagai solusi nyata bagi berbagai kebutuhan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, dosen didorong untuk mengoptimalkan penggunaan platform pembelajaran digital sekaligus mengembangkan metode pengajaran yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat memperluas akses terhadap materi kuliah serta mendukung proses belajar yang lebih fleksibel dan berkelanjutan.
Salah satu fokus pembahasan adalah capaian Average Education Effectiveness (AEE), khususnya pada Program Studi S-1, serta upaya meningkatkan jumlah lulusan yang menyelesaikan studi tepat waktu. Dalam diskusi tersebut, Dr. Tito Sucipto menjelaskan bahwa tren kelulusan tepat waktu menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.
Melalui aksi ini, RIMBAPALA dan Relawan Indonesia membagikan masker secara gratis untuk membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan. Inisiatif ini juga menjadi wujud keterlibatan mahasiswa dalam merespons persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada ketua, sekretaris, dan bendahara panitia PKKMB 2026. Pemberian sertifikat ini menjadi bentuk apresiasi institusi terhadap tanggung jawab dan dedikasi mahasiswa dalam menjalankan peran di luar kegiatan akademik.
Dalam sambutannya, Prof. Arida juga berpesan agar seluruh sivitas akademika turut menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan. Kepedulian bersama dalam menggunakan dan memelihara fasilitas tersebut menjadi hal penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.