home icon
search icon
menu icon
Dharma Wanita Fakultas Kehutanan USU Pererat Silaturahmi Lewat Peringatan Maulid Nabi

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan silaturahmi Dharma Wanita Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan berlangsung di kediaman Dekan Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si., di Kompleks Puri Zahara II, Medan.

Ceremonial Wisuda Periode IV, Fahutan USU Antarkan Para Sarjana

Dalam suasana penuh kebanggaan dan haru, para wisudawan Fakultas Kehutanan USU mengikuti rangkaian seremonial bersama para lulusan dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Sumatera Utara. Mengenakan toga, para wisudawan hadir sebagai bentuk perayaan atas proses panjang yang telah mereka lalui selama menempuh pendidikan tinggi.

Sharing Session PPI Turki, Dorong Mahasiswa Berani Bermimpi dan Menguatkan Organisasi

Kegiatan ini menghadirkan Jawahir Ulwan, putra kelahiran Binjai yang melanjutkan pendidikan ke Turki pada 2023 setelah menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, Pulau Jawa. Pengalamannya dalam berorganisasi sejak menjadi Ketua Pramuka di lingkungan pesantren menjadi salah satu bekal yang membawanya aktif dalam organisasi pelajar Indonesia hingga dipercaya memimpin PPI di Turki.

Fakultas Kehutanan USU Perkuat Mutu Pendidikan melalui Persiapan Akreditasi LAM-PTIP

Persiapan akreditasi tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Kehutanan USU dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Proses ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pendidikan, memperkuat tata kelola, serta memastikan setiap program studi mampu terus berkembang sesuai standar mutu yang ditetapkan.

Fakultas Kehutanan USU Inisiasi Klinik Jasa Keahlian

Inisiasi Klinik Jasa Keahlian menjadi langkah awal Fakultas Kehutanan USU dalam menghubungkan kepakaran akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Melalui pemetaan kompetensi yang lebih sistematis, fakultas diharapkan mampu menghadirkan layanan berbasis keahlian yang profesional sekaligus memperluas ruang kolaborasi dan hilirisasi pengetahuan.

PTPN IV Uji Sampel Kayu di Laboratorium Fahutan USU

Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Hutan (THH) Fakultas Kehutanan USU yang telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Dengan dukungan peralatan laboratorium yang modern serta sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidangnya, Laboratorium THH dapat mendukung berbagai kegiatan pengujian dan penelitian terkait teknologi hasil hutan.

Sesi Foto Wisuda, Abadikan Langkah Baru Rimbawan Muda Fahutan USU

Lebih dari 100 mahasiswa Fakultas Kehutanan USU turut mengikuti sesi foto sebagai bagian dari rangkaian kegiatan wisuda. Mengenakan toga dan atribut wisuda, para calon wisudawan dan wisudawati mengabadikan momen kebersamaan setelah menyelesaikan perjalanan akademik mereka di Fakultas Kehutanan USU.

Fahutan USU Bekali Calon Wisudawan dengan Perspektif Karier dan Peran Alumni

Di hadapan para calon wisudawan, Aramico menekankan bahwa memasuki dunia kerja sebagai fresh graduate merupakan fase yang penuh tantangan. Kondisi dunia kerja yang kompetitif menuntut lulusan untuk memiliki semangat, kerja keras, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar. Ia juga mengingatkan pentingnya meminta restu orang tua serta memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan.

Laksanakan Musyawarah Besar, Rimbapala Fahutan USU Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Unggul

MUBES Rimbapala tahun ini mengusung tema “Menyatukan Gagasan, Menguatkan Kepemimpinan, Menuju Rimbapala yang Unggul dan Berkelanjutan.” Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi anggota Rimbapala untuk melakukan evaluasi organisasi, menyatukan gagasan, serta merumuskan arah dan strategi organisasi ke depan.

Fahutan USU dan Kementerian Kehutanan Perkuat Rencana Aksi Konservasi Ekosistem

Selain aspek spasial dan kelembagaan, potensi keanekaragaman hayati serta pengetahuan lokal masyarakat turut menjadi perhatian. Kajian etnobiologi akan mengidentifikasi praktik etnobotani dan etnoekologi, termasuk pemanfaatan berbagai jenis tumbuhan dan jamur sebagai sumber obat maupun bernilai ekonomi. Di lima desa tersebut, tercatat sekitar 10 jenis jamur yang dimanfaatkan masyarakat sebagai obat dan sekitar 60 jenis tumbuhan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan obat. Salah satunya adalah jamur susuk harimau yang memiliki nilai ekonomi sekitar Rp700 ribu hingga Rp1 juta per kilogram.

Total 393
1 ... 4 5 6 7 8 ... 40
Tampilkan