Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (Fahutan USU), Prof. Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si., dilantik sebagai Bendahara Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Sumatera Utara periode 2026–2031. Pelantikan dan pembacaan ikrar pengurus tersebut berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Digital Learning Center Building (DLCB) USU, Medan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat (MPP) ICMI, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., resmi dilantik sebagai Ketua MPW ICMI Orwil Sumatera Utara untuk periode yang sama.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan sivitas akademika, termasuk para dekan fakultas di lingkungan USU, direktur, serta sejumlah pimpinan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan terhadap peran ICMI sebagai wadah kolaborasi cendekiawan dalam mendorong kemajuan masyarakat melalui pemikiran, keilmuan, dan kontribusi nyata.

Pelantikan pengurus periode 2026–2031 menjadi momentum untuk memperkuat peran ICMI di Sumatera Utara dalam membangun sinergi antara kalangan akademisi, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat. Amanah yang diemban para pengurus diharapkan dapat mendorong kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan ilmu pengetahuan, serta pelaksanaan program yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Bagi Fakultas Kehutanan USU, pelantikan Prof. Dr. Arida Susilowati sebagai Bendahara MPW ICMI Orwil Sumatera Utara menjadi bagian dari keterlibatan sivitas akademika dalam jejaring organisasi yang berorientasi pada pengembangan intelektualitas dan pengabdian. Peran tersebut diharapkan turut membuka ruang kolaborasi lintas bidang untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan peran akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia, serta SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi, dan pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan masyarakat.