HUMAS FAHUTAN - Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (Fahutan USU) menyelenggarakan pelatihan e-learning bagi dosen Program Studi S-1 dan S-2 Kehutanan pada Rabu (21/10/2026), pukul 10.00–12.00 WIB, di Ruang Rapat Fakultas Kehutanan USU. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam proses pendidikan di lingkungan fakultas.
Pelatihan ini dihadiri oleh para dosen Fakultas Kehutanan USU dengan menghadirkan Dr. Ir. Bejo Slamet, S.Hut., M.Si., sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pemanfaatan aplikasi e-learning untuk mengunggah dan mengelola materi perkuliahan secara digital agar lebih mudah diakses dan dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.
Salah satu materi utama yang dibahas adalah pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), termasuk ChatGPT, untuk membantu menyusun ringkasan topik perkuliahan. Ringkasan yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan pendukung sebelum dimasukkan ke dalam aplikasi e-learning. Pendekatan ini diharapkan membantu dosen menyiapkan materi pembelajaran secara lebih efektif, terstruktur, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Melalui pelatihan ini, dosen didorong untuk mengoptimalkan penggunaan platform pembelajaran digital sekaligus mengembangkan metode pengajaran yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat memperluas akses terhadap materi kuliah serta mendukung proses belajar yang lebih fleksibel dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Fahutan USU dalam memperkuat transformasi digital di bidang pendidikan tinggi. Integrasi teknologi dalam pembelajaran diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi penyampaian materi, tetapi juga mendorong inovasi dan peningkatan kompetensi dosen dalam menghadirkan pengalaman belajar yang berkualitas.
Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kualitas pembelajaran dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pendidikan yang inklusif serta berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDGs ke-9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan inovasi dalam sistem pendidikan tinggi.