HUMAS FAHUTAN – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diwujudkan melalui aksi pembagian masker gratis oleh RIMBAPALA (Rimbawan Pecinta Alam) Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Relawan Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026, di Kota Medan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap yang menyelimuti Kota Medan pada Oktober 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena penurunan kualitas udara berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.

Melalui aksi ini, RIMBAPALA dan Relawan Indonesia membagikan masker secara gratis untuk membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan. Inisiatif ini juga menjadi wujud keterlibatan mahasiswa dalam merespons persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Bagi RIMBAPALA, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui upaya pelestarian alam, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar persoalan kerusakan ekosistem, melainkan juga ancaman terhadap kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup manusia.

Melalui kolaborasi ini, RIMBAPALA berharap kesadaran masyarakat terhadap dampak karhutla semakin meningkat, sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap pencegahan kebakaran dan pelestarian lingkungan. Aksi sederhana seperti pembagian masker menjadi pengingat bahwa perlindungan lingkungan dan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan kepedulian terhadap perlindungan kesehatan masyarakat, serta SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDGs 15: Ekosistem Daratan, melalui penguatan kesadaran akan dampak kebakaran hutan dan lahan serta pentingnya menjaga kelestarian ekosistem.