Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan kolaborasi internasional melalui penyelenggaraan The 2nd International Conference on Bamboo, Forestry Resources, and Application (IC-BaFoRA) 2026 yang berlangsung pada Rabu (17/6) di Hotel Grandhika Medan dan diselenggarakan secara hybrid melalui Zoom Meeting.
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan audiensi dari Yayasan Pelestari Ragam Hayati dan Cipta Fondasi Indonesia (PRCF Indonesia) pada Senin (15/6) di Fakultas Kehutanan USU. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjajaki peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Manfaatkan kesempatan Praktik Kerja Lapang ini untuk belajar secara langsung dari para praktisi dan pengelola lapangan. Serap ilmu sebanyak-banyaknya, jaga nama baik almamater, serta tunjukkan sikap profesional di mana pun kalian ditempatkan,” pesannya kepada seluruh peserta.
“Praktik Pengenalan Ekosistem Hutan merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami berbagai komponen ekosistem hutan secara langsung. Oleh karena itu, manfaatkan kegiatan ini untuk belajar, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik maupun profesional sebagai calon rimbawan,” ujar Prof. Arida.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa bersama dosen dan pimpinan fakultas melakukan penanaman lebih dari 100 bibit pohon di kawasan Arboretum USU. Kegiatan penanaman tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi sivitas akademika Fakultas Kehutanan USU dalam mendukung upaya konservasi, peningkatan tutupan vegetasi, serta penguatan fungsi Arboretum USU sebagai sarana pendidikan, penelitian, dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Ketua P2EH, Dr. Luthfi Hakim, menyampaikan bahwa koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan merupakan langkah penting dalam mendukung kelancaran kegiatan serta memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi mahasiswa.
Klaster Keilmuan Serat Alam dan Zat Warna Alam (KK SAZWA) Universitas Sumatera Utara (USU) sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “Beyond The Loom: Inovasi Alat Tenun Melayu dan Eksplorasi Serat Alam Berkelanjutan” yang berlangsung selama dua hari, pada 6–7 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di dua lokasi berbeda, yaitu Aula Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU pada hari pertama dan dilanjutkan di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USU pada hari kedua.
“Momentum ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kita semua. Pohon tidak hanya memberikan manfaat ekologis berupa penyedia oksigen, penyerap karbon, dan penjaga keseimbangan lingkungan, tetapi juga menghadirkan berbagai manfaat sosial dan ekonomi yang dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang,” ungkapnya.
Fakultas Kehutanan USU menggelar Gerakan Menanam Pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan ini mengajak sivitas akademika dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi nyata penghijauan demi mendukung lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan mahasiswa internasional yang tergabung dalam program AIESEC pada Rabu (3/6). Para peserta berasal dari berbagai negara, yaitu Indonesia, Vietnam, India, Thailand, dan Sri Lanka, dalam rangka kegiatan pertukaran budaya dan pembelajaran mengenai isu lingkungan serta pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.