home icon
search icon
menu icon

> Berita > Tim PPM Fakultas Kehutanan USU Meluncurkan Program Desa Binaan di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang

Tim PPM Fakultas Kehutanan USU Meluncurkan Program Desa Binaan di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang

Dipublikasi Pada

12 Juni 2023

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Tim PPM Fakultas Kehutanan USU Meluncurkan Program Desa Binaan di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang
Thumbnail Tim PPM Fakultas Kehutanan USU Meluncurkan Program Desa Binaan di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang
Tim PPM Fakultas Kehutanan USU Meluncurkan Program Desa Binaan di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang

 

Pada hari Kamis, 8 Juni 2023, Tim PPM Fakultas Kehutanan USU meluncurkan Program Desa Binaan Tahun 2023 dengan tema “Pengembangan Data Desa Presisi dalam Mendukung Pembangunan Desa Berbasis Sumber Daya Alam dan Partisipasi Masyarakat” yang dilaksanakan di kantor  Desa Rumah Sumbul, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
 

Tim Pelaksana Program Desa Binaan USU menghadirkan Ketua Pelaksana Desa Binaan — Dr. Oding Affandi, Koordinator Bidang Penataan Ruang dan Data Desa Presisi — Dr. Bejo Slamet, Koordinator Bidang Ekonomi Kreatif — Dr. Ridwanti Batubara dan Dr. Luthfi Hakim, serta Koordinator Bidang Penguatan Kelembagaan — Ismayadi, S.Kep., Ns., M.Kes. dan Ridhoi Meilona Purba, S.Psi., M.Si. 

 

Pada saat peluncuran Program Desa Binaan, hadir juga Sekretaris LPPM USU — Dr. Meutia Nauli dan Destanul Auli, Ph.D. Selain itu, hadir juga perwakilan Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Pemkab Deli Serdang, pihak Kecamatan, jajaran Pemerintah Desa Rumah Sumbul, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, serta mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) USU. 
 

Sekretaris LPPM USU, Dr. Meutia Nauly, S.Psi., M.Si., Psikolog menyampaikan bahwa Program Desa Binaan merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya aspek Pengabdian pada Masyarakat (PPM). PPM Program Desa Binaan ini merupakan wujud dan implementasi perguruan tinggi dalam membantu percepatan pembangunan pada tingkat paling bawah, yaitu desa. Diharapkan dengan adanya program ini akan memberi dampak terhadap perbaikan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Pelaksana, Dr. Oding Affandi, S.Hut., M.P., dalam paparannya menyampaikan maksud dari Program Desa Binaan adalah membina desa beserta masyarakatnya agar dapat mengembangkan kekayaan sumber daya alam lokal di desa sehingga menjadi desa mandiri dan sejahtera serta membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh masyarakat yang bersifat komprehensif dan multisektoral sehingga mampu mewujudkan masyarakat desa yang lebih sejahtera. 

 

 

Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat berbasis pada optimalisasi potensi sumber daya yang ada di desa. Guna mencapai maksud dan tujuan tersebut, maka akan dilakukan tiga kegiatan utama membangun Data Desa Presisi, yaitu data yang memiliki tingkat akurasi dan ketepatan yang tinggi untuk memberikan gambaran kondisi aktual desa dengan menggunakan pendekatan data spasial guna mendukung terwujudnya sistem E-governance tingkat desa, pengembangan ekonomi kreatif masyarakat berbasis agroekowisata, dan penguatan kelembagaan dan peran masyarakat dalam pembangunan desa. 
 

Pada tahun pertama ini, program Desa Binaan akan mengembangkan satu lokasi paket wisata alam, di mana pada lokasi ini akan dikembangkan wisata danau, kebun buah, budi daya lebah madu, wisata sejarah, hiking, serta pendidikan tentang lingkungan hidup. Bersamaan dengan itu juga akan dibangun gerai usaha sebagai tempat penjualan produk kreatif yang dibuat masyarakat, seperti produk olahan aren, produk olahan madu, produk obat dan minuman herbal, serta hasil kerajinan dan hasil pertanian. Untuk mendukung keberhasilan program prioritas ini, akan dibentuk lembaga pengelola berbadan hukum di tingkat desa serta pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat pelaku usaha.

 

Berita