home icon
search icon
menu icon

> Berita > Perkuat Kolaborasi, Fakultas Kehutanan USU Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Taman Eden 100

Perkuat Kolaborasi, Fakultas Kehutanan USU Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Taman Eden 100

Dipublikasi Pada

20 Juni 2026

Dipublikasi Oleh

Ida Mallia Ginting Suka S.Hut

Perkuat Kolaborasi, Fakultas Kehutanan USU Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Taman Eden 100
Thumbnail Perkuat Kolaborasi, Fakultas Kehutanan USU Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Taman Eden 100
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional pada tanggal 18–19 Juni 2026 di kawasan Taman Eden 100, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, pengelola kawasan konservasi, masyarakat lokal, dan mitra internasional dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan.

HUMAS FAHUTAN USU – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional pada tanggal 18–19 Juni 2026 di kawasan Taman Eden 100, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, pengelola kawasan konservasi, masyarakat lokal, dan mitra internasional dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pengelola Taman Eden 100, Marandus Sirait, beserta jajaran pengelola dan kelompok tani setempat. Dari Fakultas Kehutanan USU turut hadir Dekan Fakultas Kehutanan USU, Prof. Arida Susilowati, bersama para Wakil Dekan, yaitu Dr. Tito Sucipto, Dr. Luthfi Hakim, dan Dr. Anita Zaitunah, serta dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Fakultas Kehutanan USU.

Kegiatan ini juga melibatkan dosen dan mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Tarumanagara (UNTAR). Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan salah satu dosen sekaligus peneliti dari University of Malaysia Kelantan, Lum Wei Chen, yang turut memperkuat nuansa kolaborasi internasional dalam pelaksanaan kegiatan.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan sambutan dan sesi perkenalan antara seluruh peserta. Selanjutnya, pihak Fakultas Kehutanan USU dan Taman Eden 100 menyampaikan pemaparan mengenai program, potensi kawasan, serta peluang kolaborasi dalam bidang konservasi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Diskusi yang berlangsung secara interaktif menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar peserta dari berbagai institusi.

Sebagai bentuk implementasi nyata dari kegiatan pengabdian, peserta melaksanakan aksi penanaman beberapa jenis bambu di kawasan Taman Eden 100, termasuk bambu kuning yang memiliki nilai ekologis dan estetika bagi Kawasan sekitar. Kegiatan penanaman tersebut diharapkan dapat mendukung upaya rehabilitasi lahan, meningkatkan fungsi ekologis kawasan, serta menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Selain kegiatan penanaman, peserta juga bergotong royong dalam pembangunan gapura di lokasi pengabdian. Pembangunan gapura ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung kawasan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara akademisi, pengelola kawasan, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Pada hari kedua, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke kawasan wisata alam Sipinsur dan Kaldera Toba. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempelajari secara langsung potensi ekowisata, keanekaragaman hayati, serta pengelolaan lanskap yang menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan di kawasan Danau Toba.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini, Fakultas Kehutanan USU menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring kerja sama nasional dan internasional, sekaligus mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini, Fakultas Kehutanan USU tidak hanya memperkuat jejaring kerja sama akademik dan masyarakat, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pencapaian berbagai Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan penanaman bambu sebagai upaya rehabilitasi lingkungan dan peningkatan tutupan vegetasi mendukung SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan kapasitas penyerapan karbon serta SDGs 15 (Ekosistem Daratan) melalui pelestarian dan pemulihan ekosistem daratan. Keterlibatan kelompok tani dan masyarakat lokal mencerminkan implementasi SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan serta SDGs 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui penguatan peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Di sisi lain, kehadiran akademisi dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri menjadikan kegiatan ini sebagai ruang pembelajaran lintas budaya dan pertukaran pengetahuan yang mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas). Sementara itu, kolaborasi antara Fakultas Kehutanan USU, Taman Eden 100, kelompok tani, perguruan tinggi nasional, dan mitra internasional dari Malaysia menjadi wujud nyata implementasi SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Sinergi tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga kelestarian lingkungan akan memberikan dampak yang lebih luas apabila dilaksanakan melalui kolaborasi multipihak yang mengintegrasikan aspek pendidikan, konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekowisata berkelanjutan.

Berita