HUMAS FAHUTAN – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapang (PKL) bagi mahasiswa pada tanggal 13 dan 15 Juni 2026 di lingkungan Fakultas Kehutanan USU. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke lapangan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapang di berbagai instansi dan perusahaan yang bergerak di sektor kehutanan.
Kegiatan pembekalan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan USU, Dr. Tito Sucipto. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pembekalan sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap kondisi dan dinamika dunia kerja di sektor kehutanan.
Dr. Tito Sucipto berharap seluruh materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat dipahami dan diserap dengan baik oleh peserta sehingga dapat menjadi bekal yang bermanfaat selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapang. Selain itu, beliau juga mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan, serta menjunjung tinggi etika dan sopan santun selama berada di lokasi PKL.

“Manfaatkan kesempatan Praktik Kerja Lapang ini untuk belajar secara langsung dari para praktisi dan pengelola lapangan. Serap ilmu sebanyak-banyaknya, jaga nama baik almamater, serta tunjukkan sikap profesional di mana pun kalian ditempatkan,” pesannya kepada seluruh peserta.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber yang berasal dari berbagai bidang kehutanan. Materi yang diberikan mencakup informasi mengenai pengelolaan hutan tanaman industri, pengelolaan kawasan konservasi, serta praktik-praktik operasional dan manajerial pada perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan. Beragam materi tersebut dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh kepada mahasiswa mengenai berbagai sektor dan peluang karier dalam bidang kehutanan.

Melalui sesi pembekalan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai kondisi aktual pengelolaan sumber daya hutan, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk bekerja secara profesional di sektor kehutanan. Interaksi antara peserta dan narasumber juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai dunia kerja yang akan mereka hadapi selama pelaksanaan PKL.
Kegiatan pembekalan kemudian berlanjut pada Senin, 15 Juni 2026, dengan penyampaian materi lanjutan dari para narasumber. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan ujian pembekalan yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelaksanaan pembekalan ini, Fakultas Kehutanan USU berharap mahasiswa memiliki kesiapan akademik, teknis, dan mental yang memadai sebelum melaksanakan Praktik Kerja Lapang. Kegiatan PKL diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, memperluas wawasan profesional, serta meningkatkan kompetensi sebagai calon sarjana kehutanan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan pembangunan kehutanan berkelanjutan.

Pelaksanaan Pembekalan Praktik Kerja Lapang (PKL) ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui kegiatan pembekalan yang menghadirkan akademisi dan praktisi dari berbagai bidang kehutanan, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperkuat kompetensi akademik sekaligus meningkatkan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Fakultas Kehutanan USU dalam menyediakan pengalaman pembelajaran yang inklusif, aplikatif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Pembekalan tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan teknis mengenai pengelolaan sumber daya hutan dan sektor kehutanan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai profesionalisme, etika kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap tantangan yang dihadapi di lapangan.

Melalui integrasi antara teori yang diperoleh di ruang kuliah dan pengalaman praktis yang akan dijalani selama PKL, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi yang mendukung pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) serta meningkatkan kesiapan mereka dalam memasuki dunia profesional. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata SDGs 4 dalam menciptakan pendidikan tinggi yang berkualitas, relevan, dan mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing serta berkontribusi pada pembangunan kehutanan yang berkelanjutan.