Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Kurikulum
Kurikulum Program Studi Sarjana Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara, dirancang menggunakan pendekatan Pendidikan Berbasis Hasil (OBE) dan mengintegrasikan kerangka kerja Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kurikulum ini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan fokus pada hasil belajar yang diinginkan, metode pemecahan masalah di bidang ilmiah, dan pembelajaran kolaboratif.
Read Curriculum HereMata kuliah ini membahas landasan dan tujuan Pendidikan Pancasila, Pancasila dalam konteks sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Pancasila sebagai sistem filsafat, Pancasila sebagai etika politik dan ideologi nasional, Pancasila dalam konteks ketatanegaraan Republik Indonesia, dan Pancasila sebagai paradigma kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas bahasa sebagai alat komunikasi lisan dan tulisan, perkalimatan (struktur dan efektivitas), ejaan komposisi, diksi, penalaran, paragraf, dan penulisan karya ilmiah.
Mata kuliah ini membahas turunan dan penggunaan turunan, integral dan penggunaan integral, teknik pengintegralan, dan pengantar persamaan diferensial.
Mata kuliah ini membahas unsur dan senyawa, stoikiometri, sistem berkala, konfigurasi elektron, atom dan molekul, hibridisasi dan resonansi, gas dan hukum-hukum gas, zat cair dan tekanan uap, larutan, jenis-jenis larutan, sifat koligatif larutan, kesetimbangan dalam larutan, dan pH.
Mata kuliah ini membahas unsur dan senyawa, stoikiometri, sistem berkala, konfigurasi elektron, atom dan molekul, hibridisasi dan resonansi, gas dan hukum-hukum gas, zat cair dan tekanan uap, larutan, jenis-jenis larutan, sifat koligatif larutan, kesetimbangan dalam larutan, dan pH.
Mata kuliah ini berisi tentang hakikat biologi, keanekaragaman organisme, klasifikasi organisme, hubungan organisme dengan lingkungannya (termasuk adaptasi pada kelangsungan hidup organisme dan perilaku organisme), evolusi, struktur, bentuk, dan fungsi organisme (tumbuhan, hewan, dan manusia), regulasi dan homeostasis (dalam biologi hewan), keterkaitan teknologi, dan prospek biologi.
Mata kuliah ini berisi tentang hakikat biologi, keanekaragaman organisme, klasifikasi organisme, hubungan organisme dengan lingkungannya (termasuk adaptasi pada kelangsungan hidup organisme dan perilaku organisme), evolusi, struktur, bentuk, dan fungsi organisme (tumbuhan, hewan, dan manusia), regulasi dan homeostasis (dalam biologi hewan), keterkaitan teknologi, dan prospek biologi.
Mata kuliah ini berisi tentang urgensi mempelajari pengantar ilmu kehutanan dan etika lingkungan, hutan dan peradaban manusia, hutan, kehutanan dan ilmu hutan, peran hutan dalam kehidupan, teori etika, teori etika lingkungan, etika lingkungan dan politik lingkungan, pengurusan hutan di Indonesia, profesi, organisasi profesi dan profesi kehutanan, serta pengantar kehutanan internasional.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep tanah, profil tanah dan bahan penyusun tanah, proses pembentukan tanah, jenis-jenis tanah, sifat biologi tanah, bahan organik di dalam tanah, sifat fisik tanah, tanah dan sifat penyangga tanah, unsur hara dan pertumbuhan tanaman, pupuk dan pemupukan, serta konservasi dan perbaikan tanah.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep tanah, profil tanah dan bahan penyusun tanah, proses pembentukan tanah, jenis-jenis tanah, sifat biologi tanah, bahan organik di dalam tanah, sifat fisik tanah, tanah dan sifat penyangga tanah, unsur hara dan pertumbuhan tanaman, pupuk dan pemupukan, serta konservasi dan perbaikan tanah.
Mata kuliah ini berisi tentang pemahaman hakikat manusia dan alam semesta (ayat kauniyah dan tanziliyah). Ayat tanziliyah meliputi aqidah, syariah, akhlak, dan sejarah Islam. Penekanan utama ada pada aplikasi ajaran tersebut dalam tingkah laku keseharian.
Mata kuliah ini berisi tentang penerapan dasar iman Kristen, tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaan terhadap sesama dan lingkungan hidup.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep beriman dalam gereja, hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi seorang sarjana Katolik bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya.
Mata kuliah ini berisi tentang pemahaman, penghayatan, dan pengamalan agama Hindu, mempertebal keimanan dan keyakinan, sejarah perkembangan Hindu, Weda, dasar kepercayaan Hindu, teknik untuk mencapai tujuan agama, filsafat Hindu, etika Hindu, Yadnya, kemasyarakatan Hindu, dan dasar kepemimpinan Hindu.
Mata kuliah ini berisi tentang ajaran-ajaran pokok agama Buddha dan penerapannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengamalannya dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini berisi tentang ajaran-ajaran pokok agama Konghucu dan penerapannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengamalannya dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa, dan bernegara.
Mata kuliah ini membahas tentang fungsi dan landasan, pertumbuhan dan paham kebangsaan Indonesia, Pancasila dan UUD 45, sistem pemerintahan, ideologi moral, batasan kewarganegaraan, HAM dan demokrasi serta hak dan kewajiban warga negara, wawasan nusantara dan dasar pemikiran, tujuan wawasan nusantara dan unsur dasarnya, serta pokok pemikiran tentang ketahanan nasional.
Mata kuliah ini membahas tentang statistika deskriptif untuk menggambarkan data dengan menggunakan ukuran pemusatan (rata-rata, median, modus) dan sebaran peluang (probabilitas) untuk memahami karakteristik data. Selain itu, mata kuliah ini juga membahas tentang statistika inferensia untuk menarik kesimpulan tentang populasi berdasarkan sampel data dengan menggunakan pendugaan parameter, analisis korelasi, dan regresi linier sederhana.
Mata kuliah ini membahas tentang ekofisiologi dan pertumbuhan pohon, prinsip-prinsip genetika dan pemuliaan pohon, struktur, tegakan, dan komposisi hutan, klasifikasi hutan dunia, persaingan dan toleransi tumbuhan hutan, serta adaptasi tumbuhan terhadap lingkungan abiotik.
Mata kuliah ini membahas tentang ekofisiologi dan pertumbuhan pohon, prinsip-prinsip genetika dan pemuliaan pohon, struktur, tegakan, dan komposisi hutan, klasifikasi hutan dunia, persaingan dan toleransi tumbuhan hutan, serta adaptasi tumbuhan terhadap lingkungan abiotik.
Mata kuliah ini berisi tentang tahapan dalam pengembangan jasa lingkungan, pembiayaan jasa lingkungan dan skema pembiayaan lainnya, pedoman persiapan implementasi jasa lingkungan, perubahan iklim global, Clean Development Mechanism (CDM), konvensi perubahan iklim, REDD, REDD+, dan studi kasus implementasi pengelolaan jasa lingkungan.
Mata kuliah ini berisi tentang tahapan dalam pengembangan jasa lingkungan, pembiayaan jasa lingkungan dan skema pembiayaan lainnya, pedoman persiapan implementasi jasa lingkungan, perubahan iklim global, Clean Development Mechanism (CDM), konvensi perubahan iklim, REDD, REDD+, dan studi kasus implementasi pengelolaan jasa lingkungan.
Mata kuliah ini membahas tentang pengertian pohon, morfologi pohon, asas-asas taksonomi tumbuhan, eksplorasi botani hutan, serta uraian tentang 32 suku beserta marga dan jenis-jenis pohon yang penting di bidang kehutanan dan ekosistem hutan.
Mata kuliah ini membahas tentang pengertian pohon, morfologi pohon, asas-asas taksonomi tumbuhan, eksplorasi botani hutan, serta uraian tentang 32 suku beserta marga dan jenis-jenis pohon yang penting di bidang kehutanan dan ekosistem hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep konservasi sumber daya alam hayati, keanekaragaman hayati, teori biogeografi, endemisme dan spesies kunci, strategi konservasi in situ dan ex situ, kawasan yang dilindungi, serta isu-isu konservasi baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Mata kuliah ini berisi tentang sejarah pengelolaan hutan di Indonesia; lingkup kebijakan kehutanan nasional, regional, dan internasional; prinsip penting Undang-Undang Pokok Kehutanan No. 5/1967 dan Undang-Undang tentang Kehutanan No. 41/1999 serta kebijakan kehutanan yang relevan, antara lain: pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup, kebijakan pemerintahan daerah, dan kebijakan yang terkait dengan kehutanan masyarakat. Selain itu, mata kuliah ini juga mempelajari beberapa teori, seperti: teori aktor, power dan devolusi dalam kebijakan kehutanan, teori kelembagaan, dan teori pemberdayaan masyarakat.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dan kemampuan memanfaatkan SIG dalam pemecahan kasus pengelolaan hutan dan lingkungan. Mata kuliah ini juga mengajarkan penguasaan konsep dan teknik penyuluhan dalam pelayanan publik spasial dan kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dan kemampuan memanfaatkan SIG dalam pemecahan kasus pengelolaan hutan dan lingkungan. Mata kuliah ini juga mengajarkan penguasaan konsep dan teknik penyuluhan dalam pelayanan publik spasial dan kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang arti dan tujuan inventarisasi hutan, mampu menjelaskan berbagai macam metode inventarisasi hutan, memilih metode inventarisasi hutan dengan tepat, dan melakukan inventarisasi hutan dengan baik.
Mata kuliah ini berisi tentang arti dan tujuan inventarisasi hutan, mampu menjelaskan berbagai macam metode inventarisasi hutan, memilih metode inventarisasi hutan dengan tepat, dan melakukan inventarisasi hutan dengan baik.
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian ekologi, ekologi hutan, ekosistem, prinsip energi, produktivitas, hutan sebagai masyarakat tumbuhan, dinamika masyarakat tumbuhan, klasifikasi masyarakat tumbuhan, formasi hutan utama di Indonesia, analisis vegetasi, hubungan masyarakat tumbuhan dengan lingkungan, dampak gangguan hutan, pemilihan jenis, serta pendekatan ekologi dalam rehabilitasi hutan dan lahan kritis.
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian ekologi, ekologi hutan, ekosistem, prinsip energi, produktivitas, hutan sebagai masyarakat tumbuhan, dinamika masyarakat tumbuhan, klasifikasi masyarakat tumbuhan, formasi hutan utama di Indonesia, analisis vegetasi, hubungan masyarakat tumbuhan dengan lingkungan, dampak gangguan hutan, pemilihan jenis, serta pendekatan ekologi dalam rehabilitasi hutan dan lahan kritis.
Mata kuliah ini berisi tentang struktur anatomi kayu, kandungan kimia kayu, sifat fisik kayu (kadar air, kerapatan/berat jenis, kembang susut), dan sifat mekanis kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang struktur anatomi kayu, kandungan kimia kayu, sifat fisik kayu (kadar air, kerapatan/berat jenis, kembang susut), dan sifat mekanis kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang klasifikasi bahan baku hutan, non-hutan, dan kehutanan yang berasal dari sumber hayati (nabati dan hewani), potensi sumber, ciri-ciri dan sifat-sifat spesifik dari bahan asal/bahan bakunya, persyaratan dan cara-cara perolehan bahan, penyiapan dan perlakuan bahan siap olah, proses pengolahannya, rendemen dan kualitas, sifat dan kegunaan, potensi dan prospek ke depan.
Mata kuliah ini berisi tentang klasifikasi bahan baku hutan, non-hutan, dan kehutanan yang berasal dari sumber hayati (nabati dan hewani), potensi sumber, ciri-ciri dan sifat-sifat spesifik dari bahan asal/bahan bakunya, persyaratan dan cara-cara perolehan bahan, penyiapan dan perlakuan bahan siap olah, proses pengolahannya, rendemen dan kualitas, sifat dan kegunaan, potensi dan prospek ke depan.
Mata kuliah ini berisi tentang sistem-sistem silvikultur yang ada, seperti TPI, TPTI, TPTJ, TJTI, TR, THPB, THPA, Multisistem, dan pada akhirnya dapat menentukan sistem silvikultur yang tepat dan terbaik pada suatu kondisi hutan agar tercapai pengelolaan hutan lestari.
Mata kuliah ini berisi tentang sistem-sistem silvikultur yang ada, seperti TPI, TPTI, TPTJ, TJTI, TR, THPB, THPA, Multisistem, dan pada akhirnya dapat menentukan sistem silvikultur yang tepat dan terbaik pada suatu kondisi hutan agar tercapai pengelolaan hutan lestari.
Mata kuliah ini membahas sejarah pengelolaan hutan, konsep-konsep dasar yang terkait dengan pengelolaan hutan lestari, elemen-elemen dasar pengelolaan hutan, pengaturan hutan seumur dan hutan tidak seumur, serta penatausahaan hasil hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang hutan, alam, cara bertahan hidup, wawasan organisasi dan lembaga internal, penanganan musibah, pengukuran pohon, kemampuan memperkuat aspek kepemimpinan, kerja tim, korsa rimbawan, dan keberanian/ketangguhan melalui aktivitas di lapangan.
Mata kuliah ini berisi tentang etnobotani, etnozoologi, etnomikologi, etnoekologi, etnotaksonomi, etnofarmakologi/etnomedisin; hubungan etnobiologi dengan ilmu terkait; pemanfaatan tumbuhan untuk keperluan lain seperti keperluan ritual, simbolik, dan pewarna alami; pendekatan kualitatif dan kuantitatif etnobiologi; teknik pengambilan data dan analisis data etnobiologi.
Mata kuliah ini berisi tentang definisi kewirausahaan, organisasi, motivasi kerja, perilaku berwirausaha, merintis dan mengembangkan usaha kewirausahaan, serta mampu menganalisis kelayakan usaha kewirausahaan di bidang kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang jenis penelitian, langkah-langkah penelitian ilmiah mulai dari penentuan topik, identifikasi permasalahan, tinjauan pustaka, penentuan fokus masalah, penentuan variabel, desain dan metode, teknik pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan.
Mata kuliah ini berisi tentang tipe-tipe penggergajian, ukuran dan lokasi, pola pembelahan, tata letak mesin, volume dan sortimen, prinsip-prinsip dasar pengeringan, metode pengeringan, cacat pengeringan, keawetan alami kayu, agen dan faktor penyebab degradasi kayu, bahan pengawet kayu, prinsip pengawetan kayu, penilaian pengawetan kayu, serta proses pembuatan mebel.
Mata kuliah ini berisi tentang zat warna dari bahan alam, zat warna nabati, zat warna karotenoid, zat warna flavonoid, dan zat warna antrakuinon, serta zat warna yang berasal dari mineral, kandungan senyawa, potensi pemanfaatan untuk pewarna dan pangan, serta teknologi pemanfaatan.
Mata kuliah ini berisi tentang zat warna dari bahan alam, zat warna nabati, zat warna karotenoid, zat warna flavonoid, dan zat warna antrakuinon, serta zat warna yang berasal dari mineral, kandungan senyawa, potensi pemanfaatan untuk pewarna dan pangan, serta teknologi pemanfaatan.
Mata kuliah ini berisi tentang perlindungan hutan, penyakit biotik dan abiotik, gulma dan dampak kerugiannya pada pohon hutan, masalah pengembalaan ternak dan dampak kerugiannya pada pohon, kebakaran hutan dan dampak yang ditimbulkannya terhadap manusia, hewan, dan pohon hutan, kesehatan pohon, serta pengendalian biologis serangga dan pengendalian biologis pohon hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang perlindungan hutan, penyakit biotik dan abiotik, gulma dan dampak kerugiannya pada pohon hutan, masalah pengembalaan ternak dan dampak kerugiannya pada pohon, kebakaran hutan dan dampak yang ditimbulkannya terhadap manusia, hewan, dan pohon hutan, kesehatan pohon, serta pengendalian biologis serangga dan pengendalian biologis pohon hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dasar dan pengertian ekologi kuantitatif; metode pengumpulan data spesies, populasi, dan ekosistem secara kuantitatif, teknik konservasi eksitu, konservasi insitu, kelangkaan dan kepunahan plasma nutfah tumbuhan, kearifan tradisional dalam manajemen plasma nutfah tumbuhan, serta kebijakan dan kelembagaan dalam manajemen plasma nutfah tumbuhan.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dasar dan pengertian ekologi kuantitatif; metode pengumpulan data spesies, populasi, dan ekosistem secara kuantitatif, teknik konservasi eksitu, konservasi insitu, kelangkaan dan kepunahan plasma nutfah tumbuhan, kearifan tradisional dalam manajemen plasma nutfah tumbuhan, serta kebijakan dan kelembagaan dalam manajemen plasma nutfah tumbuhan.
Mata kuliah ini berisi tentang pengenalan tipe-tipe ekosistem hutan, mengaplikasikan teknik-teknik analisis vegetasi, observasi satwa liar, tanah, dan iklim pada masing-masing tipe ekosistem hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep-konsep ekonomi mikro dan ekonomi makro, aplikasi konsep, sistem produksi, permintaan, penawaran, elastisitas, biaya, penerimaan, dan struktur pasar hasil hutan, masalah ekonomi makro, pendekatan masalah, dan indikator pokok ekonomi makro, peran sumber daya hutan dalam perekonomian, metode dan teknik penilaian ekonomi sumber daya hutan, serta analisis investasi pembangunan hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep-konsep ekonomi mikro dan ekonomi makro, aplikasi konsep, sistem produksi, permintaan, penawaran, elastisitas, biaya, penerimaan, dan struktur pasar hasil hutan, masalah ekonomi makro, pendekatan masalah, dan indikator pokok ekonomi makro, peran sumber daya hutan dalam perekonomian, metode dan teknik penilaian ekonomi sumber daya hutan, serta analisis investasi pembangunan hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang iklim, atmosfer, unsur-unsur iklim kaitannya dengan neraca air dan iklim mikro, hidrometeorologi hutan, klasifikasi iklim, hubungan tipe vegetasi dengan iklim, pengaruh hutan sebagai pengendalian iklim, serta pengukuran dan analisis data iklim untuk bidang kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang iklim, atmosfer, unsur-unsur iklim kaitannya dengan neraca air dan iklim mikro, hidrometeorologi hutan, klasifikasi iklim, hubungan tipe vegetasi dengan iklim, pengaruh hutan sebagai pengendalian iklim, serta pengukuran dan analisis data iklim untuk bidang kehutanan.
Mata kuliah ini membahas pengertian perencanaan hutan, landasan/azas, tujuan, fungsi dan manfaat, prinsip-prinsip, serta kebijakan-kebijakan yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan hutan.
Mata kuliah ini membahas pengertian perencanaan hutan, landasan/azas, tujuan, fungsi dan manfaat, prinsip-prinsip, serta kebijakan-kebijakan yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang tahapan, sistem, dan perencanaan pemanenan kayu, serta pembukaan wilayah hutan, penebangan, penyaradan, pemanenan kayu di hutan tanaman, pemanenan kayu di hutan rawa gambut, dan pemanenan kayu di hutan alam tropika.
Mata kuliah ini berisi tentang tahapan, sistem, dan perencanaan pemanenan kayu, serta pembukaan wilayah hutan, penebangan, penyaradan, pemanenan kayu di hutan tanaman, pemanenan kayu di hutan rawa gambut, dan pemanenan kayu di hutan alam tropika.
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian, konsep, dan prinsip-prinsip Kehutanan Masyarakat serta Sosial Forestry dalam pengelolaan hutan yang lestari dan upaya mensejahterakan masyarakat.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep manajemen bisnis kehutanan dengan multi produk dan kepentingan multi pihak, dengan pengembangan tata kelola perusahaan (corporate governance), perencanaan dan portofolio produk, perencanaan produksi dan pengendalian, manajemen keuangan dan pasar modal, manajemen sumber daya manusia, serta tantangan dan strategi pemasaran.
Mata kuliah ini berisi tentang fungsi dari setiap bagian pohon, batang primer dan sekunder serta pertumbuhan daun, pertumbuhan organ generatif (bunga, buah, dan biji), difusi dan osmosis, serta faktor-faktor yang mempengaruhi potensial osmotik, fotosintesis, respirasi, transpirasi, sintesis karbohidrat, lemak, dan protein, fungsi dan sintesis karbohidrat, lemak, dan protein, daur nitrogen, unsur hara, serta mekanisme transport hara.
Mata kuliah ini berisi tentang fungsi dari setiap bagian pohon, batang primer dan sekunder serta pertumbuhan daun, pertumbuhan organ generatif (bunga, buah, dan biji), difusi dan osmosis, serta faktor-faktor yang mempengaruhi potensial osmotik, fotosintesis, respirasi, transpirasi, sintesis karbohidrat, lemak, dan protein, fungsi dan sintesis karbohidrat, lemak, dan protein, daur nitrogen, unsur hara, serta mekanisme transport hara.
Mata kuliah ini berisi tentang sejarah perkembangan penyakit hutan, patogen, inang dan lingkungan, penyakit abiotik (non-infectious disease), penyakit biotik, serangan penyebab penyakit, gangguan penyakit pada pohon hutan, penyakit pohon hutan di Indonesia, pengendalian biologis penyakit, pengertian serangga hama, gangguan oleh serangan hama, ekologi serangga hama, penggolongan serangga hama, serangga hama potensial di Indonesia, hubungan serangga hama dan penyakit, serta pengendalian serangga hama.
Mata kuliah ini berisi tentang sejarah perkembangan penyakit hutan, patogen, inang dan lingkungan, penyakit abiotik (non-infectious disease), penyakit biotik, serangan penyebab penyakit, gangguan penyakit pada pohon hutan, penyakit pohon hutan di Indonesia, pengendalian biologis penyakit, pengertian serangga hama, gangguan oleh serangan hama, ekologi serangga hama, penggolongan serangga hama, serangga hama potensial di Indonesia, hubungan serangga hama dan penyakit, serta pengendalian serangga hama.
Mata kuliah ini berisi tentang definisi benih, morfologi biji, dormansi dan perkecambahan, kesehatan benih, viabilitas benih, teknik pengolahan benih, sertifikasi benih, dan kapita selekta teknologi benih.
Mata kuliah ini berisi tentang definisi benih, morfologi biji, dormansi dan perkecambahan, kesehatan benih, viabilitas benih, teknik pengolahan benih, sertifikasi benih, dan kapita selekta teknologi benih.
Mata kuliah ini berisi tentang iklim, atmosfer, unsur-unsur iklim kaitannya dengan neraca air dan iklim mikro, hidrometeorologi hutan, klasifikasi iklim, hubungan tipe vegetasi dengan iklim, pengaruh hutan sebagai pengendalian iklim, serta pengukuran dan analisis data iklim untuk bidang kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang iklim, atmosfer, unsur-unsur iklim kaitannya dengan neraca air dan iklim mikro, hidrometeorologi hutan, klasifikasi iklim, hubungan tipe vegetasi dengan iklim, pengaruh hutan sebagai pengendalian iklim, serta pengukuran dan analisis data iklim untuk bidang kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang prinsip dan analisis genetika secara umum, sistem genetik tanaman hutan tropis, sistem seksual, sistem perkawinan, aliran gen, dasar genetika modern serta metodenya, proses evolusi tanaman hutan tropis, dan penerapan prinsip genetika untuk program kehutanan, seperti konservasi sumber daya genetik kehutanan dan pemuliaan pohon.
Mata kuliah ini berisi tentang ruang lingkup persemaian, pemilihan lokasi persemaian, merancang pembuatan persemaian, metode produksi, perencanaan produksi, perbanyakan vegetatif, kegiatan persemaian (persiapan, media tanam, penaburan dan penyapihan, pemeliharaan, seleksi, dan transportasi), kalkulasi biaya, organisasi dan administrasi, serta pembibitan skala rumah tangga.
Mata kuliah ini berisi tentang klasifikasi tumbuhan berdasar taksonomi dan dunia perdagangan, tumbuhan penghasil kayu, pertumbuhan pohon, riap pertumbuhan dan lingkaran tahun, kayu awal dan kayu akhir, kayu juvenil dan kayu masak, kayu gubal dan kayu teras, tipe sel penyusun kayu daun dan kayu jarum, serta sifat makroskopis kayu untuk identifikasi kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang klasifikasi tumbuhan berdasar taksonomi dan dunia perdagangan, tumbuhan penghasil kayu, pertumbuhan pohon, riap pertumbuhan dan lingkaran tahun, kayu awal dan kayu akhir, kayu juvenil dan kayu masak, kayu gubal dan kayu teras, tipe sel penyusun kayu daun dan kayu jarum, serta sifat makroskopis kayu untuk identifikasi kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang produk mebel dan kerajinan kayu, jenis-jenis kayu yang sesuai dengan persyaratannya, sifat-sifat kayu untuk kerajinan (struktur, fisika, mekanika, sifat perekatan, pengerjaan, keawetan, dan kekeringannya), proses pembuatan mebel dan kerajinan, stabilisasi dimensi, finishing, serta prospek dan potensi produk mebel dan kerajinan di masa mendatang.
Mata kuliah ini berisi tentang produk mebel dan kerajinan kayu, jenis-jenis kayu yang sesuai dengan persyaratannya, sifat-sifat kayu untuk kerajinan (struktur, fisika, mekanika, sifat perekatan, pengerjaan, keawetan, dan kekeringannya), proses pembuatan mebel dan kerajinan, stabilisasi dimensi, finishing, serta prospek dan potensi produk mebel dan kerajinan di masa mendatang.
Mata kuliah ini berisi tentang sifat fisika, mekanika, dan kimia kayu serta manfaatnya, pemahaman tentang cara pengukuran sifat fisika, mekanika, dan kimia kayu, serta pemahaman tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap sifat fisika, mekanika, dan kimia kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang sifat fisika, mekanika, dan kimia kayu serta manfaatnya, pemahaman tentang cara pengukuran sifat fisika, mekanika, dan kimia kayu, serta pemahaman tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap sifat fisika, mekanika, dan kimia kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang perekat, sirekat, perekatan, rekatan, komposisi perekat, kedudukan, peranan, sejarah perkembangan perekat, keunggulan dan kelemahan perekat, klasifikasi dan deskripsi umum, teori perekat, anatomi ikatan perekat, serta produk rekatan kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang perekat, sirekat, perekatan, rekatan, komposisi perekat, kedudukan, peranan, sejarah perkembangan perekat, keunggulan dan kelemahan perekat, klasifikasi dan deskripsi umum, teori perekat, anatomi ikatan perekat, serta produk rekatan kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang karakteristik bahan baku, perlakuan pra-proses, berbagai macam proses pengolahan kayu meliputi pembuatan kayu lapis, papan serat, papan partikel, dan pulp/kertas, karakteristik produk serat, serta kayu untuk energi.
Mata kuliah ini berisi tentang optimasi ekonomi, konsep penawaran dan permintaan, analisis permintaan, estimasi permintaan, teori produksi, analisis biaya dan manfaat hasil hutan, penetapan harga, dan struktur pasar.
Mata kuliah ini berisi tentang interpretasi alam dan unsurnya, objek, jalur, program, tema, tipe interpretasi, teknik interpretasi, serta perencanaan dan manajemen interpretasi alam.
Mata kuliah ini berisi tentang interpretasi alam dan unsurnya, objek, jalur, program, tema, tipe interpretasi, teknik interpretasi, serta perencanaan dan manajemen interpretasi alam.
Mata kuliah ini berisi tentang prinsip-prinsip dasar ekologi, ekologi hutan dan ekologi satwa liar, pertumbuhan populasi, pemanfaatan habitat, teknik survei dan identifikasi satwa liar, hubungan antarspesies dan ekosistem, peranan satwa liar dalam ekosistem, pola pergerakan dan penyebaran satwa liar, ekologi taksa penting satwa liar, serta manajemen pengelolaan, perlindungan, dan konservasi satwa liar, dan teknik inventarisasi.
Mata kuliah ini berisi tentang prinsip-prinsip dasar ekologi, ekologi hutan dan ekologi satwa liar, pertumbuhan populasi, pemanfaatan habitat, teknik survei dan identifikasi satwa liar, hubungan antarspesies dan ekosistem, peranan satwa liar dalam ekosistem, pola pergerakan dan penyebaran satwa liar, ekologi taksa penting satwa liar, serta manajemen pengelolaan, perlindungan, dan konservasi satwa liar, dan teknik inventarisasi.
Mata kuliah ini berisi tentang sejarah pergerakan konservasi dan bentuk-bentuk kawasan konservasi, biodiversitas, karakter dan status konservasinya, karakter biodiversitas tropis, spesies flag dan umbrella, kelangkaan dan endemisitas, konservasi in situ dan eksitu, pembiakan di penangkaran dan contohnya, pengertian kawasan konservasi dan kawasan lindung, kemitraan dan kolaborasi, serta hutan pendidikan dan penelitian.
Mata kuliah ini berisi tentang pencemaran air, tanah, udara, logam berat, makanan dan obat-obatan, pestisida, serta pengawasan, penentuan/pendugaan kualitas lingkungan (air, udara, dan darat).
Mata kuliah ini berisi tentang keanekaragaman genetik biodiversitas, serta analisis dan metodologi risetnya, sebagai suatu pendekatan dalam program konservasi genetik keanekaragaman hayati; peranan keanekaragaman genetik dalam stabilitas populasi, bentuk-bentuk polimorfisme genetik, karakter non-segregasi, bioteknologi untuk mendukung konservasi genetik, pengantar teknik transgenik, metode pengukuran keanekaragaman genetik, serta manajemen plasma nutfah tumbuhan di kawasan konservasi in situ dan eksitu.
Mata kuliah ini berisi proses pelaksanaan (tahapan) dan pengelolaan sebuah manajemen proyek, khususnya memberikan pemahaman dan penguasaan terhadap manajemen proyek dalam bidang perencanaan kehutanan, kerja sama internasional, serta lembaga penyandang dana konservasi.
Mata kuliah ini berisi tentang perkembangan hutan kota, indeks kualitas lingkungan hidup, konsep kota hijau, pengertian hutan kota, nilai hutan kota, interaksi tanaman dan polutan, perencanaan aspek silvikultur, pemantauan kesehatan pohon, lokasi prioritas hutan kota, serta perencanaan pembangunan hutan kota dengan aplikasi GIS dan remote sensing.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dasar fisik, definisi, ruang lingkup, dan perkembangan penginderaan jauh serta aspek-aspek terkait pengolahan data penginderaan jauh digital dari sensor aktif maupun pasif, yang meliputi pra-pemrosesan, interpretasi, dan analisis data penginderaan jauh, serta pemanfaatannya di bidang kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dasar fisik, definisi, ruang lingkup, dan perkembangan penginderaan jauh serta aspek-aspek terkait pengolahan data penginderaan jauh digital dari sensor aktif maupun pasif, yang meliputi pra-pemrosesan, interpretasi, dan analisis data penginderaan jauh, serta pemanfaatannya di bidang kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang keteknikan dan pembukaan wilayah hutan serta peranannya dalam pengelolaan hutan rakyat, sistem jaringan jalan hutan, kelayakan jalan hutan, perencanaan trase jalan, mekanika tanah dalam pembuatan jalan hutan, perkerasan jalan hutan, serta pengetahuan dasar bangunan air.
Mata kuliah ini berisi tentang keteknikan dan pembukaan wilayah hutan serta peranannya dalam pengelolaan hutan rakyat, sistem jaringan jalan hutan, kelayakan jalan hutan, perencanaan trase jalan, mekanika tanah dalam pembuatan jalan hutan, perkerasan jalan hutan, serta pengetahuan dasar bangunan air.
Mata kuliah ini berisi tentang valuasi ekonomi sumber daya hutan dan lingkungan, teori dan perhitungan valuasi ekonomi sumber daya alam dan lingkungan, serta jenis-jenis valuasi ekonomi moneter dan non-moneter.
Mata kuliah ini berisi tentang valuasi ekonomi sumber daya hutan dan lingkungan, teori dan perhitungan valuasi ekonomi sumber daya alam dan lingkungan, serta jenis-jenis valuasi ekonomi moneter dan non-moneter.
Mata kuliah ini berisi tentang penarikan contoh, pemodelan data sebagai alat bantu dalam memecahkan persoalan di bidang ilmu-ilmu pertanian pada umumnya dan ilmu kehutanan khususnya.
Mata kuliah ini berisi tentang penarikan contoh, pemodelan data sebagai alat bantu dalam memecahkan persoalan di bidang ilmu-ilmu pertanian pada umumnya dan ilmu kehutanan khususnya.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dan teknik penyuluhan dalam pelayanan publik kehutanan, etika profesional rimbawan, serta komitmen untuk kelestarian lingkungan; keterampilan berpikir logis dan kritis; konsep dasar ilmu kehutanan, ekologi, dan konservasi.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dan teknik penyuluhan dalam pelayanan publik kehutanan, etika profesional rimbawan, serta komitmen untuk kelestarian lingkungan; keterampilan berpikir logis dan kritis; konsep dasar ilmu kehutanan, ekologi, dan konservasi.
Mata kuliah ini berisi tentang hutan dan karakteristiknya, pengelolaan hutan dan konsep penilaiannya, preferensi waktu dalam pengusahaan hutan, serta manajemen hutan lestari. Selain itu, mata kuliah ini juga membahas penggunaan prinsip-prinsip dasar ekonomi sumber daya alam dalam berbagai pemanfaatan produk dan jasa hutan, investasi di bidang kehutanan, serta dimensi sosial ekonomi beberapa isu global kehutanan. Mata kuliah ini juga mencakup risiko-risiko dalam pengelolaan hutan dan lingkungan serta valuasinya.
Mata kuliah ini berisi tentang hutan dan karakteristiknya, pengelolaan hutan dan konsep penilaiannya, preferensi waktu dalam pengusahaan hutan, serta manajemen hutan lestari. Selain itu, mata kuliah ini juga membahas penggunaan prinsip-prinsip dasar ekonomi sumber daya alam dalam berbagai pemanfaatan produk dan jasa hutan, investasi di bidang kehutanan, serta dimensi sosial ekonomi beberapa isu global kehutanan. Mata kuliah ini juga mencakup risiko-risiko dalam pengelolaan hutan dan lingkungan serta valuasinya.
Mata kuliah ini berisi tentang pengalaman praktis dalam penerapan bidang keahlian dengan mempelajari suatu sistem pada perusahaan, lembaga, atau instansi, serta memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang ada.
Mata kuliah ini berisi tentang prinsip-prinsip statistika dasar, Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non-Faktorial, Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non-Faktorial, Rancangan Bujur Sangkar Latin Non-Faktorial, metoda pendugaan data hilang, uji perbandingan antar perlakuan, Uji Duncan Multiple Range Test, RAL Faktorial, RAK Faktorial, rancangan petak terbagi (Split Plot Design), rancangan blok terpisah, serta transformasi data.
Mata kuliah ini berisi tentang prinsip-prinsip statistika dasar, Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non-Faktorial, Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non-Faktorial, Rancangan Bujur Sangkar Latin Non-Faktorial, metoda pendugaan data hilang, uji perbandingan antar perlakuan, Uji Duncan Multiple Range Test, RAL Faktorial, RAK Faktorial, rancangan petak terbagi (Split Plot Design), rancangan blok terpisah, serta transformasi data.
Mata kuliah ini berisi tentang prinsip-prinsip dasar fitogeografi, sejarah geologis dan sejarah fitogeografi di Indonesia, tanggapan atau respons tanaman, migrasi flora, formasi klimaks, pelestarian, evolusi flora, dan formasi klimaks
Mata kuliah ini berisi tentang prinsip-prinsip dasar fitogeografi, sejarah geologis dan sejarah fitogeografi di Indonesia, tanggapan atau respons tanaman, migrasi flora, formasi klimaks, pelestarian, evolusi flora, dan formasi klimaks
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian, konsep, dan praktik agroforestri dalam sistem pengelolaan lahan; manfaat agroforestri secara ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan; kebijakan serta prospek penelitian agroforestri di Indonesia.
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian, konsep, dan praktik agroforestri dalam sistem pengelolaan lahan; manfaat agroforestri secara ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan; kebijakan serta prospek penelitian agroforestri di Indonesia.
Mata kuliah ini berisi tentang degradasi tanah dan lahan, erosi dan sedimentasi, kemampuan lahan dan hubungannya dengan erosi, erosi dan evaluasi erosi, pemanfaatan sistem informasi geografis dalam pendugaan erosi, metode konservasi tanah dan air baik secara vegetatif, kimia, maupun mekanik, reklamasi lahan tambang dan pasang surut, serta desain bangunan konservasi.
Mata kuliah ini berisi tentang degradasi tanah dan lahan, erosi dan sedimentasi, kemampuan lahan dan hubungannya dengan erosi, erosi dan evaluasi erosi, pemanfaatan sistem informasi geografis dalam pendugaan erosi, metode konservasi tanah dan air baik secara vegetatif, kimia, maupun mekanik, reklamasi lahan tambang dan pasang surut, serta desain bangunan konservasi.
Mata kuliah ini berisi tentang karakteristik, tipe-tipe, perkembangan, kondisi terkini, dan sistem-sistem silvikultur di hutan produksi, menganalisis kelebihan dan kelemahannya, serta tantangan hutan produksi masa depan.
Mata kuliah ini berisi tentang peta tanah dan legenda peta, prinsip-prinsip dan metode survei tanah, konsep dasar evaluasi lahan, karakteristik lahan dan kualitas lahan, klasifikasi kesesuaian lahan, pendekatan fisiografik dan parametrik untuk evaluasi lahan, serta evaluasi lahan untuk berbagai peruntukan.
Mata kuliah ini berisi tentang ekologi jenis pohon tropika, batasan hutan hujan tropika, batasan jenis, keanekaragaman hutan hujan tropika, adaptasi, filogeni, klasifikasi ekologi pepohonan hutan hujan tropika, pertumbuhan pohon tropika, performansi/kinerja pohon tropika, biologi reproduksi pohon tropika, benih dan bibit pohon tropika, sistem klasifikasi untuk pepohonan tropika, serta pengantar ke statistika ekologi pohon tropika—analisis multivariat untuk pohon tropika.
Mata kuliah ini berisi tentang pengalaman praktis, penerapan bidang keahlian dengan mempelajari suatu sistem pada suatu perusahaan, lembaga, atau instansi, serta memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang ada.
Mata kuliah ini berisi tentang mekanika kayu dalam praktik, gaya-gaya yang terjadi pada kayu dalam praktik, regangan kayu, kekuatan dan elastisitas kayu, diagram stres-regangan, keragaman kekuatan kayu dalam pohon dan antar pohon, pengaruh sifat fisik terhadap kekuatan kayu, serta cara pengujian sifat mekanik kayu
Mata kuliah ini berisi tentang mekanika kayu dalam praktik, gaya-gaya yang terjadi pada kayu dalam praktik, regangan kayu, kekuatan dan elastisitas kayu, diagram stres-regangan, keragaman kekuatan kayu dalam pohon dan antar pohon, pengaruh sifat fisik terhadap kekuatan kayu, serta cara pengujian sifat mekanik kayu
Mata kuliah ini berisi tentang lignin, zat ekstraktif, selulosa, turunan selulosa, teknologi pemanfaatan selulosa, hemiselulosa, kimia kulit kayu, kimia kayu dan energi, bahan kimia hasil hutan, interaksi bahan pengawet dengan kayu, interaksi bahan perekat dengan senyawa penyusun kayu, serta polimerisasi pada kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang lignin, zat ekstraktif, selulosa, turunan selulosa, teknologi pemanfaatan selulosa, hemiselulosa, kimia kulit kayu, kimia kayu dan energi, bahan kimia hasil hutan, interaksi bahan pengawet dengan kayu, interaksi bahan perekat dengan senyawa penyusun kayu, serta polimerisasi pada kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang sejarah dan perkembangan industri panel dan kayu lapis, definisi dan produk kayu lapis, jenis-jenis perekat yang digunakan beserta sifat-sifat perekat, metode dan proses perekatan dalam industri kayu lapis, produksi veneer, proses produksi kayu lapis, pengendalian kualitas kayu lapis, proses produksi LVL, proses produksi Parallel Strand Lumber (PSL), proses produksi Comply, proses produksi blockboard, dan proses produksi gluelam.
Mata kuliah ini berisi tentang sejarah dan perkembangan industri panel dan kayu lapis, definisi dan produk kayu lapis, jenis-jenis perekat yang digunakan beserta sifat-sifat perekat, metode dan proses perekatan dalam industri kayu lapis, produksi veneer, proses produksi kayu lapis, pengendalian kualitas kayu lapis, proses produksi LVL, proses produksi Parallel Strand Lumber (PSL), proses produksi Comply, proses produksi blockboard, dan proses produksi gluelam.
Mata kuliah ini berisi tentang biodeteriorasi kayu, keawetan alami kayu, klasifikasi jasad hidup perusak kayu dan bentuk-bentuk kerusakannya, serangga perusak kayu, jamur perusak kayu, marine borers, pengendalian hama dan penyakit, pestisida, serta peranan dan dampak jasad hidup perusak kayu secara fisik, kimia, mekanis, dan dampaknya terhadap lingkungan.
Mata kuliah ini berisi tentang biodeteriorasi kayu, keawetan alami kayu, klasifikasi jasad hidup perusak kayu dan bentuk-bentuk kerusakannya, serangga perusak kayu, jamur perusak kayu, marine borers, pengendalian hama dan penyakit, pestisida, serta peranan dan dampak jasad hidup perusak kayu secara fisik, kimia, mekanis, dan dampaknya terhadap lingkungan.
Mata kuliah ini berisi tentang analisis kayu sebagai bahan bangunan berdasarkan pengetahuan dan kaidah-kaidah keteknikan yang diperolehnya dalam rangka mewujudkan suatu bangunan yang aman dan efisien.
Mata kuliah ini berisi tentang pengetahuan tentang laboratorium dan utilitasnya, pengetahuan tentang bahan kimia dan bahan biologis, pengetahuan tentang peralatan, pemeliharaan dan inventarisasinya, serta pengetahuan tentang keselamatan kerja di laboratorium.
Mata kuliah ini berisi tentang mutu serta kedudukan bagian pengendalian mutu dalam suatu unit produksi, unsur-unsur mutu dan faktor penentu mutu serta cara pengukurannya, standar mutu pabrik serta peraturan nasional dan internasional yang terkait dengan standar, alat pengendalian mutu dalam unit produksi, Good Manufacturing Practice (GMP), Standard Sanitation Operation Procedures (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).
Mata kuliah ini berisi tentang pengalaman praktis, penerapan bidang keahlian dengan mempelajari suatu sistem pada suatu perusahaan, lembaga, atau instansi, serta memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang ada.
Mata kuliah ini berisi konsep spasial dalam lanskap, pembangunan data spasial lingkungan, perencanaan dan analisis lingkungan spasial dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh, serta kemampuan dalam membangun model spasial lingkungan atau lanskap.
Mata kuliah ini berisi konsep spasial dalam lanskap, pembangunan data spasial lingkungan, perencanaan dan analisis lingkungan spasial dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh, serta kemampuan dalam membangun model spasial lingkungan atau lanskap.
Mata kuliah ini berisi proses dan pola alami dalam lanskap, pengskalaan dalam lanskap, perubahan atau dinamika pada lanskap, konservasi dan pengelolaan lanskap, metode dalam ekologi lanskap, serta analisis citra digital dan Sistem Informasi Geografis.
Mata kuliah ini berisi proses dan pola alami dalam lanskap, pengskalaan dalam lanskap, perubahan atau dinamika pada lanskap, konservasi dan pengelolaan lanskap, metode dalam ekologi lanskap, serta analisis citra digital dan Sistem Informasi Geografis.
Mata kuliah ini berisi peranan pestisida terhadap lingkungan, teknik pembuatan pestisida nabati, formula biopestisida dan penggunaannya dalam konsep pengendalian hama terpadu. Jenis-jenis tumbuhan penghasil biopestisida, senyawa kimia penghasil biopestisida, status konservasi jenis, teknik konservasi, dan teknologi budidaya jenis.
Mata kuliah ini berisi peranan pestisida terhadap lingkungan, teknik pembuatan pestisida nabati, formula biopestisida dan penggunaannya dalam konsep pengendalian hama terpadu. Jenis-jenis tumbuhan penghasil biopestisida, senyawa kimia penghasil biopestisida, status konservasi jenis, teknik konservasi, dan teknologi budidaya jenis.
Mata kuliah ini berisi sistem dan pemodelan sistem, terutama sistem manufaktur. Pada mata kuliah ini dipelajari proses/langkah-langkah pemodelan matematis untuk permasalahan-permasalahan dalam lingkungan, proses verifikasi dan validasi model, hingga pencarian solusi atau analisis model.
Mata kuliah ini berisi sistem dan pemodelan sistem, terutama sistem manufaktur. Pada mata kuliah ini dipelajari proses/langkah-langkah pemodelan matematis untuk permasalahan-permasalahan dalam lingkungan, proses verifikasi dan validasi model, hingga pencarian solusi atau analisis model.
Mata kuliah ini berisi tentang konservasi satwa liar, kasus dan isu terkini, serta relasinya dengan isu konservasi global, regional, dan nasional. Materi yang dibahas meliputi strategi dan rencana aksi konservasi, pemulihan spesies dan rehabilitasi, perdagangan satwa liar, serta IUCN Redlist. Selain itu, juga membahas tentang spesies invasif, metode-metode dalam konservasi satwa liar, dan kearifan lokal dalam konservasi satwa liar.
Mata kuliah ini berisi tentang konservasi satwa liar, kasus dan isu terkini, serta relasinya dengan isu konservasi global, regional, dan nasional. Materi yang dibahas meliputi strategi dan rencana aksi konservasi, pemulihan spesies dan rehabilitasi, perdagangan satwa liar, serta IUCN Redlist. Selain itu, juga membahas tentang spesies invasif, metode-metode dalam konservasi satwa liar, dan kearifan lokal dalam konservasi satwa liar.
Mata kuliah ini berisi proses pengadaan bibit, immobilisasi, dan pengangkutan dalam rangka usaha penangkaran satwa liar; proses adaptasi dan aklimatisasi, reproduksi, manajemen pakan, perawatan penyakit, serta kesehatan satwa; perancangan/desain, manajemen rencana, rencana lokasi, dan rencana bisnis; standar kualifikasi penangkaran, pemanenan, dan teknologi pasca panen; serta analisis kelayakan usaha penangkaran satwa liar.
Mata kuliah ini berisi proses pengadaan bibit, immobilisasi, dan pengangkutan dalam rangka usaha penangkaran satwa liar; proses adaptasi dan aklimatisasi, reproduksi, manajemen pakan, perawatan penyakit, serta kesehatan satwa; perancangan/desain, manajemen rencana, rencana lokasi, dan rencana bisnis; standar kualifikasi penangkaran, pemanenan, dan teknologi pasca panen; serta analisis kelayakan usaha penangkaran satwa liar.
Mata kuliah ini berisi pengalaman praktis, penerapan bidang keahlian dengan mempelajari suatu sistem pada suatu perusahaan, lembaga, atau instansi, serta memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang ada di lokasi praktik berdasarkan bekal teori yang diperoleh.
Mata kuliah ini berisi tentang potensi beberapa konflik yang dapat terjadi dalam pengelolaan hutan, serta alternatif pencegahan, penanganan, dan solusi terhadap konflik kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang potensi beberapa konflik yang dapat terjadi dalam pengelolaan hutan, serta alternatif pencegahan, penanganan, dan solusi terhadap konflik kehutanan.
Mata kuliah ini berisi tentang komponen-komponen Daerah Aliran Sungai (DAS), kemampuan untuk mendelegasikan DAS, penjelasan konsep DAS versus wilayah administrasi, serta pemahaman mengenai faktor-faktor penyebab kerusakan DAS dan upaya perbaikannya.
Mata kuliah ini berisi tentang komponen-komponen Daerah Aliran Sungai (DAS), kemampuan untuk mendelegasikan DAS, penjelasan konsep DAS versus wilayah administrasi, serta pemahaman mengenai faktor-faktor penyebab kerusakan DAS dan upaya perbaikannya.
Mata kuliah ini berisi tentang pengaruh lingkungan kerja di bidang kehutanan terhadap hasil kerja apabila semua kriteria dan syarat-syarat yang ditentukan telah diketahui.
Mata kuliah ini berisi tentang pengaruh lingkungan kerja di bidang kehutanan terhadap hasil kerja apabila semua kriteria dan syarat-syarat yang ditentukan telah diketahui.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG), serta kasus-kasus pengelolaan hutan dan lingkungan. Mata kuliah ini juga membahas solusi pemecahan masalah, pemanfaatan teknologi spasial, UAV, GIS, serta aplikasi-aplikasinya dalam bidang kehutanan, termasuk pemantauan biodiversitas, bencana, dan kebakaran hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang konsep dan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG), serta kasus-kasus pengelolaan hutan dan lingkungan. Mata kuliah ini juga membahas solusi pemecahan masalah, pemanfaatan teknologi spasial, UAV, GIS, serta aplikasi-aplikasinya dalam bidang kehutanan, termasuk pemantauan biodiversitas, bencana, dan kebakaran hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang taper absolut dan taper relatif, analisis dan estimasi volume pohon, serta persyaratan pohon sampel. Selain itu, mata kuliah ini juga mencakup pengukuran pohon rebah (diameter, panjang, volume komersial, volume kayu pulp), pembangunan persamaan alometri, validasi persamaan, dan estimasi penyerapan CO2 oleh tegakan hutan beserta ketidakpastiannya. Pembahasan lainnya meliputi penggunaan plot permanen, riap pohon/tegakan, mortalitas, ingrowth, dan estimasi penyerapan CO2.
Mata kuliah ini berisi tentang taper absolut dan taper relatif, analisis dan estimasi volume pohon, serta persyaratan pohon sampel. Selain itu, mata kuliah ini juga mencakup pengukuran pohon rebah (diameter, panjang, volume komersial, volume kayu pulp), pembangunan persamaan alometri, validasi persamaan, dan estimasi penyerapan CO2 oleh tegakan hutan beserta ketidakpastiannya. Pembahasan lainnya meliputi penggunaan plot permanen, riap pohon/tegakan, mortalitas, ingrowth, dan estimasi penyerapan CO2.
Mata kuliah ini berisi tentang identifikasi konsep-konsep sosiologi kehutanan dalam pengelolaan sumber daya hutan secara lestari sesuai dengan fungsinya.
Mata kuliah ini berisi tentang variasi dan kegunaannya, seleksi sebagai proses pemuliaan, percobaan provenansi dan sumber benih, uji keturunan, aspek kuantitatif dari pemuliaan pohon, produksi biji dan kebun biji, biji dan peningkatan nilai genetik, perkembangbiakan pohon, pemuliaan pohon pada level famili dan individu, penilaian ekonomi dalam pemuliaan pohon, penyusunan dan strategi program pemuliaan pohon, serta pemuliaan pohon terhadap cekaman lingkungan.
Mata kuliah ini berisi tentang variasi dan kegunaannya, seleksi sebagai proses pemuliaan, percobaan provenansi dan sumber benih, uji keturunan, aspek kuantitatif dari pemuliaan pohon, produksi biji dan kebun biji, biji dan peningkatan nilai genetik, perkembangbiakan pohon, pemuliaan pohon pada level famili dan individu, penilaian ekonomi dalam pemuliaan pohon, penyusunan dan strategi program pemuliaan pohon, serta pemuliaan pohon terhadap cekaman lingkungan.
Mata kuliah ini berisi tentang peranan bioteknologi dalam perbaikan sifat tanaman kehutanan, rekayasa genetika, perhutanan klonal, rekayasa genetika untuk karakter tertentu, regenerasi tanaman transgenik, kultur jaringan, kloning gen, aplikasi penanda molekuler, serta prospek genomik tanaman kehutanan dan relevansinya terhadap konservasi sumber daya hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang peranan bioteknologi dalam perbaikan sifat tanaman kehutanan, rekayasa genetika, perhutanan klonal, rekayasa genetika untuk karakter tertentu, regenerasi tanaman transgenik, kultur jaringan, kloning gen, aplikasi penanda molekuler, serta prospek genomik tanaman kehutanan dan relevansinya terhadap konservasi sumber daya hutan.
Mata kuliah ini berisi tentang habitat organisme, organisme yang terdapat di dalam tanah, mikroba untuk fiksasi nitrogen pada tanah, mikroba pada rizosfir, interaksi yang terjadi antar organisme di dalam tanah, degradasi pestisida oleh mikroorganisme, mikoriza, pengomposan dan mikroba yang terlibat, serta bahan aktif yang dihasilkan oleh mikroorganisme.
Mata kuliah ini berisi tentang habitat organisme, organisme yang terdapat di dalam tanah, mikroba untuk fiksasi nitrogen pada tanah, mikroba pada rizosfir, interaksi yang terjadi antar organisme di dalam tanah, degradasi pestisida oleh mikroorganisme, mikoriza, pengomposan dan mikroba yang terlibat, serta bahan aktif yang dihasilkan oleh mikroorganisme.
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian ekologi, ekologi hutan, ekologi restorasi, ekosistem, hubungan masyarakat tumbuhan dengan lingkungan, gangguan hutan dan dampaknya, pemilihan jenis, serta pendekatan ekologi dalam rehabilitasi hutan dan lahan kritis.
Mata kuliah ini berisi tentang pengertian ekologi, ekologi hutan, ekologi restorasi, ekosistem, hubungan masyarakat tumbuhan dengan lingkungan, gangguan hutan dan dampaknya, pemilihan jenis, serta pendekatan ekologi dalam rehabilitasi hutan dan lahan kritis.
Mata kuliah ini berisi tentang ekologi api, proses pembakaran, tipe kebakaran, faktor biofisik yang mempengaruhi kebakaran, cuaca kebakaran hutan, aktivitas manusia yang mempengaruhi kebakaran, dampak kebakaran terhadap tanah, air, dan vegetasi, pembakaran terkendali, serta manajemen kebakaran hutan dan lahan.
Mata kuliah ini berisi tentang ekologi api, proses pembakaran, tipe kebakaran, faktor biofisik yang mempengaruhi kebakaran, cuaca kebakaran hutan, aktivitas manusia yang mempengaruhi kebakaran, dampak kebakaran terhadap tanah, air, dan vegetasi, pembakaran terkendali, serta manajemen kebakaran hutan dan lahan.
Mata kuliah ini berisi tentang kualitas kayu, hubungan kualitas kayu dengan pertumbuhan pohon, serta proses fisiologis pembentukan kayu, tahapan perkembangannya, dan pengaruhnya terhadap kualitas kayu. Mahasiswa juga akan mempelajari manipulasi silvikultur dan genetik untuk karakteristik seperti berat jenis kayu, kerapatan, serat, kandungan lignin, tanin, dan kandungan kimia kayu
Mata kuliah ini berisi tentang tujuan, metode, pengukuran, dan perhitungan kadar air, perhitungan penyusutan, pengeringan secara alami, pengeringan dengan oven/tanur, pengeringan dengan energi matahari, cacat kayu karena pengeringan, serta sifat permesinan kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang tujuan, metode, pengukuran, dan perhitungan kadar air, perhitungan penyusutan, pengeringan secara alami, pengeringan dengan oven/tanur, pengeringan dengan energi matahari, cacat kayu karena pengeringan, serta sifat permesinan kayu.
Mata kuliah ini berisi tentang keawetan kayu secara alami, kelas awet kayu, agen perusak kayu biotis (bakteri, jamur, cendawan, serangga, dan penggerek di laut), tipe serangan dan cara perusakannya, agen perusak kayu abiotis dan degradasi kayunya, bahan pengawet kayu (syarat dan macamnya), persiapan dan proses pengawetan, absorpsi, retensi, dan penetrasi bahan pengawet, serta aspek ekonomi dalam pengawetan kayu dengan bahan penghambat.
Mata kuliah ini berisi tentang keawetan kayu secara alami, kelas awet kayu, agen perusak kayu biotis (bakteri, jamur, cendawan, serangga, dan penggerek di laut), tipe serangan dan cara perusakannya, agen perusak kayu abiotis dan degradasi kayunya, bahan pengawet kayu (syarat dan macamnya), persiapan dan proses pengawetan, absorpsi, retensi, dan penetrasi bahan pengawet, serta aspek ekonomi dalam pengawetan kayu dengan bahan penghambat.
Mata kuliah ini berisi tentang definisi papan partikel dan papan serat, papan partikel, Oriented Strand Board (OSB), papan serat, serta teknologi komposit yang mengikat bahan anorganik.
Mata kuliah ini berisi tentang definisi papan partikel dan papan serat, papan partikel, Oriented Strand Board (OSB), papan serat, serta teknologi komposit yang mengikat bahan anorganik.
Mata kuliah ini berisi tentang teknik dan proses untuk mendapatkan serat dan polimer alami dari kayu dan non-kayu, perbandingan polimer perekat sintetis dan alami, teknologi nanoselulosa, klasifikasi, jenis, dan bentuk pemanfaatan serat, serta peluang, tantangan, dan perkembangan dalam pengolahan serat. Selain itu, dibahas juga sifat-sifat dan karakteristik serat serta teknologi pengolahannya.
Mata kuliah ini berisi tentang teknik dan proses untuk mendapatkan serat dan polimer alami dari kayu dan non-kayu, perbandingan polimer perekat sintetis dan alami, teknologi nanoselulosa, klasifikasi, jenis, dan bentuk pemanfaatan serat, serta peluang, tantangan, dan perkembangan dalam pengolahan serat. Selain itu, dibahas juga sifat-sifat dan karakteristik serat serta teknologi pengolahannya.
Mata kuliah ini berisi tentang pengolahan bahan tumbuhan yang mengandung lignin dan selulosa, isolasi selulosa dari kayu dan non-kayu, sakarifikasi bahan berlignoselulosa, pirolisis bahan berlignoselulosa, biokomposit, teknologi pemanfaatan hemiselulosa, nanoselulosa, serta teknologi pemanfaatan nanoselulosa.
Mata kuliah ini berisi tentang pengolahan bahan tumbuhan yang mengandung lignin dan selulosa, isolasi selulosa dari kayu dan non-kayu, sakarifikasi bahan berlignoselulosa, pirolisis bahan berlignoselulosa, biokomposit, teknologi pemanfaatan hemiselulosa, nanoselulosa, serta teknologi pemanfaatan nanoselulosa.
Mata kuliah ini berisi tentang analisis konsumsi energi dan kesejahteraan nasional, serta konsumsi energi fosil saat ini, kondisi krisis energi, berbagai sumber energi terbarukan sebagai sumber energi alternatif, konservasi energi, hutan tanaman energi, hubungan antara sifat dasar kayu dan kualitas energi, pemanfaatan dan pembakaran biomasa untuk energi secara langsung dan tidak langsung, tungku hemat energi, pembuatan dan sifat serta kualitas arang pejal dan briket arang, produk pirolisis dan gasifikasi kayu, produksi etanol dan metanol, masa depan bioenergi, serta analisis ekonomi dan lingkungan pemanfaatan biomasa untuk energi.
Mata kuliah ini berisi tentang potensi keanekaragaman jenis tumbuhan obat dan hias hutan tropika Indonesia, kelangkaan dan kepunahan spesies tumbuhan, penentuan spesies prioritas konservasi, pengenalan berbagai spesies tumbuhan obat dan hias penting, teknologi konservasi tumbuhan obat secara in-situ, teknik pendugaan potensi dan pemungutan, teknologi konservasi tumbuhan obat secara ex-situ, teknologi budidaya tumbuhan, teknologi pasca panen tumbuhan obat, serta tinjauan kelompok bahan bioaktif.
Mata kuliah ini berisi tentang potensi keanekaragaman jenis tumbuhan obat dan hias hutan tropika Indonesia, kelangkaan dan kepunahan spesies tumbuhan, penentuan spesies prioritas konservasi, pengenalan berbagai spesies tumbuhan obat dan hias penting, teknologi konservasi tumbuhan obat secara in-situ, teknik pendugaan potensi dan pemungutan, teknologi konservasi tumbuhan obat secara ex-situ, teknologi budidaya tumbuhan, teknologi pasca panen tumbuhan obat, serta tinjauan kelompok bahan bioaktif.
Mata kuliah ini berisi ilmu hidrometeorologi dalam cakupan pengertian, lingkup kajian, berbagai permasalahan kekinian, serta perumusan permasalahan terkait bencana hidrometeorologi. Mata kuliah ini juga mencakup pembuatan hipotesis, penyusunan strategi mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi, identifikasi dan analisis bencana hidrometeorologi, serta manajemen bencana.
Mata kuliah ini berisi ilmu hidrometeorologi dalam cakupan pengertian, lingkup kajian, berbagai permasalahan kekinian, serta perumusan permasalahan terkait bencana hidrometeorologi. Mata kuliah ini juga mencakup pembuatan hipotesis, penyusunan strategi mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorologi, identifikasi dan analisis bencana hidrometeorologi, serta manajemen bencana.
Mata kuliah ini berisi pengertian dasar terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dampak kebakaran terhadap vegetasi, sifat fisik dan kimia tanah/gambut, dampak kebakaran terhadap mikroorganisme dan serangga, serta dampak hidrologi. Selain itu, mata kuliah ini juga membahas pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta pemanfaatan GIS dan perangkat lunak terkait untuk pemantauan kebakaran hutan.
Mata kuliah ini berisi pengertian dasar terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dampak kebakaran terhadap vegetasi, sifat fisik dan kimia tanah/gambut, dampak kebakaran terhadap mikroorganisme dan serangga, serta dampak hidrologi. Selain itu, mata kuliah ini juga membahas pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta pemanfaatan GIS dan perangkat lunak terkait untuk pemantauan kebakaran hutan.
Mata kuliah ini berisi pembentukan dan penyebaran tanah gambut, klasifikasi tanah gambut, karakteristik utama tanah gambut, kebijakan dan regulasi terkait tanah gambut, pengelolaan tanah gambut, aspek lingkungan lahan gambut, teknik konservasi, serta jenis rekomendasi yang dapat diterapkan.
Mata kuliah ini berisi pembentukan dan penyebaran tanah gambut, klasifikasi tanah gambut, karakteristik utama tanah gambut, kebijakan dan regulasi terkait tanah gambut, pengelolaan tanah gambut, aspek lingkungan lahan gambut, teknik konservasi, serta jenis rekomendasi yang dapat diterapkan.
Mata kuliah ini berisi teknologi spasial di bidang kehutanan, pemanfaatan teknologi spasial dalam kehutanan, pemantauan flora, fauna, dan bencana, pilihan teknologi spasial yang tepat, penggunaan UAV, kelebihan dan potensi penggunaannya, serta analisis data dan solusi untuk konservasi.
Mata kuliah ini berisi teknologi spasial di bidang kehutanan, pemanfaatan teknologi spasial dalam kehutanan, pemantauan flora, fauna, dan bencana, pilihan teknologi spasial yang tepat, penggunaan UAV, kelebihan dan potensi penggunaannya, serta analisis data dan solusi untuk konservasi.
Mata kuliah ini berisi definisi dan tahapan konflik, perilaku manusia, perilaku satwa, sifat dan jenis serta penyebab konflik antara manusia dan satwa, konflik dalam konteks tata ruang kota, serta model-model manajemen konflik.
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah yang memberikan gambaran rinci tentang bagaimana cara membuat proposal skripsi dan mempresentasikannya.
Mata kuliah ini memaparkan secara formal hasil-hasil penelitian yang dilakukan dalam forum terbuka, meliputi perumusan masalah, metode penelaahan, analisis, dan pengambilan keputusan.
Pelaksanaan penelitian berbasis pengetahuan tentang hutan, budidaya hutan, teknologi hasil hutan, dan konservasi hutan dalam rangka penerapan teori serta daya inovasi dalam bidang kehutanan, dan memaparkan hasilnya dalam bentuk tulisan yang meliputi latar belakang, tujuan, hipotesis, kegunaan, tinjauan pustaka, bahan dan metode, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan, saran, dan rekomendasi.
Modul
Jadwal Kuliah
Biaya Studi
Capaian Pembelajaran
Program Studi S1 Kehutanan menyediakan pendidikan komprehensif dalam pengelolaan hutan tropis, menggabungkan pengetahuan kognitif, keterampilan psikomotorik, dan sikap afektif. Dengan kurikulum yang terstruktur dari teori hingga praktik lapangan, mahasiswa akan mengembangkan kompetensi dalam Manajemen Hutan, Budidaya Hutan, Teknologi Hasil Hutan, dan Konservasi Sumber Daya Hutan. Program ini dilengkapi dengan praktik pengenalan ekosistem hutan dan kerja lapangan yang mendukung implementasi ilmu kehutanan secara praktis dan etis dalam konteks lingkungan hidup yang dinamis.
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Menunjukkan sikap religius, humanis, nasionalis, menghargai perbedaan dan keberagaman, serta pembelajar sepanjang hayat |
| 2 | Menunjukkan jiwa taat hukum, disiplin, beretika, mandiri, bertanggung jawab, dan berjiwa wirausaha |
| 3 | Memiliki pemahaman teoritis tentang ilmu dasar kehutanan, seperti silvikultur, pengelolaan hutan, teknologi hasil hutan, dan konservasi sumber daya hutan |
| 4 | Memiliki pemahaman dan wawasan tentang teori dan kaidah perencanaan dan pengelolaan hutan yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan |
| 5 | Memahami dan menguasai teknologi, sistem informasi, serta peraturan dan kebijakan terkini terkait bidang kehutanan |
| 6 | Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kehutanan |
| 7 | Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim dalam memecahkan permasalahan kehutanan dengan menggunakan berbagai metode yang valid |
| 8 | Mampu berkomunikasi secara efektif dalam melakukan supervisi, evaluasi, dan penyusunan data sebagai sumber informasi untuk pengambilan keputusan yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan di sektor kehutanan |
| 9 | Mampu menyusun deskripsi ilmiah hasil penelitian dalam bentuk laporan ilmiah seperti poster, jurnal, dan dapat mempresentasikannya dalam pertemuan ilmiah |
| 10 | Mampu membudidayakan tanaman kehutanan dalam menjaga kelestarian hutan |
| 11 | Mampu melaksanakan pengelolaan hutan lestari untuk menghasilkan produk hutan yang bermanfaat bagi kesejahteraan kehidupan |
| 12 | Mampu menghasilkan produk yang berdaya saing, inovatif, dan berwawasan lingkungan |
| 13 | Mampu menerapkan nilai-nilai konservasi dalam pengelolaan hutan lestari |