home icon
search icon
menu icon

> Berita > Penanaman Mangrove di Kampung Nipah sebagai Bentuk Pengabdian pada Masyarakat

Penanaman Mangrove di Kampung Nipah sebagai Bentuk Pengabdian pada Masyarakat

Dipublikasi Pada

06 Maret 2024

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Penanaman Mangrove di Kampung Nipah sebagai Bentuk Pengabdian pada Masyarakat
Thumbnail Penanaman Mangrove di Kampung Nipah sebagai Bentuk Pengabdian pada Masyarakat
Penanaman bibit mangrove di Kampung Nipah, Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Pada hari Minggu, 3 Maret 2024 telah terlaksana aksi penanaman bibit mangrove di Kampung Nipah, Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak meliputi masyarakat lokal, dosen dan staff pegawai Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara. Lebih dari 100 bibit mangrove berhasil ditanam pada lahan kosong yang terbentuk akibat abrasi pantai yang terjadi beberapa waktu terakhir.  Aksi penanaman ini merupakan bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) sekaligus arisan Dharma Wanita Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara. Di samping melestarikan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momen keakraban dan silaturahmi menjelang bulan Ramadhan tahun 2024. 


 

Kampung Nipah merupakan salah satu lokasi desa binaan dan menjadi lokasi target PPM USU sejak beberapa tahun terakhir. Kampung Nipah dinilai sangat potensial dalam berbagai aspek, meliputi aspek wisata, sumber daya alam, dan hasil laut. Oleh karena itu, pengembangan dan pembinaan merupakan hal yang penting dalam mendukung kemajuan dan pemasaran potensi alam yang berada di desa tersebut. Keterlibatan pihak universitas, khususnya Fakultas Kehutanan USU, diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang lestari, di mana hal ini juga menjadi aspek penting dalam mendukung perekonomian masyarakat sekitar. Dekan Fakultas Kehutanan USU, Dr. Ir. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si. sangat mendukung kegiatan ini dan menyatakan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. Dalam pidatonya, Dr. Rudi Hartono menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu hal yang positif, dimana manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya saat ini melainkan dalam jangka panjang. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wakil Dekan 3 Fahutan USU sekaligus ketua pelaksana kegiatan, yaitu Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko dalam pidatonya. Dalam kegiatan ini juga turut hadir Dr. Meutia Nauly, S.Psi., M.Si. dan Prof. Dr. Ir. Darma Bakti, M.S. yang mewakili LPPM USU dan DGB USU.

 

 

Selain melakukan penanaman, pendidikan sadar lingkungan untuk anak-anak juga dilakukan dalam kegiatan ini. Pendidikan sadar lingkungan yang dibawakan oleh Dr. Kansih Sri Hartini, S.Hut., M.P. dengan mengangkat tema “Peran Penting Mangrove” diharapkan dapat membangkitkan semangat anak-anak untuk berperan aktif menjaga dan mewujudkan kelestarian mangrove melalui hal-hal sederhana.

Berita