> Berita > Belajar Langsung dari Industri, Praktisi PT Sucofindo Hadir di Kelas Fahutan USU
Belajar Langsung dari Industri, Praktisi PT Sucofindo Hadir di Kelas Fahutan USU
Dipublikasi Pada
25 Mei 2026
Dipublikasi Oleh
Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut
Thumbnail Belajar Langsung dari Industri, Praktisi PT Sucofindo Hadir di Kelas Fahutan USU
Fakultas Kehutanan USU kembali menghadirkan program Praktisi Mengajar dengan melibatkan PT Sucofindo Cabang Medan. Kegiatan ini memberikan wawasan praktis mengenai sistem kerja laboratorium, Good Laboratory Practice (GLP), serta penerapan standar ISO 17025 untuk mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa.
HUMAS FAHUTAN — Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menyelenggarakan program Praktisi Mengajar sebagai bagian dari upaya memperkuat pembelajaran berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (25/5/2026) ini menghadirkan praktisi dari PT Sucofindo Cabang Medan dalam mata kuliah Praktik Kecakapan Laboratorium yang diampu oleh Arif Nuryawan, S.Hut., M.Si., Ph.D.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pembelajaran langsung dari Putri Sakinah Matondang, S.Si., Kepala Bagian Pengujian dan Konsultasi PT Sucofindo Cabang Medan sekaligus alumni Kimia Universitas Indonesia. Kehadiran praktisi industri ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami penerapan ilmu laboratorium secara nyata di dunia profesional.
Dalam pemaparannya, Putri Sakinah memperkenalkan PT Sucofindo sebagai perusahaan inspeksi pertama di Indonesia yang menyediakan layanan inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, dan pelatihan di berbagai sektor industri. Materi yang disampaikan mencakup alur bisnis laboratorium, mulai dari penerimaan sampel, proses pengujian, validasi data, hingga pelaporan hasil analisis.
Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penerapan Good Laboratory Practice (GLP) dalam operasional laboratorium. Materi ini meliputi pengelolaan alat dan bahan, dokumentasi hasil pengujian, pengendalian mutu, hingga penerapan standar keselamatan kerja untuk menjamin hasil analisis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Topik lain yang menjadi perhatian peserta adalah implementasi ISO/IEC 17025, standar internasional yang menjadi acuan kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Melalui pembahasan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai standar mutu yang diterapkan di laboratorium profesional serta kompetensi yang dibutuhkan untuk berkarier di bidang laboratorium dan analisis.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang aktif berdiskusi mengenai sistem kerja laboratorium, peluang karier, hingga tantangan yang dihadapi industri pengujian dan analisis saat ini.
Dosen pengampu mata kuliah, Arif Nuryawan, S.Hut., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa program Praktisi Mengajar menjadi salah satu strategi penting dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui interaksi langsung dengan praktisi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga wawasan profesional yang dapat mendukung kesiapan mereka memasuki dunia industri.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Kehutanan USU dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi dengan dunia industri, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sektor profesional.
Melalui program Praktisi Mengajar ini, Fakultas Kehutanan USU berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.