HUMAS FAHUTA – Nauli Ecoprint, UMKM fesyen berkelanjutan yang mengembangkan produk berbasis pewarna dan motif alami, kembali menunjukkan kiprahnya dalam ajang Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 yang diselenggarakan pada 23–26 Juli 2026 di DeliPark Mall Podomoro Medan. Keikutsertaan Nauli Ecoprint menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan ekonomi hijau sekaligus memperluas daya saing produk kreatif Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.

Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta berbagai mitra strategis. Program ini menjadi salah satu wujud komitmen Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan UMKM, ekonomi kreatif, digitalisasi, investasi, dan ekonomi hijau di Sumatera Utara.
Pada tahun 2026, KKSU mengangkat tema “Dari Lokal ke Global: Mendorong UMKM yang Inovatif, Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Internasional.” Tema tersebut sejalan dengan perjalanan Nauli Ecoprint sebagai UMKM binaan Bank Indonesia sejak Oktober 2023 yang secara konsisten mengembangkan produk fesyen ramah lingkungan berbasis pemanfaatan sumber daya alam.
Selama penyelenggaraan KKSU 2026, Nauli Ecoprint berpartisipasi dalam berbagai rangkaian kegiatan. Bersama lima UMKM lainnya, Nauli Ecoprint tergabung dalam Booth UMKM Hijau, yaitu kelompok usaha yang menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam proses produksinya. Kehadiran booth ini menjadi sarana untuk memperkenalkan produk-produk yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengedepankan pelestarian lingkungan dan memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
Selain menampilkan berbagai produk fesyen dan kerajinan ecoprint, Nauli Ecoprint juga dipercaya menyelenggarakan workshop ecoprint (eco-pounding) yang memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal sekaligus mempraktikkan teknik pembuatan motif alami menggunakan daun dan bunga. Kegiatan ini menjadi media edukasi mengenai pemanfaatan kekayaan hayati sebagai bahan baku industri kreatif yang berkelanjutan.
Partisipasi Nauli Ecoprint semakin semarak melalui keterlibatannya dalam Parade Fashion Show UMKM Binaan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, berkolaborasi dengan CV IR Songket. Kolaborasi tersebut menampilkan harmoni antara kain ecoprint dan tenun tradisional sebagai bentuk inovasi produk fesyen yang mengangkat kekayaan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas Sumatera Utara di industri kreatif.
Tidak hanya itu, Nauli Ecoprint juga mendapat kepercayaan untuk memproduksi kain ecoprint yang digunakan sebagai seragam panitia KKSU 2026 pada kegiatan opening ceremony. Keterlibatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kualitas produk Nauli Ecoprint sekaligus menunjukkan bahwa produk fesyen berkelanjutan mampu hadir dalam penyelenggaraan acara berskala besar.
Di sela pelaksanaan KKSU 2026, Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara, Prof. Arida Susilowati, turut mengunjungi booth Nauli Ecoprint yang berlokasi di DeliPark Mall Podomoro Medan. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM berbasis hasil hutan non-kayu dan inovasi produk ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Arida menyampaikan apresiasi atas perkembangan Nauli Ecoprint yang terus menunjukkan inovasi dan konsistensi dalam mengembangkan produk berbasis sumber daya alam.
"Nauli Ecoprint merupakan contoh nyata bagaimana potensi sumber daya alam dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang tidak hanya memiliki kualitas tinggi, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan. Kami mengapresiasi pencapaian Nauli Ecoprint yang terus berkembang dan dipercaya terlibat dalam berbagai kegiatan strategis, termasuk Karya Kreatif Sumatera Utara 2026. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak UMKM hijau yang mampu bersaing hingga tingkat global," ujar Prof. Arida.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan semangat kepada tim Nauli Ecoprint agar terus berinovasi dalam menghasilkan produk fesyen berkelanjutan yang mampu memperkuat daya saing UMKM Indonesia di pasar internasional.
Partisipasi Nauli Ecoprint dalam KKSU 2026 menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia akademik, Bank Indonesia, pemerintah, dan pelaku UMKM mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga mendorong praktik usaha yang berkelanjutan. Melalui pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana dan pengembangan produk kreatif berbasis lingkungan, Nauli Ecoprint terus memperkuat perannya sebagai salah satu representasi UMKM hijau Sumatera Utara yang siap melangkah dari tingkat lokal menuju pasar global.
Keikutsertaan Nauli Ecoprint dalam KKSU 2026 mendukung beberapa Sustainable Development Goals, yaitu SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui lapangan pekerjaan yang tercipta melalui produksi produk dan pemasaran, SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan pemanfaatan hasil alam yang ramah lingkungan, SDGs 15 (Ekosistem Daratan) dengan mendorong terciptanya pengurangan limbah, dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan kolaborasi antar pihak.