HUMAS F.HUT – Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si., menghadiri kegiatan Kuliah Praktisi bertajuk "Konservasi Pohon Langka Sumatera Utara: Tantangan, Peluang, dan Strategi Keberlanjutan" yang diselenggarakan oleh Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI) bekerja sama dengan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), di Kampus UINSU Tuntungan, Medan, Selasa (28/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Arida didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi, Dr. Anita Zaitunah, S.Hut., M.Sc., serta Staf Ahli Dekan Bidang Kerja Sama, Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si. Kehadiran Fakultas Kehutanan USU menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat jejaring kolaborasi akademik sekaligus mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Sumatera Utara.
Kuliah Praktisi menghadirkan narasumber dari berbagai institusi, di antaranya Sekretaris Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI), Mokhamad Nur Zaman, S.Si., M.Ling., serta peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Iyan Robiansyah, M.Sc. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UINSU, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., bersama sivitas akademika dan berbagai mitra yang memiliki perhatian terhadap konservasi flora Indonesia.
Selain mengikuti rangkaian kuliah praktisi, Prof. Arida juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi dengan jajaran pimpinan UINSU mengenai peluang kerja sama antarinstitusi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif dengan membahas berbagai potensi kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan program konservasi yang dapat dilaksanakan secara bersama.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kerja sama strategis antara FPLI dan UINSU melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA). Sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian tumbuhan langka, seluruh peserta turut mengikuti penanaman lima bibit resak minyak (Hopea bancana) di kawasan Kampus UINSU.
Prof. Arida menyampaikan bahwa kehadiran Fakultas Kehutanan USU dalam forum akademik seperti ini merupakan langkah penting untuk memperluas sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung konservasi sumber daya hutan.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Fakultas Kehutanan USU menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kemitraan, mengembangkan kolaborasi lintas institusi, serta berkontribusi dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Inisiatif tersebut sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 (Life on Land) melalui perlindungan ekosistem daratan dan pelestarian spesies tumbuhan langka, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.