home icon
search icon
menu icon

> Berita > Fakultas Kehutanan USU Resmi Lepas Peserta P2EH 2025 ke KHDTK Hutan Diklat Pondok Buluh

Fakultas Kehutanan USU Resmi Lepas Peserta P2EH 2025 ke KHDTK Hutan Diklat Pondok Buluh

Dipublikasi Pada

23 Juni 2025

Dipublikasi Oleh

Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut

Fakultas Kehutanan USU Resmi Lepas Peserta P2EH 2025 ke KHDTK Hutan Diklat Pondok Buluh
Thumbnail Fakultas Kehutanan USU Resmi Lepas Peserta P2EH 2025 ke KHDTK Hutan Diklat Pondok Buluh
Fakultas Kehutanan USU resmi melepas mahasiswa peserta Praktik Pengenalan Ekosistem Hutan (P2EH) Tahun 2025 ke KHDTK Hutan Diklat Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pengalaman lapangan dalam mengenal ekosistem hutan serta praktik konservasi secara langsung. Acara pelepasan berlangsung pada 23 Juni 2025 di halaman depan Stadion Mini USU, disaksikan oleh jajaran dekanat, dosen, dan panitia.

HUMAS FAHUTAN — Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) secara resmi melepas mahasiswa peserta Praktik Pengenalan Ekosistem Hutan (P2EH) tahun 2025 menuju lokasi kegiatan di KHDTK Hutan Diklat Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pelepasan dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025, di halaman depan Stadion Mini USU.

 

Acara pelepasan dihadiri oleh jajaran dekanat, dosen pembimbing, serta panitia pelaksana. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai momen keberangkatan yang ditandai dengan doa bersama dan sambutan motivasi dari pimpinan fakultas.

 

Sebanyak lebih dari 100 mahasiswa mengikuti kegiatan praktik lapangan ini sebagai bagian dari kurikulum wajib untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dasar inventarisasi sumber daya hutan. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal mahasiswa untuk mengenali ekosistem hutan secara langsung dan menerapkan materi yang telah dipelajari di kelas.

 

P2EH 2025 akan berlangsung selama 10 hari di bawah bimbingan dosen dan tim pendamping lapangan. Selain melakukan inventarisasi dan analisis vegetasi, peserta juga akan belajar tentang jasa lingkungan, inventarisasi satwa, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK), serta praktik Pertolongan Pertama Gawat Darurat dan Tali Temali (PPGDTT).

 

Fakultas Kehutanan USU berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, disiplin, serta memiliki kecintaan dan kepedulian terhadap kelestarian hutan Indonesia.

Berita