home icon
search icon
menu icon

> Berita > Fakultas Kehutanan USU Gelar Workshop Pemutakhiran Kurikulum Magister: Wujudkan Kurikulum Unggul Lokal Berdampak Global

Fakultas Kehutanan USU Gelar Workshop Pemutakhiran Kurikulum Magister: Wujudkan Kurikulum Unggul Lokal Berdampak Global

Dipublikasi Pada

23 Oktober 2025

Dipublikasi Oleh

Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut

Fakultas Kehutanan USU Gelar Workshop Pemutakhiran Kurikulum Magister: Wujudkan Kurikulum Unggul Lokal Berdampak Global
Thumbnail Fakultas Kehutanan USU Gelar Workshop Pemutakhiran Kurikulum Magister: Wujudkan Kurikulum Unggul Lokal Berdampak Global
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan Workshop Pemutakhiran Kurikulum Program Studi Magister Kehutanan bertema “Kurikulum Berbasis Keunggulan Lokal Berdampak Global” pada Kamis, 23 Oktober 2025, secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam merancang kurikulum yang adaptif, berdaya saing global, dan relevan dengan tantangan kehutanan masa kini.

HUMAS FAHUTAN - Fakultas Kehutanan USU terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyelenggarakan Workshop Pemutakhiran Kurikulum Program Studi Magister Kehutanan pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Kurikulum Berbasis Keunggulan Lokal Berdampak Global” dan menghadirkan para pakar di bidang akademik serta praktisi kehutanan sebagai narasumber.

 

 

Workshop dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ir. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., IPM., selaku Dekan Fakultas Kehutanan USU. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan industri, masyarakat, dan kebijakan kehutanan global.

 

 

Empat narasumber turut berkontribusi dalam penyusunan arah baru kurikulum, yaitu Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri (Manajer Bidang Akreditasi Internasional BP USU), Ir. Tomy Listyanto, S.Hut., M.Env., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. (Ketua Program Studi Magister Ilmu Kehutanan UGM), Moch. Farid Januardi, S.Hut., M.BA. (Kepala Perhutani Forestry Institute/PEFI), dan Dr. Ir. Samsuri, S.Hut., M.Si., IPM., ASEAN Eng. (Ketua Program Studi Magister Kehutanan USU).

 

Dalam diskusi, para narasumber sepakat bahwa kurikulum Magister Kehutanan USU perlu diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif terhadap perubahan global, dan berdaya saing tinggi. Pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE), integrasi riset dan magang industri, serta penguatan nilai-nilai Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi fokus utama pembaruan ini.

 

 

Dr. Samsuri menambahkan bahwa kurikulum baru nantinya akan dirancang agar dapat diselesaikan dalam 18 bulan atau tiga semester dengan total 38 SKS. “Kita ingin menghasilkan lulusan magister yang siap pakai, tangguh, dan mampu berkontribusi langsung terhadap pengelolaan hutan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kehutanan USU menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat posisi sebagai pusat unggulan pendidikan kehutanan tropika di Sumatera dan berkontribusi pada pengembangan ilmu kehutanan di tingkat nasional maupun internasional.

Berita