HUMAS FAHUTA – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan In House Training bertema “Hilirisasi Hasil Riset Menuju Produk Unggulan Berdaya Saing: Strategi Komersialisasi, Pengembangan Bisnis, dan Kolaborasi Industri”, Kamis (10/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Fakultas Kehutanan USU. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 - 14.00 WIB ini menjadi wadah penguatan wawasan dosen dalam mendorong hasil riset agar dapat dikembangkan menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi, bisnis, inovasi, dan hilirisasi hasil riset, yakni Muhammad Ghazi, Yunior Ekonom Bank Indonesia Regional Representative Office of Sumatera, serta Imam Bagus Sumantri, Manager Inovasi dan Inkubasi Direktorat IPBKST USU.
Dalam pemaparannya, Muhammad Ghazi membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan perkembangan ekonomi dan peluang hilirisasi, mulai dari Global Economic Outlook, struktur perekonomian Sumatera, investasi dan hilirisasi di Sumatera, hingga peran Bank Indonesia dalam mendorong pengembangan hilirisasi. Materi juga diperkaya dengan contoh-contoh kegiatan ekonomi dan praktik hilirisasi yang berkaitan dengan sektor kehutanan.
Penyampaian materi yang mengaitkan konsep ekonomi dengan berbagai potensi sektor kehutanan tersebut memberikan perspektif baru bagi peserta mengenai pentingnya melihat hasil riset tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari potensi pengembangan nilai tambah dan peluang pemanfaatannya di dunia usaha.
Sementara itu, Imam Bagus Sumantri memberikan pemaparan mengenai proses hilirisasi hasil riset menuju produk unggulan berdaya saing. Ia menjelaskan berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk membawa hasil penelitian dari tahap riset menuju pemanfaatan yang lebih luas, termasuk strategi komersialisasi, pengembangan bisnis, serta pembangunan kolaborasi dengan industri.
Materi tersebut menjadi relevan bagi sivitas akademika Fakultas Kehutanan USU, mengingat berbagai penelitian di bidang kehutanan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi inovasi dan produk yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun dunia industri.
Para dosen Fakultas Kehutanan USU yang mengikuti kegiatan tampak antusias selama sesi pemaparan dan diskusi. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan wawasan mengenai dinamika ekonomi dan bisnis, tetapi juga memiliki perspektif yang lebih kuat dalam mengidentifikasi peluang, mengembangkan, dan mengomersialisasikan hasil riset.
In House Training ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Fakultas Kehutanan USU dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang lebih produktif. Hilirisasi diharapkan dapat membuka jalan bagi hasil penelitian agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu berkembang menjadi inovasi yang memberikan nilai tambah ekonomi, mendukung pengembangan industri kehutanan, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan inovasi dan pengembangan hasil riset menuju produk berdaya saing. Selain itu, penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri turut mendukung SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, sebagai fondasi penting dalam mewujudkan hilirisasi riset yang berkelanjutan.
Fakultas Kehutanan USU Gelar Kuliah Umum tentang HHBK Berbasis Masyarakat
BeritaFakultas Kehutanan USU Dorong Hilirisasi Riset Menuju Produk Kehutanan Berdaya Saing
BeritaGuru Besar Fakultas Kehutanan Perkuat Jejaring Akademik Internasional melalui Program di Lithuania