home icon
search icon
menu icon

> Berita > Bersama Kaka Slank dan Komunitas Vespa, Fakultas Kehutanan USU Laksanakan Penghijauan Kampus sebagai Gerakan Pro-Konservasi

Bersama Kaka Slank dan Komunitas Vespa, Fakultas Kehutanan USU Laksanakan Penghijauan Kampus sebagai Gerakan Pro-Konservasi

Dipublikasi Pada

22 Juli 2024

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Bersama Kaka Slank dan Komunitas Vespa, Fakultas Kehutanan USU Laksanakan Penghijauan Kampus sebagai Gerakan Pro-Konservasi
Thumbnail Bersama Kaka Slank dan Komunitas Vespa, Fakultas Kehutanan USU Laksanakan Penghijauan Kampus sebagai Gerakan Pro-Konservasi
Senin, 23 Juli 2024 Fakultas Kehutanan USU menyambut hangat kedatangan Kaka Slank dan beberapa komunitas vespa yaitu KBSS, Elders, dan Komunitas Vespa Elektrik. Kunjungan vokalis band legendaris tersebut merupakan kali pertama dalam sejarah dan menjadi salah satu kebahagiaan tersendiri bagi warga kampus Kehutanan USU. Kunjungan yang dilakukan oleh pelantun lagu terlalu manis ini bertujuan untuk melaksanakan penanaman pohon di sekitar area kampus Kehutanan USU sebagai salah satu bentuk dukungan pro-konservasi.

Pada Senin, 23 Juli 2024, Fakultas Kehutanan USU menyambut hangat kedatangan Kaka Slank dan beberapa komunitas vespa yaitu KBSS, Elders, dan Komunitas Vespa Elektrik. Kunjungan vokalis band legendaris tersebut merupakan kali pertama dalam sejarah dan menjadi salah satu kebahagiaan tersendiri bagi warga kampus Kehutanan USU. Kunjungan yang dilakukan oleh pelantun lagu Terlalu Manis ini bertujuan untuk melaksanakan penanaman pohon di sekitar area kampus Kehutanan USU sebagai salah satu bentuk dukungan pro-konservasi. Selain Kaka Slank dan teman-teman komunitas vespa, kegiatan penanaman ini juga dihadiri dan didukung oleh BPDAS Wampu Sei Ular dan by.U Telkomsel.

 

 

Sebagaimana diketahui, Om Kaka, begitu sapaan akrabnya, merupakan salah satu penggiat konservasi, khususnya dalam pelestarian terumbu karang. Tidak hanya itu, Om Kaka dan personil Slank lainnya juga pernah menjadi Duta Yaki untuk mendukung pelestarian populasi Yaki (Macaca nigra) yang menurun secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Dalam beberapa konsernya, beliau juga tampak menyelipkan pesan dan ajakan untuk melestarikan lingkungan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kelestarian ekosistem. Grup band rock n roll ini juga tercatat pernah melakukan beberapa konser amal untuk mendukung pelestarian alam dan lingkungan di empat pulau di Sulawesi utara. 

Dekan Fakultas Kehutanan USU, Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., beserta seluruh wakil dekan tampak memimpin langsung kegiatan penanaman yang menggunakan berbagai jenis pohon serbaguna tersebut. Sebelum penanaman dimulai, Dr. Rudi Hartono beserta jajarannya membuka acara dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang telah berhadir, khususnya kepada Kaka Slank dan teman-teman komunitas Vespa. Dalam kesempatan ini, Dr. Rudi Hartono juga menjelaskan beberapa alasan dipilihnya jenis-jenis pohon serbaguna (Multi Purpose Tree Species (MPTS)), diantaranya untuk memberi manfaat secara luas kepada masyarakat sekitar dan civitas academica Fakultas Kehutanan USU yang dapat berupa buah-buahan maupun jasa lingkungan, seperti menyediakan udara segar dan sebagai pohon peneduh.

 


Panas terik matahari tidak menyurutkan semangat Kaka Slank dan para tamu yang berhadir untuk menanam berbagai bibit unggul yang telah disediakan. Bersama Dekan Fakultas Kehutanan USU, Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si, Wakil Dekan I, Dr. Alfan Gunawan Ahmad, S.Hut., M.Si, Wakil Dekan II, Dr. Pindi Patana, S.Hut., M.Sc, Wakil Dekan III, Prof. Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si, dan seluruh civitas academica Fakultas Kehutanan USU, Kaka Slank dan tamu yang berhadir melakukan penanaman bibit unggul pada lubang yang telah dipersiapkan. Adapun bibit yang digunakan adalah bibit pohon MPTS seperti alpukat, jambu, durian, dan manga hasil okulasi. Penggunaan bibit MPTS hasil okulasi bertujuan untuk meningkatkan produksi buah dan mempersingkat waktu tumbuh untuk mencapai fase pohon dewasa. 




Di sela-sela menanam bibit, Kaka Slank bercerita bahwa akhir-akhir ini beliau gemar bercocok tanam dan memiliki lahan perkebunan yang cukup luas. Menurutnya, bercocok tanam merupakan kegiatan yang menyenangkan dan dapat memberikan efek psikologis yang positif. Selain itu, Kaka juga mengungkapkan kebahagiaannya dalam merawat pohon. Merawat pohon seperti merawat anak yang harus disayangi agar kelak dapat memberikan manfaat yang luas bagi sekitar, ujarnya. Sembari mengedukasi, Kaka juga menyampaikan harapan agar bibit-bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan dapat memberi manfaat yang luas pada masa mendatang. 


Usai menanam bibit, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dengan koleksi sepeda motor legendaris vespa yang sudah dikonversi menjadi sepeda motor listrik yang lebih ramah lingkungan. Selanjutnya, acara ditutup dengan diskusi santai dan melakukan yel-yel bersama di taman Fakultas Kehutanan. Salam lestari, Fahutan Juara!!!

 


Berita