> Berita > Tak Sekadar Tanam Pohon, Aksi di Fakultas Kehutanan USU Ini Buka Peluang Ekonomi Baru
Tak Sekadar Tanam Pohon, Aksi di Fakultas Kehutanan USU Ini Buka Peluang Ekonomi Baru
Dipublikasi Pada
01 April 2026
Dipublikasi Oleh
Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut
Thumbnail Tak Sekadar Tanam Pohon, Aksi di Fakultas Kehutanan USU Ini Buka Peluang Ekonomi Baru
Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-43 di Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) Bekala menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelestarian lingkungan sekaligus mendorong inovasi ekonomi berbasis konservasi.
HUMAS FAHUTAN — Aksi penanaman pohon dalam peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-43 di Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) Bekala, pada Rabu, 1 April 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Di balik itu, kegiatan ini juga membuka perspektif baru tentang bagaimana sektor kehutanan dapat berkontribusi pada peluang ekonomi berbasis konservasi.
Kegiatan ini melibatkan Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, serta Fakultas Kehutanan USU. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kepala BPDAS Wampu Sei Ular, Ir. Sigit Budi Nugroho, S.Si., M.Sc, Kepala Balai P2SDM Wilayah I, Soleh Sena Santika, S.E., S.Hut., M.Si, Kepala Bidang Teknis BBKSDA Sumut, Ir. Bresman Marpaung, Kepala BPTN Wilayah III Stabat BBTNGL, Palber Turnip, S.P., M.H, Kasubag TU Balai Perhutanan Sosial Medan, Billy Indra, S.P, serta Kasubag TU BPHL Wilayah II Medan, Abdul Karim, S.P.
Dari unsur akademik, kegiatan ini dihadiri Wakil Dekan II Fakultas Kehutanan USU, Dr. Ir. Pindi Patana, S.Hut., M.Sc., IPU, bersama jajaran pegawai.
Dalam sambutannya, Ir. Sigit Budi Nugroho menekankan pentingnya menjaga kesinambungan semangat dalam upaya pelestarian lingkungan.
“Kegiatan penanaman dalam rangka Hari Bakti Rimbawan ini kita laksanakan dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Namun yang terpenting, semangat untuk terus menanam dan menjaga kelestarian lingkungan harus tetap kita jaga,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Ir. Pindi Patana menyoroti perlunya inovasi di sektor kehutanan, termasuk dalam memanfaatkan peluang ekonomi berbasis konservasi.
“Insan kehutanan perlu terus berkreasi dan jeli melihat peluang, termasuk mengembangkan bisnis berbasis konservasi sebagai alternatif peningkatan pendapatan. Contohnya di lingkungan Fakultas Kehutanan, penanaman serai bisa memberikan nilai ekonomi, bahkan bagi petugas kebersihan,” katanya.
Mengusung tema “Kerja Ikhlas, Tata Kelola Berkualitas: Rimbawan Membangun Kehidupan Berkelanjutan”, kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Para peserta melakukan penanaman pohon di sejumlah titik di kawasan Fakultas Kehutanan USU Bekala, Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi bagian dari langkah nyata dalam mendukung penguatan fungsi ekosistem serta mitigasi perubahan iklim di kawasan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan sumber daya alam.
Momentum Hari Bakti Rimbawan ke-43 ini sekaligus menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan perlu berjalan beriringan dengan inovasi, termasuk dalam pengembangan ekonomi hijau yang berkelanjutan.