home icon
search icon
menu icon

> Berita > Sharing Alumni Fakultas Kehutanan USU untuk Kelestarian Hutan Sumatera

Sharing Alumni Fakultas Kehutanan USU untuk Kelestarian Hutan Sumatera

Dipublikasi Pada

31 Oktober 2022

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Sharing Alumni Fakultas Kehutanan USU untuk Kelestarian Hutan Sumatera
Thumbnail Sharing Alumni Fakultas Kehutanan USU untuk Kelestarian Hutan Sumatera
Sharing Alumni Fakultas Kehutanan USU untuk Kelestarian Hutan Sumatera

Kegiatan sharing alumni kehutanan dibuka oleh Wakil Dekan I, yaitu Dr. Rudi Hartono, S.Hut, M.Si. Bapak Wakil Dekan I mengatakan, “Bahwa kegiatan sharing alumni ini sangat bermanfaat selain untuk menambah wawasan mahasiswa juga menjaga hubungan silaturahmi antara mahasiswa, alumni, dan dosen. Kegiatan-kegiatan seperti ini harus terus berlanjut untuk meningkatkan sumber daya mahasiswa kehutanan saat sekarang dan masa yang akan datang.”

Kegiatan sharing alumni merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan minimal 3 kali dalam setahun, dengan tujuan untuk menambah pengetahuan mahasiswa di lapangan langsung dari alumni-alumni kehutanan USU.

 

 

Pada kegiatan ini, sebagai pembicara adalah Rio Ardi, S.Hut, M.Si, yang bekerja di Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Center (YOSL-OIC). Rio Ardi merupakan alumni Kehutanan USU angkatan 2004. Rio Ardi mulai menekuni bidang botanis sejak ia bekerja sebagai asisten penelitian di Taman Nasional Gunung Leuser pada tahun 2009. Ia terus belajar bagaimana mengidentifikasi jenis tumbuhan di hutan alam. Rio demikian kiprahnya terus saja konsisten terhadap isu biodiversitas baik flora maupun fauna di Indonesia, terutama di Taman Nasional Gunung Leuser. Dalam acara sharing alumni dengan mahasiswa kehutanan bulan Oktober, Rio mengatakan bahwa “Belajar di alam liar itu sangat menyenangkan walaupun penuh dengan tantangan. Banyak spesies tumbuhan maupun hewan belum diangkat ke permukaan tentang bagaimana keberadaannya di alam, padahal setiap spesies kecil maupun besar mempunyai peranan penting dalam keberlanjutan ekosistem di bumi.”

 

 

Mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti sharing alumni tersebut. Hal ini terlihat ketika sesi diskusi di mana mahasiswa aktif bertanya. Acara-acara seperti ini menarik bagi mahasiswa, Rio mampu membawa mahasiswa ke dunia nyata tentang persoalan-persoalan di lapangan, bagaimana cara merestorasi hutan, bagaimana cara menghadapi masyarakat lokal, bagaimana menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap orang pendatang. Rio mengatakan ini tidak kita dapat di bangku kuliah namun ada di lapangan. Rio juga mengharapkan agar mahasiswa tekun belajar, karena setiap mata kuliah dan praktikum sangat bermanfaat ketika nantinya sudah tamat.

Berita