> Berita > Mahasiswa Internasional AIESEC Kunjungi Fakultas Kehutanan USU, Perkuat Pertukaran Pengetahuan dan Kolaborasi Global
Mahasiswa Internasional AIESEC Kunjungi Fakultas Kehutanan USU, Perkuat Pertukaran Pengetahuan dan Kolaborasi Global
Dipublikasi Pada
03 Juni 2026
Dipublikasi Oleh
Ida Mallia Ginting Suka S.Hut
Thumbnail Mahasiswa Internasional AIESEC Kunjungi Fakultas Kehutanan USU, Perkuat Pertukaran Pengetahuan dan Kolaborasi Global
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan mahasiswa internasional yang tergabung dalam program AIESEC pada Rabu (3/6). Para peserta berasal dari berbagai negara, yaitu Indonesia, Vietnam, India, Thailand, dan Sri Lanka, dalam rangka kegiatan pertukaran budaya dan pembelajaran mengenai isu lingkungan serta pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
HUMAS FAHUTAN - Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan mahasiswa internasional yang tergabung dalam program AIESEC pada Rabu (3/6). Para peserta berasal dari berbagai negara, yaitu Indonesia, Vietnam, India, Thailand, dan Sri Lanka, dalam rangka kegiatan pertukaran budaya dan pembelajaran mengenai isu lingkungan serta pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
Kedatangan para peserta disambut hangat oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi Fakultas Kehutanan USU, Dr. Anita Zaitunah, bersama Dr. Nelly Anna dan Dr. Agr. Faujiah N. Ritonga selaku Staf Ahli Dekan Bidang Kerja Sama dan Penelitian. Turut hadir sejumlah mahasiswa Fakultas Kehutanan USU yang ditugaskan untuk mendampingi dan membimbing para tamu selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan kunjungan.
Kegiatan diawali dengan sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Dr. Anita Zaitunah mengenai krisis iklim global dan peran sektor kehutanan dalam mitigasi perubahan iklim. Dalam paparannya, Dr. Anita menjelaskan berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi dunia saat ini, termasuk dampak perubahan iklim terhadap ekosistem dan kehidupan manusia, serta pentingnya pengelolaan hutan yang berkelanjutan sebagai salah satu solusi dalam menurunkan emisi karbon dan menjaga keseimbangan lingkungan.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab, di mana para mahasiswa internasional aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait kondisi lingkungan di Indonesia, strategi mitigasi perubahan iklim, serta upaya konservasi yang dilakukan oleh Fakultas Kehutanan USU. Pertukaran gagasan dan pengalaman dari berbagai negara tersebut menciptakan ruang belajar yang dinamis sekaligus memperkaya wawasan seluruh peserta.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan room tour mengelilingi lingkungan Fakultas Kehutanan USU. Para peserta diperkenalkan dengan berbagai fasilitas pendukung kegiatan akademik dan penelitian yang dimiliki fakultas. Melalui kunjungan ini, mahasiswa internasional memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran, kegiatan praktikum, serta berbagai aktivitas kemahasiswaan yang berlangsung di Fakultas Kehutanan USU.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Rumah Kassa Fakultas Kehutanan USU, salah satu fasilitas yang dimanfaatkan untuk koleksi, konservasi, dan pembelajaran berbagai jenis tumbuhan. Di lokasi ini, para peserta diperkenalkan dengan beragam spesies tumbuhan unik dan bernilai konservasi tinggi, seperti kantung semar (Nepenthes), bunga bangkai, berbagai jenis anggrek, keladi, serta sejumlah koleksi tumbuhan lainnya. Kunjungan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk mengenal keanekaragaman flora tropis Indonesia serta pentingnya upaya konservasi tumbuhan dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati.
Setelah mengunjungi Rumah Kassa, peserta diajak menuju Arboretum USU yang berada tidak jauh dari kawasan kampus. Arboretum ini merupakan salah satu kawasan konservasi dan laboratorium alam yang dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan, penelitian, dan pelestarian sumber daya hayati. Selama berada di arboretum, para peserta menunjukkan ketertarikan yang tinggi dengan berkeliling kawasan dan mengenali berbagai jenis pohon koleksi yang tumbuh di dalamnya.
Melalui pendampingan dari mahasiswa dan sivitas akademika Fakultas Kehutanan USU, peserta memperoleh penjelasan mengenai karakteristik berbagai spesies pohon, fungsi ekologis hutan, serta peran arboretum dalam mendukung kegiatan konservasi dan pendidikan lingkungan. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk memahami secara langsung kekayaan biodiversitas tropis yang dimiliki Indonesia.
Kunjungan ini menjadi wadah yang efektif untuk mempererat hubungan internasional sekaligus memperkenalkan Fakultas Kehutanan USU sebagai institusi pendidikan tinggi yang berperan aktif dalam pengembangan ilmu kehutanan, penelitian, dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Interaksi lintas budaya yang terjalin selama kegiatan berlangsung tidak hanya memperkaya wawasan peserta mengenai isu lingkungan global, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pelestarian alam di masa depan.
Fakultas Kehutanan USU berharap kunjungan mahasiswa internasional melalui program AIESEC ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun jejaring internasional yang lebih luas, membuka peluang kolaborasi akademik dan penelitian, serta mendorong pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan antara generasi muda dari berbagai negara.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran lintas budaya dan pertukaran pengetahuan internasional, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui edukasi mengenai krisis iklim dan upaya mitigasinya, SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pengenalan konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem hutan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama global dalam bidang pendidikan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.