> Berita > Lokakarya Pembangunan Taman Koleksi Bambu Dunia di Kampus 2 USU
Lokakarya Pembangunan Taman Koleksi Bambu Dunia di Kampus 2 USU
Dipublikasi Pada
16 Oktober 2024
Dipublikasi Oleh
Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut
Thumbnail Lokakarya Pembangunan Taman Koleksi Bambu Dunia di Kampus 2 USU
Fakultas Kehutanan USU menggelar lokakarya pembangunan Taman Koleksi Bambu Dunia di Kampus 2 USU. Lokakarya ini membahas perancangan taman bambu dan manfaatnya dalam konservasi dan edukasi lingkungan.
HUMAS FAHUTAN – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan lokakarya dengan tema "Pembangunan Taman Koleksi Bambu Dunia di Kampus 2 USU" sekaligus membuka secara resmi perayaan Dies Natalis Fakultas Kehutanan ke-10 dan Dies Natalis Program Studi Kehutanan ke-25 pada Rabu, 16 Oktober 2024, di Fakultas Kehutanan USU, Bekala. Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor II USU, Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos., M.SP., dan dihadiri oleh para akademisi serta aktivis lingkungan dari berbagai organisasi.
Lokakarya ini berfokus pada pemaparan rencana pembangunan Taman Koleksi Bambu Dunia di Kampus 2 USU, yang diharapkan dapat menjadi pusat konservasi, edukasi, dan penelitian tentang berbagai spesies bambu. Selain itu, acara ini juga membahas perancangan taman, kebijakan dan tata kelola pengembangan bambu, manfaat bambu dalam konservasi tanah dan air, pemanfaatan bambu dari hulu ke hilir, serta manfaat taman bambu bagi berbagai elemen masyarakat, baik mahasiswa maupun warga sekitar.
Pembangunan Taman Koleksi Bambu Dunia ini merupakan inisiatif penting dari Fakultas Kehutanan USU untuk memperkuat upaya konservasi lingkungan sekaligus menambah koleksi botani di kampus. Selain itu, lokakarya ini menjadi bagian dari rangkaian acara Dies Natalis Fakultas Kehutanan. Lokakarya ini dihadiri oleh Wakil Rektor II USU, Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos., M.SP., Dekan Fakultas Kehutanan USU, Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., serta para tamu undangan yang terdiri dari aktivis lingkungan, mahasiswa, dosen, pegawai Fakultas Kehutanan, dan perwakilan dari berbagai lembaga konservasi. Acara ini berlangsung di Fakultas Kehutanan Bekala, yang berlokasi di Kwala Bekala, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Rimbawan, serta pembacaan doa oleh Moehar Maraghiy Harahap, S.Hut., M.Sc. Acara juga dimeriahkan dengan persembahan Tari Melayu oleh Tim Tari Kehutanan, kata sambutan Dekan Fakultas Kehutanan oleh Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., dan kata sambutan Wakil Rektor II USU sekaligus pembukaan Dies Natalis Fakultas Kehutanan oleh Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos., M.SP.
Selanjutnya, dilakukan penyerahan sertifikat dan cenderamata kepada para pembicara, diskusi, pembacaan rekomendasi pengembangan Taman Koleksi Bambu Dunia di Kampus 2 USU, serta penandatanganan deklarasi dan komitmen para pihak dalam rangka pembangunan Taman Koleksi Bambu Dunia oleh Dr. Oding Affandi, S.Hut., M.P. Acara ditutup dengan istirahat dan diakhiri dengan peluncuran Kebun Bibit Rakyat (KBR) Bambu di Arboretum oleh Dr. Oding Affandi, S.Hut., M.P.
Adapun para pembicara yang hadir adalah:
Dr. Ar. Ahmad Delianur Nasution, S.T., M.T., GP., IAI (Wakil Ketua PUI-PT Bambu) membawakan materi berjudul "Perancangan Taman Koleksi Bambu Dunia di Kampus 2 USU Bekala".
Dr. Samsuri, S.Hut., M.Si. (Ketua Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi (PUI-PT) Bambu) membawakan materi "Roadmap PUI-PT Bambu dan Rencana Pengembangan".
Dr. Desi Ekawati, S.Hut., M.Si. (National Coordinator-Forest Program, KLHK) membawakan materi "Kebijakan dan Tata Kelola Pengembangan Bambu".
Sigit Budi Nugroho, S.Si., M.Sc. (Kepala BPDAS Wampu-Sei Ular) membawakan materi "Peran Pengembangan Bambu dalam Konservasi Tanah dan Air serta Mitigasi Bencana".
Prof. Dr. Apri Heri Iswanto, S.Hut., M.Si. (Guru Besar Fakultas Kehutanan USU) membawakan materi "Pemanfaatan Bambu dari Hulu ke Hilir".
Dengan adanya lokakarya ini, Fakultas Kehutanan USU berharap dapat mewujudkan Taman Koleksi Bambu Dunia yang berfungsi sebagai pusat penelitian, pendidikan, dan pelestarian lingkungan. Taman ini juga diharapkan menjadi daya tarik baru bagi Fakultas Kehutanan USU, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas dalam mendukung program lingkungan yang berkelanjutan.