HUMAS FAHUTAN - Upaya memahami persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan pemahaman ilmiah yang komprehensif, mulai dari kebijakan, dampak ekologis, hingga strategi penanganannya. Mengangkat isu tersebut, Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menghadirkan Prof. Dr. Tukirin Partomihardjo, Ketua Dewan Pakar Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI), sebagai narasumber dalam kuliah umum bagi mahasiswa Fakultas Kehutanan USU, khususnya mahasiswa dengan minat Budidaya Hutan, pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kuliah Fakultas Kehutanan USU, Kampus 2 Bekala, Deli Serdang, ini mengangkat materi bertajuk “Kebakaran Hutan di Indonesia: Kebijakan, Dampak, dan Solusi”. Kehadiran Prof. Tukirin yang memiliki pengalaman panjang di bidang kehutanan menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus memperoleh perspektif langsung dari akademisi dan pakar yang berpengalaman dalam bidang ekologi dan konservasi tumbuhan.

Dalam pemaparannya, Prof. Tukirin terlebih dahulu menekankan pentingnya keberadaan hutan tropis Indonesia bagi keseimbangan lingkungan dan kehidupan manusia. Hutan tidak hanya berfungsi sebagai pembersih udara dan penyerap polutan, tetapi juga berperan dalam mengatur siklus air, mencegah terjadinya badai, serta mendukung pembentukan hujan. Berbagai fungsi ekologis tersebut menunjukkan bahwa keberadaan hutan memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas iklim dan keberlanjutan ekosistem.

Selanjutnya, pembahasan mengenai kebakaran hutan menjadi perhatian utama dalam kuliah umum tersebut. Melalui materi yang disampaikan, mahasiswa diajak memahami bahwa karhutla bukan sekadar persoalan hilangnya tutupan vegetasi, melainkan permasalahan lingkungan yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan mengancam berbagai fungsi ekologis hutan. Pemahaman terhadap kebijakan, dampak, dan solusi penanganan karhutla menjadi bekal penting bagi calon rimbawan dalam menghadapi tantangan pengelolaan hutan di masa mendatang.

Kuliah umum ini turut dihadiri oleh dua staf FPLI, yaitu Reza dan Sabrina, yang mendampingi Prof. Tukirin. Kehadiran perwakilan FPLI semakin memperkuat suasana akademik sekaligus mencerminkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan pengetahuan dan upaya pelestarian hutan.

Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si., selaku dosen pengampu mata kuliah sekaligus moderator, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Prof. Tukirin atas kesediaannya berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada mahasiswa Fakultas Kehutanan USU. Menurutnya, kesempatan memperoleh pembelajaran langsung dari sosok profesor yang memiliki pengalaman panjang di bidang kehutanan merupakan pengalaman akademik yang sangat berharga bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kehutanan USU terus mendorong penguatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori di ruang kelas, tetapi juga memperkaya wawasan mahasiswa melalui interaksi langsung dengan para ahli dan pemangku kepentingan di bidang kehutanan. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dapat menumbuhkan kepedulian, memperkuat kapasitas keilmuan, serta membangun kesiapan mahasiswa untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kesadaran mengenai dampak kebakaran hutan terhadap kesehatan masyarakat akibat pencemaran udara, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran dan transfer pengetahuan dari para ahli kepada mahasiswa, serta SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui pemahaman mengenai peran hutan dalam menjaga siklus hidrologi dan ketersediaan air bersih. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi terhadap SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui edukasi mengenai dampak karhutla terhadap keseimbangan iklim, SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui peningkatan kepedulian terhadap perlindungan dan pengelolaan ekosistem hutan secara berkelanjutan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara Fakultas Kehutanan USU dan Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI) dalam mendukung pengembangan pengetahuan, pendidikan, dan upaya pelestarian hutan Indonesia.