home icon
search icon
menu icon

> Berita > Dihadiri oleh Peneliti Asal Filipina, Kehutanan USU Sukses Melaksanakan Seminar "Top Scientist"

Dihadiri oleh Peneliti Asal Filipina, Kehutanan USU Sukses Melaksanakan Seminar "Top Scientist"

Dipublikasi Pada

22 Maret 2024

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Dihadiri oleh Peneliti Asal Filipina, Kehutanan USU Sukses Melaksanakan Seminar "Top Scientist"
Thumbnail Dihadiri oleh Peneliti Asal Filipina, Kehutanan USU Sukses Melaksanakan Seminar "Top Scientist"
Fakultas Kehutanan USU menggelar Seminar Top Scientist bertema mangrove dengan narasumber dari Filipina dan USU, membahas restorasi ekosistem mangrove di Asia Selatan dalam Dekade Restorasi Ekosistem PBB.

Mangrove merupakan komponen penting dalam ekosistem pesisir yang memiliki peran besar dalam mendukung berbagai kehidupan di sekitarnya. Pada dasarnya, istilah mangrove mengacu pada kumpulan pohon tropis dan semak belukar yang tumbuh di zona intertidal dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Dengan berbagai manfaat yang dihasilkan oleh ekosistem mangrove, kehidupan di kawasan pesisir dapat berjalan harmonis dan berkesinambungan. Tak hanya bagi lingkungan pesisir, mangrove juga berperan besar dalam penyimpanan karbon dan sangat potensial dalam mengurangi emisi karbon. Hal ini tentu membantu dunia dalam memerangi fenomena pemanasan global. Sayangnya, berbagai aspek seperti peningkatan jumlah penduduk dan pencemaran lingkungan telah mengancam kelestarian ekosistem mangrove sehingga keseimbangan ekosistem semakin terancam. Oleh karena itu, restorasi mangrove perlu dilakukan sebagai upaya konservasi untuk memperbaiki, menjaga, dan meningkatkan luas serta kualitas ekosistem mangrove.

 

    

Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap ekosistem mangrove, Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar kuliah umum atau Seminar Top Scientist bertajuk “The Mangroves of South Asia in the United Nation’s Decade on Ecosystem Restoration”. Seminar ini berlangsung pada Kamis, 21 Maret 2024, secara hybrid (online dan offline) di Fakultas Kehutanan USU, Kampus 2 Bekala, Deli Serdang. Dalam seminar ini, Fakultas Kehutanan USU menghadirkan para "Top Scientist" di bidang mangrove sebagai pembicara utama. Seminar ini diisi oleh Assoc. Prof. Severino Salmo III, Ph.D., seorang peneliti mangrove asal Filipina sekaligus dosen dari University of the Philippines, dan Prof. Mohammad Basyuni, S.Hut., M.Si., Ph.D., dosen Fakultas Kehutanan USU yang juga merupakan salah satu peneliti mangrove terkemuka.

       

Seminar ini dibuka oleh Dekan Fakultas Kehutanan USU, Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., serta Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Rudi Hartono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada dua narasumber yang hadir. Ia berharap seminar ini memberikan ilmu berharga bagi berbagai pihak, khususnya peserta yang hadir, terkait ekosistem mangrove.

     

Dalam penyampaian materinya, Assoc. Prof. Severino menjelaskan bahwa mangrove, dengan segala keunikannya, memberikan dampak luar biasa bagi kehidupan di dunia. Mangrove memiliki sistem pertahanan dan mekanisme adaptasi yang unik, seperti pengelupasan akibat salinitas dan retensi sedimen, yang hanya dimiliki oleh beberapa spesies mangrove. Ia juga memaparkan berbagai manfaat dan ancaman yang dihadapi ekosistem mangrove di dunia, termasuk di Indonesia. Assoc. Prof. Severino dengan semangat mengajak audiens untuk bekerja sama dalam memperbaiki ekosistem mangrove yang rusak dan mempertahankan yang masih ada.

      

Seminar ini dihadiri oleh banyak peserta, baik secara online maupun offline. Peserta seminar terdiri atas mahasiswa, dosen, dan peneliti, termasuk beberapa mahasiswa dari luar Universitas Sumatera Utara. Dengan terlaksananya seminar ini, diharapkan dapat menambah wawasan dan semangat kontribusi untuk menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove demi masa depan yang lebih baik.

Berita