home icon
search icon
menu icon

> Berita > Dari Hutan ke Masa Depan: GreenShift Forum 2026 Fahutan USU Kupas Isu Perubahan Iklim

Dari Hutan ke Masa Depan: GreenShift Forum 2026 Fahutan USU Kupas Isu Perubahan Iklim

Dipublikasi Pada

24 Mei 2026

Dipublikasi Oleh

Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut

Dari Hutan ke Masa Depan: GreenShift Forum 2026 Fahutan USU Kupas Isu Perubahan Iklim
Thumbnail Dari Hutan ke Masa Depan: GreenShift Forum 2026 Fahutan USU Kupas Isu Perubahan Iklim
FORMASA Fakultas Kehutanan USU sukses menggelar Seminar GreenShift Forum 2026 yang membahas isu perubahan iklim, teknologi lingkungan, dan pengelolaan hutan berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan wawasan serta semangat inovasi mahasiswa kehutanan.

HUMAS FAHUTAN - Forest Management Student Association (FORMASA) Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) sukses menyelenggarakan Seminar GreenShift Forum 2026 pada Sabtu (23/05/2026) di Ruang Kuliah Fakultas Kehutanan USU. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut mengusung tema “From Forest Insight to Future Impact” dengan tagline “Insight, Innovation, Impact.

Seminar ini menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai isu-isu strategis kehutanan, khususnya terkait perubahan iklim, perhutanan sosial, teknologi lingkungan, hingga inovasi pengelolaan hutan berkelanjutan di masa depan.

Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa minat Manajemen Hutan (MNH) stambuk 2023 serta mahasiswa Fakultas Kehutanan USU angkatan 2024 dan 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 49 orang.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Greselia Purba, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar. Selanjutnya, Ketua Umum FORMASA, Muhammad Farhan, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah pengembangan wawasan, inovasi, dan semangat mahasiswa dalam bidang kehutanan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Ir. Samsuri, S.Hut., M.Si., IPM., ASEAN Eng., selaku Pembina FORMASA. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peran generasi muda kehutanan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan pengelolaan hutan.

Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian Fakultas Kehutanan USU, Dr. Ir. Tito Sucipto, S.Hut., M.Si., IPU., ASEAN Eng., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa menghadirkan forum akademik yang relevan dengan isu lingkungan global saat ini.

Dalam seminar tersebut, Dr. Ir. Samsuri, S.Hut., M.Si., IPM., ASEAN Eng., membawakan materi mengenai pemanfaatan teknologi dalam menghadapi perubahan iklim. Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan hutan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan melalui pemantauan lingkungan serta pengambilan keputusan berbasis data.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Ir. Bejo Slamet, S.Hut, M.Si, IPM., yang membahas perhutanan sosial sebagai pendekatan strategis dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan hutan berkelanjutan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Sementara itu, Jonatan Situmeang, S.Hut., membahas perspektif kehutanan terhadap krisis ekologi serta peluang karir di bidang kehutanan. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa sektor kehutanan memiliki peluang kerja yang luas, mulai dari konservasi, NGO lingkungan, instansi pemerintah, hingga bidang teknologi Geographic Information System (GIS) dan penginderaan jauh.

Pelaksanaan GreenShift Forum 2026 turut mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 15 (Ekosistem Daratan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Kehutanan USU semakin memahami isu-isu strategis lingkungan, memiliki semangat inovasi, serta mampu berkontribusi aktif dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan di masa mendatang.

 

Berita