> Berita > Bukan Sekadar Ide: Coaching PKM Fahutan USU Kupas Cara Proposal Bisa Lolos
Bukan Sekadar Ide: Coaching PKM Fahutan USU Kupas Cara Proposal Bisa Lolos
Dipublikasi Pada
10 Februari 2026
Dipublikasi Oleh
Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut
Thumbnail Bukan Sekadar Ide: Coaching PKM Fahutan USU Kupas Cara Proposal Bisa Lolos
Fakultas Kehutanan USU menggelar Coaching Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada 9–10 Februari 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi seleksi PKM nasional. Kegiatan ini menghadirkan pimpinan fakultas, tim PKM, serta mahasiswa berpengalaman untuk membedah proposal dan berbagi strategi agar lebih kompetitif dan berpeluang lolos pendanaan.
HUMAS FAHUTAN – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar kegiatan Coaching Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) selama dua hari, 9–10 Februari 2026, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di ajang PKM tingkat nasional.
Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh mahasiswa peserta PKM dan dihadiri oleh Ketua Program Studi S1 Kehutanan, Dr. Ir. Tito Sucipto, S.Hut., M.Si., IPU., ASEAN Eng., Ketua PKM Corner Fakultas Kehutanan USU, Deanova Frestiana Br. Pelawi, S.Hut., M.Sc., Kasub Kemahasiswaan Era Salida, S.Sos., serta Miduk Sitanggang, mahasiswa yang sebelumnya berhasil lolos dan memperoleh pendanaan PKM. Sesi ini difokuskan pada berbagi pengalaman dan diskusi terbuka mengenai dinamika pelaksanaan PKM, termasuk tantangan yang kerap dihadapi mahasiswa sejak tahap penyusunan proposal.
Miduk menekankan pentingnya pembentukan tim PKM yang solid dan berimbang. Menurutnya, pemilihan anggota tim seharusnya didasarkan pada kompetensi dan peran yang jelas, bukan sekadar mencantumkan nama tanpa kontribusi nyata. Pandangan tersebut diperkuat oleh Ketua PKM Corner Fahutan USU yang mendorong mahasiswa untuk saling mengenali kemampuan masing-masing agar tim dapat bekerja secara efektif dan berkelanjutan.
Memasuki hari kedua, kegiatan semakin komprehensif dengan kehadiran Dekan Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., serta Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si. Keduanya memberikan penguatan substansi serta arahan strategis terkait peningkatan kualitas proposal PKM. Prof. Agus menekankan bahwa ide PKM seharusnya mampu mengangkat sesuatu yang awalnya nothing menjadi something, dengan dukungan data dan visual yang kuat. Ia juga menyarankan agar mahasiswa memanfaatkan dokumentasi lapangan, termasuk foto bahan baku atau objek kegiatan, untuk memperkuat narasi proposal.
Sementara itu, Prof. Rudi menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti buku panduan resmi PKM. Ia mengingatkan bahwa sebaik apa pun ide yang ditawarkan, proposal tetap harus disusun sesuai format, sistematika, dan ketentuan yang telah ditetapkan agar dapat dinilai secara maksimal oleh reviewer.
Kegiatan coaching ini tidak hanya menjadi ruang evaluasi proposal yang telah direviu oleh Tim PKM USU, tetapi juga menjadi forum pembelajaran kolektif. Diskusi berlangsung aktif, saling melengkapi, serta mencerminkan kekompakan para pemateri yang hadir dengan kompetensi dan perspektif masing-masing. Melalui kegiatan ini, Fakultas Kehutanan USU berharap mahasiswa mampu menghasilkan proposal PKM yang lebih matang, realistis, dan berdaya saing tinggi.