home icon
search icon
menu icon

> Berita > ZASWA USU Bongkar Rahasia Warna & Serat Alam: Dari Lab, Pameran, hingga Industri Kreatif

ZASWA USU Bongkar Rahasia Warna & Serat Alam: Dari Lab, Pameran, hingga Industri Kreatif

Dipublikasi Pada

08 September 2025

Dipublikasi Oleh

Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut

ZASWA USU Bongkar Rahasia Warna & Serat Alam: Dari Lab, Pameran, hingga Industri Kreatif
Thumbnail ZASWA USU Bongkar Rahasia Warna & Serat Alam: Dari Lab, Pameran, hingga Industri Kreatif
Fakultas Kehutanan USU menggelar Seminar & Talkshow “Eksplorasi Ilmiah Zat Warna Alam dan Serat Alam: Dari Laboratorium ke Industri” dengan rangkaian pameran kain dan benang alami serta Edu-Trip ke CV. Kriya Melayu. Acara ini membuka wawasan baru tentang pemanfaatan serat dan zat warna alam dalam industri kreatif ramah lingkungan.

HUMAS FAHUTAN – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) sukses menggelar Seminar & Talkshow pada Selasa, 9 September 2025 dengan tajuk “Eksplorasi Ilmiah Zat Warna Alam dan Serat Alam: Dari Laboratorium ke Industri” di Aula Prof. Suhadji Hadibroto FEB USU. Kegiatan ini menghadirkan peneliti, akademisi, praktisi, hingga mahasiswa yang antusias mengeksplorasi potensi besar zat warna dan serat alam dalam mendukung industri ramah lingkungan.

 

Deretan narasumber hadir membagikan ilmu dan pengalaman, di antaranya Maya Ismayati, Ph.D. (Pusat Riset Biomassa & Bioproduk BRIN), Dr. C. Dhanush (Postdoctoral Fellow BRIN), Arif Nuryawan, Ph.D. (Fakultas Kehutanan USU), Dr. Tengku Syarfina (Ketua PUI Songket USU), Wibowo Ahmad, S.Tr (Founder CV. Ramindo Berkah Persada Sejahtera), serta Agus Handoyo, S.Sn (Padapa Natural Dye & Fiber). Acara Seminar dan Talkshow ini dibawakan oleh Dr. Iwan Risnasari, S.Hut., M.Si., sebagai moderator Seminar dan Talkshow sekaligus Ketua Panitia acara.

 

Acara dibuka dengan kata sambutan dari Dr. Ir. Tito Sucipto, S.Hut., M.Si., IPU., ASEAN Eng., Ketua Klaster Keilmuan Zaswa USU, yang menegaskan pentingnya menjembatani riset dan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

 

“Hari ini kita tidak hanya bicara soal riset di laboratorium, tetapi juga bagaimana hasil riset bisa memberi nilai tambah bagi industri, budaya, dan masyarakat,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, menegaskan dukungan penuh fakultas terhadap riset dan inovasi berkelanjutan.

 

“Harapan kami, mahasiswa bisa melihat langsung peluang besar dari serat dan zat warna alam yang ramah lingkungan. Inilah bentuk kontribusi nyata ilmu kehutanan untuk masyarakat,” ujarnya.

 

Tidak hanya talkshow, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pameran hasil olahan serat dan zat warna alami. Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana benang yang dipintal dari serat alam diubah menjadi kain cantik berwarna alami. Koleksi pameran ini memperlihatkan betapa riset dan inovasi bisa melahirkan produk ramah lingkungan yang tetap bernilai estetika tinggi.

 

Sebagai rangkaian lanjutan, pada 10 September 2025 peserta mengikuti Edu-Trip ke CV. Kriya Melayu (IR Songket) di Deli Serdang. Di sana, peserta diajak menyaksikan penerapan nyata zat warna dan serat alami dalam pembuatan songket tradisional.

 

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara kampus, lembaga riset, dan industri kreatif untuk mendukung keberlanjutan.

Berita