
HUMAS FAHUTAN – Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan Perhutani dan Agrinas dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang kehutanan. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Audiensi Rektor, Gedung Rektorat Universitas Sumatera Utara, Medan, pada Jumat (3/7/2026) tersebut menjadi wadah bagi ketiga institusi untuk membangun sinergi dalam mendukung pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha.

Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., didampingi Dekan Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si., serta Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan USU, Dr. Anita Zaitunah, S.Hut., M.Sc. Dari pihak Agrinas hadir Direktur Utama Mohammad Abdul Ghani beserta rombongan, sementara Perhutani diwakili oleh Direktur Komersial Anggar Widyatmoko beserta jajaran.

Sebagai ajang silaturahmi, pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Diskusi yang terjalin tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi yang lebih intensif untuk mengembangkan berbagai bentuk kerja sama di bidang kehutanan. Melalui sinergi antara akademisi, badan usaha milik negara, dan sektor industri, diharapkan tercipta kolaborasi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta turut membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan sektor kehutanan di Sumatera Utara. Salah satu topik yang menjadi perhatian adalah pengkajian terhadap beberapa izin usaha yang memanfaatkan hasil hutan di wilayah Sumatera Utara, termasuk PT Toba Pulp Lestari (TPL). Pembahasan dilakukan secara umum sebagai langkah awal untuk menjajaki peluang kolaborasi antara USU, Perhutani, dan Agrinas dalam menghadirkan kajian yang objektif, komprehensif, dan berbasis keilmuan sebagai dasar penyusunan rekomendasi bagi para pemangku kepentingan.
Melalui pertemuan ini, Universitas Sumatera Utara kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tetapi juga aktif membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Keterlibatan akademisi diharapkan mampu memberikan perspektif ilmiah yang independen dalam mendukung penyelesaian berbagai tantangan di sektor kehutanan, sekaligus menghasilkan inovasi dan rekomendasi yang bermanfaat bagi pembangunan kehutanan nasional.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Universitas Sumatera Utara dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 (Life on Land) melalui penguatan pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan berbasis kajian ilmiah. Selain itu, pertemuan ini mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi, badan usaha milik negara, dan sektor industri dalam menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk pembangunan kehutanan yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola kehutanan yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kelestarian sumber daya alam bagi generasi mendatang.