home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pakar ITTO–BRIN Bongkar Isu Global Kehutanan di Fahutan USU

Pakar ITTO–BRIN Bongkar Isu Global Kehutanan di Fahutan USU

Dipublikasi Pada

13 Februari 2026

Dipublikasi Oleh

Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut

Pakar ITTO–BRIN Bongkar Isu Global Kehutanan di Fahutan USU
Thumbnail Pakar ITTO–BRIN Bongkar Isu Global Kehutanan di Fahutan USU
General Lecture ITTO–BRIN di Fakultas Kehutanan USU menghadirkan pakar internasional dan nasional untuk membahas peran global ITTO dalam keberlanjutan hutan tropis serta pemanfaatan wood forensic dari BRIN. Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan MoU sebagai penguatan kolaborasi riset dan akademik.

HUMAS FAHUTAN - Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menghadirkan ruang diskusi akademik berkelas lewat kegiatan General Lecture ITTO–BRIN yang digelar pada Jumat, 13 Februari 2026, di Seminar Room Fakultas Kehutanan USU. Kegiatan ini jadi momen penting untuk membuka wawasan global mahasiswa tentang isu kehutanan, riset, dan tata kelola hutan yang berkelanjutan.

 

Kuliah umum ini menghadirkan dua narasumber dengan rekam jejak kuat di level internasional dan nasional. Dr. Ir. Tetra Yanuariadi, M.Sc., IPU., dari International Tropical Timber Organization (ITTO) memaparkan peran ITTO dalam menjaga keberlanjutan hutan tropis, memperkuat kerja sama lintas negara, serta mendorong perdagangan kayu yang legal dan bertanggung jawab. Perspektif global yang dibawa ITTO memberi gambaran nyata tentang tantangan dan peluang sektor kehutanan di tengah dinamika pasar dunia.

 

 

Sementara itu, Dr. Ratih Damayanti, S.Hut., M.Si., dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengulas topik wood forensic atau forensik kayu. Ia menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dalam mengidentifikasi asal-usul kayu untuk mendukung penegakan hukum dan tata kelola kehutanan. Menurutnya, forensik kayu kini menjadi instrumen strategis dalam memerangi praktik illegal logging sekaligus memperkuat transparansi rantai pasok hasil hutan.

 

Diskusi berlangsung hidup dan interaktif, dipandu oleh Dr. Ir. Luthfi Hakim, S.Hut., M.Si., IPU., ASEAN Eng. Mahasiswa tampak antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari isu perdagangan kayu global hingga peluang penerapan teknologi forensik kayu di Indonesia. Hadir pula Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., Ketua Program Studi S1 Kehutanan, Dr. Ir. Tito Sucipto, S.Hut., M.Si., IPU., ASEAN Eng., Sekretaris Program Studi S1 Kehutanan, Dr. Evalina Herawati, S.Hut., M.Si., serta jajaran dosen yang ikut meramaikan sesi diskusi.

 

 

Tak berhenti di kuliah umum, kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal penguatan kolaborasi. Pada sesi ini turut hadir Wakil Dekan II, Dr. Ir. Pindi Patana, S.Hut., M.Sc., IPU. Ketua Program Studi S2 Kehutanan, Dr. Ir. Samsuri, S.Hut., M.Si., IPM., ASEAN Eng. Kepala Laboratorium MNH, Dr. Anita Zaitunah, S.Hut., M.Sc. Kepala Laboratorium KSH, Dr. Ridahati Rambey, S.Hut., M.Si., staf ahli dekan, serta para dosen. Momen ini menegaskan komitmen Fakultas Kehutanan USU untuk memperluas jejaring kerja sama akademik dan riset, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Melalui rangkaian kegiatan ini, Fakultas Kehutanan USU menunjukkan keseriusannya membuka akses pengetahuan global bagi mahasiswa. Harapannya, diskusi lintas perspektif dan kolaborasi yang terbangun bisa melahirkan generasi rimbawan yang adaptif, kritis, dan siap bersaing di level global.

Berita