HUMAS FAHUTA – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) berkolaborasi dengan Pusat Unggulan IPTEK (PUI) Mangrove resmi menyelenggarakan Opening Ceremony International Summer Course 2026 pada Sabtu (26/9/2026) di Lembaga Penelitian USU. Kegiatan ini menjadi momentum pembuka program pembelajaran internasional yang berfokus pada riset ekosistem dan pelestarian lingkungan.

Seremoni pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan tarian tradisional yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para peserta. Suasana semakin semarak melalui pemutaran video profil Fakultas Kehutanan USU dan PUI Mangrove, yang menampilkan kiprah kedua institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, konservasi mangrove, serta kolaborasi dengan berbagai pihak di bidang pelestarian lingkungan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemaparan materi oleh sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri, yakni Dr. Sheriza dan Dr. Sagaran dari Malaysia, serta Dr. Erni Jumilawaty dan Dr. Bejo Slamet dari USU. Melalui pemaparan tersebut, para narasumber berbagi pengetahuan dan perspektif mengenai riset ekosistem serta upaya pelestarian lingkungan. Kehadiran narasumber lintas negara ini turut memperkaya wawasan peserta sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam bidang penelitian lingkungan.

Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai permainan interaktif yang dipandu oleh MC. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, menciptakan suasana hangat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan sejak hari pertama penyelenggaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Wikstea turut hadir memperkenalkan produk minuman berbahan alami yang diolah dari daun gaharu dan daun jeruju. Daun jeruju merupakan salah satu jenis tumbuhan mangrove yang banyak ditemukan di kawasan pesisir Sumatera Utara. Kehadiran Wikstea menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi hasil hutan bukan kayu (HHBK), khususnya produk berbasis mangrove, kepada peserta Summer Course 2026. Inisiatif ini sekaligus memberikan gambaran mengenai pemanfaatan potensi sumber daya alam secara inovatif dan bernilai tambah.

Melalui International Summer Course 2026, Fakultas Kehutanan USU bersama PUI Mangrove memperkuat komitmen dalam mendorong pendidikan berbasis riset, memperluas jejaring akademik internasional, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran dan pertukaran pengetahuan internasional; SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDGs 14 (Ekosistem Lautan) melalui penguatan wawasan mengenai riset dan konservasi ekosistem; serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik lintas negara dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.