> Berita > Kolaborasi Internasional di USU! Pakar Dunia Bahas Aksi Penyelamatan Kerang Air Tawar Sumatra
Kolaborasi Internasional di USU! Pakar Dunia Bahas Aksi Penyelamatan Kerang Air Tawar Sumatra
Dipublikasi Pada
12 Mei 2026
Dipublikasi Oleh
Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut
Thumbnail Kolaborasi Internasional di USU! Pakar Dunia Bahas Aksi Penyelamatan Kerang Air Tawar Sumatra
Fakultas Kehutanan USU bersama berbagai lembaga konservasi internasional menggelar workshop penyusunan rencana aksi konservasi kerang air tawar Sumatra pada 12–14 Mei 2026 di Universitas Sumatera Utara. Kegiatan ini menghadirkan akademisi, peneliti, dan praktisi konservasi dari dalam dan luar negeri untuk memperkuat strategi perlindungan biodiversitas perairan tawar Sumatra secara berkelanjutan.
HUMAS FAHUTAN — Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah kegiatan internasional Workshop/Lokakarya Developing a Conservation Action Plan for the Freshwater Mussels of Sumatra yang berlangsung pada 12–14 Mei 2026 di Gedung Digital Learning Center USU. Kegiatan ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi konservasi, serta berbagai lembaga internasional dalam upaya menyusun rencana aksi konservasi kerang air tawar Sumatra.
Workshop ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Sumatera Utara, IUCN Species Survival Commission, Mandai Nature, serta University of Nottingham, dan turut didukung oleh berbagai kelompok konservasi spesies internasional lainnya. Kegiatan dibuka secara resmi melalui opening speech oleh Wakil Rektor I USU, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan S.Si., M.Si., Apt, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menjaga keberlanjutan biodiversitas, khususnya spesies air tawar yang saat ini menghadapi berbagai ancaman lingkungan. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta workshop membahas berbagai isu penting terkait kerang air tawar Sumatra, mulai dari status konservasi spesies, ancaman habitat, penyusunan prioritas konservasi, identifikasi lokasi perlindungan, hingga penyusunan target dan strategi aksi jangka panjang.
Diskusi juga menyoroti pentingnya pendekatan ilmiah berbasis data, kolaborasi multipihak, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberhasilan konservasi. Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dan fasilitator internasional, di antaranya Roopali Raghavan dan Alexandra Zieritz, bersama akademisi dan peneliti dari Indonesia yang aktif dalam penelitian biodiversitas perairan tawar Sumatra. Selain sesi diskusi dan pemetaan ancaman, peserta juga melakukan identifikasi target konservasi prioritas dan penyusunan langkah strategis yang akan menjadi dasar pengembangan Conservation Action Plan bagi kerang air tawar Sumatra ke depan.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen USU dalam mendukung kolaborasi internasional berbasis riset dan konservasi lingkungan, sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai bagian dari jejaring global dalam perlindungan keanekaragaman hayati. Workshop ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 14 (Life Below Water), SDG 15 (Life on Land), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kerja sama internasional dalam menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.