HUMAS FAHUTAN – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (Fahutan USU) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam mendorong pengembangan potensi sumber daya alam dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi yang berlangsung di Kantor Bupati Deli Serdang pada Rabu (14/10/2026).

Audiensi dipimpin oleh Dekan Fakultas Kehutanan USU, Prof. Dr. Arida Susilowati, S.Hut., M.Si., bersama jajaran Fahutan USU dan diterima oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi untuk membahas peluang kerja sama dalam pengembangan bambu sebagai komoditas unggulan daerah, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK), pengembangan agroforestri, serta konservasi lingkungan yang memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat.

Dalam pembahasan tersebut, pengembangan bambu menjadi salah satu potensi strategis yang dapat didorong melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Selain memiliki nilai ekonomi, bambu berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari upaya penghijauan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Gagasan pengembangan desa berbasis bambu juga menjadi salah satu peluang yang dapat dikaji untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Melalui sinergi ini, Fahutan USU berupaya menghadirkan kontribusi akademik dan keilmuan kehutanan dalam mendukung program pembangunan daerah. Kerja sama di bidang HHBK dan agroforestri juga membuka peluang pengembangan usaha berbasis sumber daya alam yang tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Fahutan USU turut mengundang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk menghadiri Seremonial Penanaman 10.000 Pohon yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/10/2026) di Kampus 2 Fakultas Kehutanan USU, Bekala, Simalingkar A, Deli Serdang. Undangan tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Penanaman 10.000 pohon menjadi salah satu bentuk nyata komitmen dalam memperluas penghijauan, mendukung pemulihan lahan kritis, serta menjaga keanekaragaman hayati. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan berbagai pihak dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui audiensi ini, Fahutan USU dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi serta mengembangkan peluang kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan sumber daya alam tidak hanya memberikan manfaat saat ini, tetapi juga menjaga keberlanjutannya bagi generasi mendatang.

Kolaborasi tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui upaya konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati; SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penghijauan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan; SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan potensi bambu, HHBK, dan agroforestri yang berpeluang meningkatkan ekonomi masyarakat; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.