> Berita > Dari Gagasan ke Solusi: “GREENEYE” Antar Mahasiswi Fahutan USU Menjadi Juara Pilmapres 2026
Dari Gagasan ke Solusi: “GREENEYE” Antar Mahasiswi Fahutan USU Menjadi Juara Pilmapres 2026
Dipublikasi Pada
08 April 2026
Dipublikasi Oleh
Wanda Afnes Rahmatika, S.Hut
Thumbnail Dari Gagasan ke Solusi: “GREENEYE” Antar Mahasiswi Fahutan USU Menjadi Juara Pilmapres 2026
Puncak Pilmapres 2026 Fakultas Kehutanan USU sukses digelar pada 8 April 2026. Johanna Elisabeth Patricia Sipayung meraih Juara I melalui inovasi “GREENEYE” berbasis IoT untuk pemantauan hutan dan mitigasi bencana.
HUMAS FAHUTAN – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara sukses menyelenggarakan acara puncak Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tahun 2026 pada Rabu, 8 April 2026, di Ruang Rapat Fakultas Kehutanan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Kehutanan USU, Dr. Ir. Alfan Gunawan Ahmad, S.Hut., M.Si., Ketua Program Studi S1 Kehutanan, Dr. Ir. Tito Sucipto, S.Hut., M.Si., IPU., ASEAN Eng., Sekretaris Program Studi S1 Kehutanan, Dr. Evalina Herawati, S.Hut., M.Si., Kasubbag Kemahasiswaan, Era Salida, S.Sos., Staf Ahli Kemahasiswaan, Deanova Frestiana Br. Pelawi, S.Hut., M.Sc., serta dewan juri dan peserta Pilmapres.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk menampilkan gagasan inovatif melalui presentasi karya unggulan yang berfokus pada solusi di bidang kehutanan dan lingkungan. Sebanyak tujuh kontestan tampil mempresentasikan ide terbaik mereka di hadapan dewan juri.
Sorotan utama pada ajang ini diraih oleh Johanna Elisabeth Patricia Sipayung (NIM. 231201147) yang berhasil meraih Juara I melalui inovasi bertajuk “GREENEYE: Pengembangan Sistem Pemantau Kondisi Hutan Berbasis IoT dan Komunikasi Nirkabel untuk Konservasi serta Mitigasi Bencana di Indonesia.” Inovasi ini dinilai unggul karena mampu mengintegrasikan teknologi digital dalam pemantauan kondisi hutan secara real-time, sekaligus berkontribusi terhadap upaya mitigasi bencana berbasis data.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi S1 Kehutanan, Tito Sucipto, mendorong para peserta untuk menampilkan performa terbaik mereka di hadapan dewan juri. “Tunjukkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri, sehingga mereka yakin bahwa perwakilan Fakultas Kehutanan benar-benar siap bersaing di tingkat universitas. Selamat berjuang dan berikan yang terbaik,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan I, Alfan Gunawan Ahmad, turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta. “Selamat berkompetisi. Jadikan ajang ini sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri sekaligus menunjukkan kualitas terbaik yang dimiliki,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Penilaian tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga mencakup aspek inovasi, kemampuan komunikasi, serta relevansi gagasan terhadap isu kehutanan dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Kehutanan USU berharap dapat melahirkan mahasiswa berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi inovatif yang berpotensi diterapkan dalam pengelolaan hutan berbasis teknologi di masa depan.