HUMAS FAHUTA - Pengalaman menempuh pendidikan di luar negeri tidak selalu berjalan mudah. Di balik kesempatan untuk mengenal lingkungan akademik dan budaya baru, terdapat tantangan dalam beradaptasi, mengatur waktu, hingga menjaga semangat untuk terus berkembang. Semangat tersebut menjadi pesan utama dalam Sharing Session Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki yang digelar Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Ruang Seminar Fakultas Kehutanan USU, Deli Serdang.
Kegiatan ini menghadirkan Jawahir Ulwan, putra kelahiran Binjai yang melanjutkan pendidikan ke Turki pada 2023 setelah menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, Pulau Jawa. Pengalamannya dalam berorganisasi sejak menjadi Ketua Pramuka di lingkungan pesantren menjadi salah satu bekal yang membawanya aktif dalam organisasi pelajar Indonesia hingga dipercaya memimpin PPI di Turki.
Sharing session diawali dengan sambutan dari Dr. Anita Zaitunah, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dan pemaparan pengalaman oleh Jawahir Ulwan. Dalam suasana yang berlangsung interaktif, Jawahir membagikan cerita mengenai perjalanan pendidikan dan pengalamannya menjadi bagian dari PPI.
Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) merupakan wadah yang hadir untuk membantu pelajar dan warga Indonesia dalam memperoleh kemudahan selama menjalani pendidikan di luar negeri. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti kelas bahasa, pendampingan, serta penguatan jejaring antarpelajar. PPI juga hadir dalam berbagai tingkatan, mulai dari tingkat kota hingga negara.
Dalam pemaparannya, Jawahir menceritakan berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalani pendidikan di Turki. Salah satunya adalah bagaimana membagi waktu antara kewajiban akademik dan pekerjaan part time. Baginya, pengalaman tersebut justru menjadi ruang untuk belajar mengenai kemandirian, tanggung jawab, serta pentingnya mengelola waktu secara bijaksana.
Tidak hanya berbicara mengenai kehidupan akademik di luar negeri, Jawahir juga mengajak peserta melihat organisasi sebagai ruang untuk bertumbuh. Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, membangun komunikasi, memperluas jejaring, dan belajar bekerja bersama orang lain dengan latar belakang yang beragam.
Pengalaman Jawahir juga memperlihatkan bahwa perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu berlangsung lurus. Semangat untuk terus belajar dan kemampuan mengatur waktu menjadi dua hal penting dalam menghadapi berbagai tuntutan sekaligus mengejar cita-cita.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Kehutanan USU tidak hanya menghadirkan wawasan mengenai pengalaman studi di luar negeri, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk melihat lebih luas peluang pengembangan diri melalui pendidikan dan organisasi. Kisah yang dibagikan diharapkan dapat menumbuhkan keberanian mahasiswa untuk bermimpi, mengambil kesempatan, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.
Kegiatan Sharing Session PPI Turki tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk terus berkembang, baik secara intelektual maupun personal. Semangat tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kapasitas generasi muda dan perluasan jejaring kolaborasi lintas negara.
Fakultas Kehutanan USU Gelar Workshop Pemanfaatan Learning Management System (KELAS USU)
BeritaDekan Fakultas Kehutanan USU Lepas Finalis Greenovate Challenge 2026 Menuju Ajang Nasional
BeritaCeremonial Wisuda Periode IV, Fahutan USU Antarkan Para Sarjana