Kamis, 30 Mei 2024, Fakultas Kehutanan USU kembali menghadirkan ilmuwan dari kancah internasional yaitu Assoc. Prof. Allison K S Wee, Ph.D (University of Nottingham Malaysia) untuk mengisi seminar terkait keilmuan kehutanan. Kali ini, Fakultas Kehutanan USU yang bekerja sama dengan PUI Mangrove USU menggelar seminar “Top Scientist” yang bertajuk “Application of eDNA Metabarcoding in the Assessment of Fish Diversity in Malaysian Mangroves: Prospects, Challenges, and Opportunities”. Seminar ini dipandu langsung oleh salah satu profesor Fakultas Kehutanan USU yang telah dinobatkan sebagai salah satu ilmuwan berpengaruh di dunia, yaitu Prof. Mohammad Basyuni, S.Hut., M.Si., Ph.D. Seminar ini dilaksanakan di Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara, Kampus USU 2 Kwala Bekala, Deli Serdang, Sumatera Utara. Seminar yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang didominasi oleh mahasiswa.
Dalam kesempatan ini, Assoc. Prof. Allison menyampaikan betapa pentingnya menjaga kelestarian mangrove yang menjadi habitat alami berbagai fauna akuatik seperti ikan, udang, dan kepiting. Persediaan ikan di alam liar telah banyak dieksploitasi secara berlebihan sehingga menjaga habitatnya menjadi sesuatu yang sangat “urgent” untuk dilakukan. Menjaga kelestarian populasi berbagai spesies fauna akuatik juga sangat penting untuk dilakukan. Beberapa metode konservasi yang dapat dilakukan diantaranya adalah Environmental DNA (eDNA) metabarcoding atau pengkodean DNA. Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Allison juga menjelaskan beberapa tantangan dalam merealisasikan berbagai usaha konservasi melalui eDNA metabarcoding, diantaranya membangun database sebagai refrensi genetik untuk fauna air payau di Asia Tenggara dan teknik isolasi DNA Extraction yang seringkali sulit memperoleh hasil yang sempurna. Meski demikian, Allison menyebutkan bahwa meskipun sulit, penelitian terkait eDNA merupakan hal yang menyenangkan dan memiliki manfaat yang sangat luas, terutama dalam pelestarian spesies dan restorasi mangrove.

Selama pemaparan materi berlangsung, peserta tampak antusias dengan topik yang dibawakan. Antusiasme peserta yang didominasi oleh mahasiswa Fakultas Kehutanan USU ini berlanjut pada sesi diskusi, di mana beberapa peserta tampak dengan semangat bertanya terkait topik yang dibawakan. Setelah sesi diskusi usai, seminar kemudian ditutup dengan foto bersama dengan Assoc. Prof. Allison dan Prof. Mohammad Basyuni.