
HUMAS FAHUTAN — Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) terus memperkuat perannya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengembangan kawasan konservasi. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam rapat perencanaan pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara di Ruang Rapat Lantai 1 DLHK Provinsi Sumatera Utara, Selasa (26/5).
Rapat tersebut membahas rencana pembangunan Taman Kehati yang direncanakan berlokasi di Arboretum Fakultas Kehutanan USU Kampus 2 Kwala Bekala sebagai bagian dari Program Strategis Daerah (PSD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024–2029. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan DLHK Provinsi Sumatera Utara, Fakultas Kehutanan USU, serta tim formatur pembangunan Taman Kehati.
Fakultas Kehutanan USU diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur Akademik, Dr. Ir. Luthfi Hakim, S.Hut., M.Si., IPM., ASEAN Eng., didampingi Ketua Program Studi Magister Kehutanan, Dr. Ir. Samsuri, S.Hut., M.Si., IPM., ASEAN Eng., serta Yunus Afifuddin, S.Hut., M.Si.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas arah perencanaan pembangunan kawasan, pihak-pihak yang akan terlibat, serta langkah awal yang perlu dilakukan untuk mendukung terwujudnya Taman Kehati di lingkungan Fakultas Kehutanan USU. Kehadiran kawasan ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai area konservasi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan.
Rencana pembangunan Taman Kehati dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat fungsi Arboretum Fakultas Kehutanan USU sebagai laboratorium alam bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan masyarakat. Selain itu, kawasan ini juga diharapkan mampu menjadi ruang edukasi lingkungan yang mendukung upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Sumatera Utara.
Melalui koordinasi awal ini, Fakultas Kehutanan USU dan DLHK Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk terus melanjutkan komunikasi dan pembahasan teknis guna mendukung realisasi pembangunan Taman Kehati. Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan kawasan konservasi yang memberikan manfaat bagi pendidikan, penelitian, dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 15 (Ekosistem Daratan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan fungsi edukasi, konservasi keanekaragaman hayati, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.