HUMAS FAHUTA – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara serta Direktorat Pengelolaan Infrastruktur Akademik (DPIA) USU menggelar audiensi lanjutan untuk membahas perencanaan pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) Provinsi Sumatera Utara. Pertemuan berlangsung pada Senin (3/8/26) di ruang rapat Fakultas Kehutanan USU sebagai tindak lanjut dari koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya dalam rangka penetapan lokasi pembangunan kawasan konservasi tersebut.
Audiensi dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Kerjasama, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Internasionalisasi Fakultas Kehutanan USU, Dr. Anita Zaitunah, Ketua Program Studi Kehutanan Dr. Achmad Siddik Thoha, Dr. Ridahati Rambey, Adilla Fatimah Azzahra, perwakilan Direktorat Pengelolaan Infrastruktur Akademik USU Abdul Hakim Lubis, serta jajaran dari DLHK Provinsi Sumatera Utara.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas alternatif lokasi yang akan dikembangkan sebagai Taman Kehati. Secara keseluruhan, pembangunan Taman Kehati diproyeksikan membutuhkan lahan seluas sekitar 10 hektare agar mampu mendukung fungsi konservasi, edukasi, penelitian, dan pelestarian keanekaragaman hayati secara optimal.
Sebagai bagian dari proses perencanaan, Dr. Achmad Siddik Thoha memaparkan hasil foto udara dan pemetaan kawasan Arboretum USU. Data spasial tersebut menjadi acuan penting dalam mengidentifikasi karakteristik lahan serta menyusun skenario pengembangan kawasan Taman Kehati secara lebih terarah dan berbasis data.
Namun demikian, berdasarkan ketentuan yang berlaku, kawasan Arboretum USU tidak dapat dialihkan menjadi kawasan Taman Kehati. Oleh karena itu, hasil pembahasan menyepakati perubahan rencana lokasi ke area yang berada di sekitar embung. Untuk memastikan batas kawasan yang akan digunakan, pengukuran lapangan dijadwalkan dilaksanakan pada 4 Agustus 2026.
Setelah lokasi ditetapkan, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para pemangku kepentingan guna menentukan konsep pengelolaan kawasan serta memilih spesies tumbuhan yang akan menjadi koleksi utama Taman Kehati Sumatera Utara.
Pembangunan Taman Kehati diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati di Sumatera Utara sekaligus menjadi pusat pembelajaran, penelitian, dan edukasi lingkungan yang melibatkan berbagai pihak. Kolaborasi antara Fakultas Kehutanan USU, DLHK Provinsi Sumatera Utara, dan Direktorat Pengelolaan Infrastruktur Akademik USU juga mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan konservasi.
Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 (Life on Land) melalui upaya pelestarian ekosistem daratan dan keanekaragaman hayati, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga dipublikasikan di media sosial Fakultas dan dapat diakses melalui link berikut :
Instagram Post
PTPN IV Uji Sampel Kayu di Laboratorium Fahutan USU
BeritaFahutan USU Bekali Calon Wisudawan dengan Perspektif Karier dan Peran Alumni
BeritaLaksanakan Musyawarah Besar, Rimbapala Fahutan USU Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Unggul