HUMAS F.HUT – Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) kembali memperkuat sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara melalui pertemuan lanjutan terkait pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati). Pertemuan berlangsung di Inter Coffee, Digital Learning Center Building (DLCB) USU pada Jumat (24/7/2026).


Dari pihak DLHK Provinsi Sumatera Utara hadir Sekretaris DLHK, Dr. Ari Harahap, didampingi oleh Pangeran Martin Butar-Butar, S.Hut., Lucy Amena Sembiring, S.T., dan Mea Fitri Kartika Sari, S.Hut. Sementara itu, Fakultas Kehutanan USU diwakili oleh Dekan Prof. Arida Susilowati, yang didampingi Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Dr. Luthfi Hakim, serta Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi, Dr. Anita Zaitunah. Turut hadir Staf Ahli Dekan Bidang Kerja Sama, Dr. Nelly Anna, serta dosen Fakultas Kehutanan USU, Dr. Samsuri.


Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dibangun antara Fakultas Kehutanan USU dan DLHK Provinsi Sumatera Utara dalam mewujudkan pembangunan Taman Kehati di kawasan Kampus 2 USU Kwala Bekala, Deli Serdang. Dalam suasana diskusi yang konstruktif, kedua belah pihak membahas perkembangan rencana pembangunan sekaligus menyelaraskan berbagai aspek teknis dan strategis agar implementasi program dapat segera direalisasikan.


Pembangunan Taman Kehati dirancang sebagai pusat konservasi flora lokal yang tidak hanya berfungsi menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan laboratorium alam aplikatif bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, serta masyarakat. Keberadaan kawasan ini diharapkan mampu mendukung kegiatan pembelajaran berbasis lapangan, penelitian ilmiah, dan pengembangan inovasi di bidang kehutanan, konservasi, dan lingkungan hidup.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris DLHK Provinsi Sumatera Utara, Dr. Ari Harahap, menyampaikan harapannya agar pembangunan Taman Kehati dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai pihak. Menurutnya, keberadaan Taman Kehati tidak hanya akan memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa, peneliti, maupun masyarakat luas.

"Kami berharap pembangunan Taman Kehati ini dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat" ungkap Dr. Ari Harahap.

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa proses perencanaan pembangunan Taman Kehati telah memasuki tahap pematangan. Melalui koordinasi dan diskusi yang dilakukan secara rutin, Fakultas Kehutanan USU bersama DLHK Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk mempercepat realisasi pembangunan kawasan tersebut sebagai salah satu program strategis di bidang konservasi.

Selain menjadi pusat konservasi, Taman Kehati juga diharapkan berperan sebagai ruang hijau perkotaan yang memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekitar. Keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai fungsi ekologis, seperti menjaga keseimbangan ekosistem, melestarikan keanekaragaman hayati, meningkatkan kualitas udara, serta menyediakan ruang terbuka hijau yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan rekreasi berbasis lingkungan.

Kolaborasi antara Fakultas Kehutanan USU dan DLHK Provinsi Sumatera Utara ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan kawasan konservasi yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, penelitian, dan masyarakat luas. Inisiatif tersebut juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 (Life on Land) melalui pelestarian ekosistem daratan dan keanekaragaman hayati, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.