HUMAS FAHUTAN - Kolaborasi lintas negara menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas ruang belajar, penelitian, dan pertukaran pengetahuan di perguruan tinggi. Semangat tersebut turut mewarnai diskusi akademik antara Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Fakulti Sains Bumi (Faculty of Earth Science) Universiti Malaysia Kelantan (UMK) yang berlangsung secara daring melalui Zoom, Jumat (2/10/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum bagi kedua institusi untuk saling mengenal lebih dekat sekaligus membuka peluang kerja sama akademik yang dapat dikembangkan di masa mendatang, khususnya dalam bidang kehutanan, ilmu kebumian, lingkungan, dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
Diskusi diawali dengan sambutan dan perkenalan dari kedua institusi. Fakultas Kehutanan USU hadir dengan jajaran pimpinan dan akademisi, yaitu Dekan Fakultas Kehutanan USU Prof. Arida Susilowati, Dr. Anita Zaitunah (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi), serta Dr. Tito Sucipto (Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Kealumnian). Turut bergabung dalam pertemuan tersebut Dr. Evalina Herawati (Ketua Program Studi S1 Kehutanan), Dr. Deni Elfiati (Sekretaris Program Studi S1), Prof. Siti Latifah (Ketua Program Studi S2 Kehutanan), Dr. Ridahati Rambey (Manager Bidang Penelitian, Pengabdian Kepasa Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi), serta Dr. Nelly Anna (Manager Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan dan Kelamunian).
Dalam sesi perkenalan, Fakultas Kehutanan USU memaparkan berbagai kekuatan yang dimiliki, mulai dari bidang keilmuan yang dikembangkan, fasilitas pendidikan dan penelitian, hingga sumber daya manusia dengan kompetensi di berbagai bidang. Beragam capaian yang telah diraih juga diperkenalkan sebagai bagian dari gambaran perkembangan Fakultas Kehutanan USU dalam menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tidak hanya mendengarkan pemaparan dari USU, pertemuan juga menjadi kesempatan bagi pihak UMK untuk memperkenalkan kapasitas akademiknya. Dari FSB UMK turut hadir Dekan Fakulti Sains Bumi (Faculty of Earth Science) Universiti Malaysia Kelantan (UMK) Assoc. Prof. Dr. Zulhazman Bin Hamzah, TS. Dr. Shaparas Binti Daliman, selaku Deputy Dean (Wakil Dekan Bidang Akademik), didampingi Dr. Wong Hie Ling (Head Of Programme Environmental Sustainability), serta Dr. Irene Christianus (Head Of Programme Natural Resources).
Suasana diskusi kemudian berkembang menjadi pembicaraan mengenai berbagai peluang yang dapat mempertemukan kekuatan akademik kedua institusi. Kolaborasi tidak hanya dipandang sebagai bentuk hubungan antarlembaga, tetapi juga sebagai peluang untuk menghadirkan pengalaman akademik yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen.
Beberapa bentuk kerja sama yang menjadi pembahasan meliputi program dual degree, student exchange programme, joint research projects, joint supervision of postgraduate students, academic staff exchange, joint conferences and workshops, pemanfaatan fasilitas dan laboratorium bersama, serta publikasi dan berbagi pengetahuan.
Rencana tersebut membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional, sementara bagi para dosen dan peneliti, kerja sama ini dapat menjadi ruang untuk memperluas jejaring penelitian, bertukar perspektif, serta mengembangkan riset bersama yang relevan dengan persoalan lingkungan dan sumber daya alam.
Bagi Fakultas Kehutanan USU, penjajakan ini juga menjadi bagian dari langkah memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. Hubungan akademik yang dibangun dengan institusi dari negara tetangga seperti Malaysia diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Lebih dari sekadar pertukaran akademik, kolaborasi ini membawa peluang untuk mempertemukan pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Hutan, sumber daya alam, perubahan iklim, dan keberlanjutan tidak mengenal batas wilayah negara sehingga membutuhkan kerja sama, pengetahuan, dan komitmen dari berbagai pihak.
Melalui penguatan kolaborasi akademik tersebut, Fakultas Kehutanan USU dan FSB UMK diharapkan dapat bersama-sama melahirkan gagasan, penelitian, dan inovasi yang memberikan manfaat bagi pendidikan sekaligus berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan kesempatan belajar dan pertukaran akademik internasional; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui penguatan penelitian dan pengetahuan mengenai keberlanjutan lingkungan; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pengembangan keilmuan dan kolaborasi dalam pengelolaan hutan serta sumber daya alam secara berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kemitraan lintas institusi dan lintas negara dalam bidang pendidikan, penelitian, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan inovasi.
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Fakulti Sains Bumi ( Faculty of Earth Science) Universiti Malaysia Kelantan (UMK) Perkuat Internasionalisasi Jajaki Program Dual Degree
BeritaKick Off Proyek FOLUR Matangkan Rencana Pengelolaan Areal Preservasi di Mandailing Natal
BeritaNSHE dan Fahutan USU Bahas Hutan Pendidikan Batang Toru