HUMAS FAHUTA - Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (Fahutan USU) kembali memperluas ruang pertukaran pengetahuan melalui Webinar Top Scientist yang digelar secara daring melalui platform Zoom, Jumat (30/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut menghadirkan Prof. Koji Takayama sebagai pemateri utama dengan mengangkat kajian mengenai biogeografi dan pola penyebaran Talipariti tiliaceum (Malvaceae), salah satu tumbuhan yang banyak dijumpai pada ekosistem mangrove.
Webinar ini mengusung topik “Contrasting Dispersal Syndromes and the Biogeographical History of Talipariti tiliaceum (Malvaceae), a Widespread Mangrove Associate”. Pembahasan tersebut menyoroti perspektif ilmiah mengenai pola penyebaran (dispersal syndromes) serta sejarah biogeografis Talipariti tiliaceum, yang memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan pesisir dan ekosistem mangrove.
Kegiatan dipandu oleh Prof. Mohammad Basyuni, S.Hut., M.Si., Ph.D. selaku host. Kehadiran Prof. Koji Takayama sebagai pemateri memberikan kesempatan bagi sivitas akademika untuk memperoleh wawasan dari perspektif ilmuwan dalam mengkaji dinamika persebaran tumbuhan dan sejarah biogeografi, khususnya pada spesies yang berasosiasi dengan ekosistem mangrove.
Melalui penyelenggaraan Webinar Top Scientist, Fahutan USU terus mendorong terbentuknya ruang akademik yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jejaring keilmuan internasional. Format webinar secara daring juga memungkinkan pertukaran gagasan berlangsung lebih luas dan fleksibel, sekaligus membuka peluang bagi sivitas akademika untuk terhubung dengan peneliti dan ilmuwan dari berbagai latar belakang keilmuan.
Kajian mengenai Talipariti tiliaceum menjadi relevan dalam konteks kehutanan dan lingkungan karena pemahaman mengenai pola persebaran serta sejarah biogeografi suatu spesies dapat memperkaya perspektif dalam melihat keterkaitan antara tumbuhan, habitat, dan dinamika ekosistem. Pengetahuan tersebut pada akhirnya dapat menjadi bagian penting dalam penguatan riset, pendidikan, serta upaya konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem pesisir.
Penyelenggaraan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fahutan USU dalam memperkuat pendidikan berkualitas dan jejaring kolaborasi akademik. Dari perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini mendukung SDG 4: Quality Education melalui penguatan akses terhadap pengetahuan dan pembelajaran akademik, serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui pengembangan jejaring dan pertukaran pengetahuan lintas institusi dan negara. Secara substantif, tema yang diangkat juga memiliki keterkaitan dengan SDG 14: Life Below Water dan SDG 15: Life on Land, terutama dalam memperkuat pemahaman ilmiah mengenai keanekaragaman hayati serta ekosistem pesisir dan mangrove.
Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Fakulti Sains Bumi ( Faculty of Earth Science) Universiti Malaysia Kelantan (UMK) Perkuat Internasionalisasi Jajaki Program Dual Degree
BeritaKick Off Proyek FOLUR Matangkan Rencana Pengelolaan Areal Preservasi di Mandailing Natal
BeritaNSHE dan Fahutan USU Bahas Hutan Pendidikan Batang Toru