Dosen Fakultas Kehutanan USU sekaligus alumni Jerman, Dr. Ir. Pindi Patana, S.Hut., M.Sc., IPU, berpartisipasi dalam International Workshop “Transforming Biotechnology and Agriculture: Bridging Biodiversity and Digital Innovation for Natural Sustainability” yang diselenggarakan oleh German Academic Exchange Service (DAAD) pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

Kegiatan ini menjadi forum internasional untuk mempertemukan akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan dalam membahas biodiversitas, pertanian berkelanjutan, inovasi, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

Dalam workshop tersebut, Dr. Pindi bersama tim peneliti mempresentasikan penelitian berjudul “Agroforestry and the Resilience of Biodiversity within the Buffer Zone of Gunung Leuser National Park.” Penelitian ini mengangkat peran agroforestri dalam memperkuat ketahanan keanekaragaman hayati di zona penyangga Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), dengan mengintegrasikan aspek konservasi, keberlanjutan lanskap, dan penghidupan masyarakat.

Partisipasi dalam workshop ini menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, memperkuat jejaring akademik, dan membuka peluang kolaborasi internasional dalam bidang biodiversitas, agroforestri, konservasi, dan inovasi berkelanjutan. Pengalaman dan hasil penelitian terkait ekosistem Gunung Leuser juga membawa perspektif pengelolaan hutan dan biodiversitas Indonesia ke dalam diskusi internasional.

Kegiatan ini sejalan dengan kontribusi USU terhadap SDGs, khususnya dalam penguatan konservasi biodiversitas dan ekosistem daratan, pengembangan sistem agroforestri yang berkelanjutan, peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta pembangunan kemitraan internasional. Kontribusi tersebut sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 15: Life on Land melalui upaya konservasi biodiversitas dan ekosistem daratan, SDG 13: Climate Action melalui penguatan ketahanan ekosistem dan masyarakat terhadap perubahan iklim, SDGs 2: Zero Hunger melalui pengembangan sistem agroforestri dan pertanian berkelanjutan, serta SDGs 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan jejaring dan kolaborasi internasional dalam pengembangan riset dan solusi berkelanjutan. Melalui partisipasi dosen dalam forum internasional, pengembangan riset, dan penguatan jejaring global, Fahutan USU terus mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk menghasilkan solusi bagi keberlanjutan lingkungan dan masyarakat serta memperluas global impact USU.